-

Tuesday, September 27, 2011

Penyakit Lupus Hantui Wanita Aktif

Penderita penyakit lupus atau yang dikenal dengan penyakit seribu wajah, setiap tahun bertambah sekitar 100 ribu kasus. Saat ini di dunia terdapat 5 juta odapus (orang dengan lupus).

"Sementara di Jawa Barat, diperkirakan ada sekitar 4.200 orang dengan 90% penyandang lupus merupakan wanita aktif usia produktif antara 15-45 tahun," ujar pemerhati Lupus, dr. Rahmat Gunadi SpPD-KR dalam workshop dan pelatihan lupus bagi dokter puskesmas se-Jabar yang diadakan oleh Syamsi Dhuha Foundations di Bapelkes, Jln. Pasteur, baru-baru ini.

Sedangkan angka estimasi untuk Indonesia, terdapat sekitar 300 ribu orang. Bila terdeteksi dini, penanganannya pun akan lebih mudah. Apalagi penyakit ini sebetulnya bisa menyerang berbagai sistem dan organ tubuh, bahkan sering mengancam jiwa.

Sebetulnya, jalur rujukan dan koordinasi beberapa wilayah di Jabar sudah baik. Seperti di Kab. Sumedang, Tasik, Garut, Cirebon, dan Kab. Subang. "Namun masih perlu ditingkatkan untuk jalur komunikasi dan penataan DPL di tiap kabupaten dan kotamadya," tuturnya.

Ketua SDF, Dian Syarief mengatakan, guna membantu deteksi dini penyakit lupus diadakan pelatihan yang diikuti 100 dokter umum puskesmas yang antara lain bertugas di Garut, Ciamis, Bogor, Karawang, Kuningan, dan Banjar.

"Melalui pelatihan ini diharapkan dokter puskesmas yang merupakan ujung tombak pelayanan medis bagi masyarakat, khususnya di daerah dapat meningkatkan kepedulian dan kejeliannya dalam menegakkan diagnosis dini lupus," tuturnya.

Setelah pelatihan diharapkan para dokter umum ini dapat segera merujuk pasien yang dicurigai lupus. Dengan demikian, semakin banyak pasien yang dapat terselamatkan jiwanya.

"Apalagi, penyakit ini susah untuk dikenali. Sebagai contoh ada odapus yang dinyatakan dan diobati untuk alergi kulit selama lebih dari 2 tahun. Baru terdiagnosis lupus setelah ia mengalami penurunan kesadaran dan kejang," terangnya. (B.107)** sumber : (GALAMEDIA)

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

-

Post a Comment