-

Saturday, November 21, 2009

Ngaguar Kujang

Selama ini kita kerap melihat kujang sebagai simbol instansi, institusi pendidikan dan banyak lagi. Tidak aneh memang, karena kujang adalah salah satu peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang tidak ada duanya.
Namun, pusaka yang berkembang sekitar abad 3 hingga 15 ini kini semakin tersingkirkan. Atas dasar itu, sejumlah pengamat budaya yang menaruh perhatian terhadap kujang menggelar diskusi 'Ngaguar Kujang' Jum'at (20/11/2009) di Common Room Jl. Kyai Gede Utama No.8 Bandung.

"Kujang sebagai simbol sering kita lihat dimana-mana. Tapi apa makna historis dan filosofis dibalik kujang itu sendiri, masih banyak yang belum tahu,"
Dalam acara ini, tak kurang dari dua ratus kujang dipajang diatas meja panjang dan kotak-kotak kaca. Di sekitarnya ditaburi bunga-bunga dan diberi tulisan 'Dilarang Disentuh', 'Dont Touch' dan 'Tong Dicabak'. Sementara itu, disudut kiri ruang diskusi nampak serangkaian sesaji.
"Jenis kujang yang dipamerkan ada 28 macam. Kenapa diberi bunga-bunga yang mengeluarkan wewangian seperti itu, karena kujang-kujang ini adalah pusaka titipan leluhur yang harus dijaga sebaik mungkin. Mengumpulkannya saja cukup sulit dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar," ujar Dadang.
Sebagai pembicara, dihadirkan Budi Dalton selaku budayawan, pengamat dan pemerhati kujang dan juga dosen Universitas Pasundan. Serta Aat Supriatna (Budayawan Jawa Barat) selaku moderator.
Lebih lanjut Dadang menuturkan, setelah digelarnya acara ini diharapkan generasi muda setidaknya bisa terbuka pandangannya mengenai kujang.
"Mungkin diskusi ini terlalu singkat untuk membahas kujang secara keseluruhan dan mendalam. Tapi setidaknya, ada transfer ilmu mengenai kujang yang kerap dipakai sebagai simbol-simbol tadi. Karena dengan memahami bagian budaya bangsa ini, nasionalisme kita bisa dipastikan akan bertambah," tandas Dadang.(dip/avi)

Sunday, September 27, 2009

Tempat-tempat wisata

Mumpung masih dalam rangka liburan anak sekolah, saya mencoba untuk mendaftar tempat-tempat wisata seputar Bandung siapa tahu bisa memberikan informasi mengenai beberapa alternatif berwisata di Bandung. Memang jumlahnya belum mencapai 1001, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan yang membutuhkan.

Tempat-tempat wisata di Bandung Kota:
* Gedung Sate Bandung dan Lapangan Gasibu
* Monumen Perjuangan Rakyat – Jl. Dipatiukur
* Kebun Binatang Bandung – Jl. Tamansari
* Institut Teknologi Bandung – Jl. Ganesha
* Taman Ganesha – Jl. Ganesha
* Taman Lalu Lintas – Jl. Sumatera
* Taman Lansia – Jl. Cisangkuy
* Taman Kantor Pemerintah Kota Bandung
* Bandung Tempo Doeloe – Jl. Braga
* Pusat Perbelanjaan Jl. Cihampelas
* Museum Pos Indonesia – Jl. Cisanggarung
* Museum Mandala Wangsit Siliwangi
* Museum Konferensi Asia Afrika
* Alun-alun dan Masjid Agung – Jl. Asia Afrika
* Museum Sri Baguda – Jl. Lingkar Selatan

Tempat-tempat wisata di Bandung Utara:
* Curug Dago – Terminal Dago
* Taman Hutan Dago Pakar dan Gua Belanda/Jepang

* Curug Omas – Taman Wisata Maribaya
* Arena Pemancingan Bonita – Lembang
* Teropong Bintang Boscha – Lembang
* Pasar Tradisional – Lembang
* Taman Hutan Jaya Giri – Lembang
* Bumi Perkemahan Cikole
* Kawah Ratu – Gunung Tangkuban Parahu
* Kawah Upas – Gunung Tangkuban Parahu
* Kawah Domas – Gunung Tangkuban Parahu
* Perkebunan Teh Subang – Jawa Barat
* Pemandian Air Panas Ciater
* Taman Bunga Cihideung – Jl. Sersan Bajuri
* Spirit Camp & Sahabat Alam – Jl. Sersan Bajuri
* Curug Cimahi – Cisarua

Tempat-tempat wisata di Bandung Selatan:

* Kawah Putih – Ciwidey
* Bumi Perkemahan Rancaupas – Ciwidey
* Pemandian Air Panas Walini – Ciwidey
* Perkebunan Teh Rancabali – Ciwidey
* Perkebunan Teh Gambung – Ciwidey
* Situ Patengan – Ciwidey
* Situ Cipanunjang – Pangalengan
* Situ Cileunca – Pangalengan
* Situs Gunung Padang – Jawa Barat
* Kawah Kamojang – Paseh Jawa Barat

Tempat-tempat wisata di Bandung Barat:

* Pusat Sepatu dan Tas Cibaduyut
* Perbukitan Kapur – Padalarang
* Waduk Ciburuy – Padalarang
* Waduk Saguling – Jawa Barat
* Pemandian Air Cipanas – Jawa Barat
* Gua Pawon – Jawa Barat
* Sang Hyang Tikoro – Jawa Barat

Tempat-tempat wisata di Bandung Timur:

* Alam Pegunungan Manglayang
* Curug Cinulang – Cicalengka
* Kawah Kamojang
* Candi Cangkuang dan Kampung Pulo – Garut
* Situ Bagendit – Garut

Tuesday, September 15, 2009

pasang iklan

Banners 460x60, Header

    *   Harga : Rp.100.000
    *   Available :  1 slots (Ready Stock)
    *   Tempat : Header
    *   Deskripsi : Tampil di semua halaman. space disewa minimal 1 bulan atau 30 hari. (dofollow)

Banners 110x110, Header

    *   Harga : Rp.50.000
    *   Available :  4 slots (Ready Stock)
    *   Tempat : BANNER
    *   Deskripsi : Tampil di semua halaman. space disewa minimal 1 bulan atau 30 hari. (dofollow)

Bagi yang bermina
Hub:
Email: moch_anshor@yahoo.com

Telp/SMS :
BBM :

Jenis Pembayaran :
    Bank Mandiri              No. Rek :



Thursday, September 03, 2009

Wina Ceuk Saha





Wednesday, August 26, 2009

Pupujian Eling2

Yaa robbi bil-Mustofa
balligh maqooshidanaa
Waghfirlanaa maamadho
yaa waasi'al karomi

nun gusti pangeran abdi
ku ka agungan kang jeung nabi
mugi gusti ngajadikeun
sugri anu disuhunkeun

sareng mugi ngahampura
gusti ka abdi sadaya
tina lampah anu salah
eh allah nu maha murah

ma sya allah matak kelar
di akherat kabeh gelar
tina pakuburan mencar
karumpul di alam mahsyar

ari ngaran mahsyar eta
palataran anu rata
panasna waktu harita
panon poe tujuh nyata

teu jauh tujuhanana
pirasatar antarana

ngarojol kabehanana
ka jalma goreng amalna

eling2 dulur kabeh
ibadah ulah sampoleh
beurang peuting ulah weuleh
bisina kaburu paeh

sabab urang bakal mati
nyawa dipundut ku gusti
mangka kudu ati2
kaibadah sing gumati

karasana keur sakarat
nyeurina kaliwat liwat
ka ibadah sok ngaliwat
tara ngalampahkeun solat

sanajan teu boga sarung
solat mah teu meunang embung
teu meunang sumput salindung
kana dawuhan yang agung

Wednesday, August 12, 2009

Sambut Ramadhan, Jemput Ampunan

Ramadhan, bulan suci yang penuh ampunan telah datang. Duh, pasti dong kamu-kamu suka cita menyambutnya. Apalagi bila di benak sudah terbayang lebaran di depan mata ketika puasa usai. Watau sebulan lagi atuh itu mah.
Mungkin yang membuat Ramadhan berkesan buat kita-kita selain suasananya, juga soal daftar makanan yang cuma ngetren di saat Ramadhan. Ehm, nanti bakal ada lagi kolak pisang yang manis legit, bubur kacang ijo, es kelapa muda, kurma, dan makanan-makanan lain yang jadi rajin hadir ketika Ramadhan datang. Lauk pauk pun jadi lebih istimewa daripada hari-hari biasanya. Yang biasanya cuma tahu, tempe, dan krupuk jadi ada ayam goreng, ayam opor, pepes ikan, dan lain-lain. Biasanya ibu kamu pasti beralasan untuk menghargai yang berpuasa, katanya.

Belum lagi jam sekolah yang jadi lebih pendek setiap harinya plus libur awal dan akhir Ramadhan yang selalu ditunggu. Guru-guru pun juga jadi lebih sabar. Yang biasanya killer jadi lebih anteng di bulan puasa ini. Mengendalikan hawa nafsu, dalihnya.
Program-program televisi, radio, surat kabar, majalah, sekolah, kantor dan lain-lain semua jadi sok sibuk menyambut datangnya Ramadhan. Acara demi acara digelar untuk menambah semarak bulan suci ini. Disesuaikan dengan kondisi. Ada ngabuburit atau acara yang dikemas menjelang berbuka, ada kentongan sahur, buka puasa bersama, siraman ruhani hingga kuis-kuis juga tak mau ketinggalan.
Ramadhan adalah
Bagi remaja seusia kamu, nggak semua loh bersuka cita menyambut Ramadhan. Ada yang menganggap kalo Ramadhan adalah bulan siksaan karena harus puasa menahan lapar dan haus. Belum lagi kudu tarawih malamnya karena paksaan mama-papa. Atau bahkan satu bulan menyebalkan karena kamu tak lagi bisa indehoi pacaran bebas kayak bulan-bulan lainnya. Gubrakz naudzhubillah, nyebut Neng!
Kalo kata yang Tercinta kita. Yup, siapa lagi kalo bukan Rasulullah Muhammad saw. dalam khutbahnya tentang Ramadhan:
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakanNya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah.
Tuh kan, sudah gamblang bin jelas banget diterangkan oleh Rasulullah tentang apa itu Ramadhan. Rugi banget kalo kita nggak bisa manfaatin bulan spesial ini. Martabak aja kita maunya yang spesial, masa' bulan penuh ampunan ini dijalani biasa aja. Betul?
Sobat, kamu pasti bakal nyesel bila Ramadhan tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Padahal jelas-jelas di bulan ini obral pahala begitu banyaknya. Seperti sabda Rasulullah saw. dalam sebuah hadits qudsiy: �Demi dzat yang jiwaku berada di tanganNya, bau mulut orang yang berpuasa benar-benar lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kesturi. Dia meninggalkan makanannya, minumannya, dan syahwatnya semata-mata karena Aku. Puasa itu adalah bagiKu. Dan Aku sendirilah yang akan memberikan pahalanya. Dan kebajikan (pada bulan Ramadhan) diberi pahala dengan sepuluh kali lipat kebajikan yang semisalnya. (HR Bukhari dari Abu Hurairah)
Emang sih, semua juga butuh upaya supaya kamu dapetin berkahnya Ramadhan. Bayangin, cuma bernafas dan tidur aja udah dapat pahala. Gimana lagi nilainya kalo kamu juga ngelakuin sholat, puasa, bersedekah, berbakti pada guru dan ortu, menyantuni fakir miskin, belajar Islam, dan mengamalkannya. Wuih...kamu bakalan bingung cara ngitungin pahalanya hehehe. Semoga ya.
Eits jangan berbangga dulu. Pahala emang mudah banget didapat di bulan Ramadhan ini, tapi hal-hal yang mengakibatkan pahala itu ngabur kayak ditiup angin juga banyak. Kalo kamu nggak bisa ngejagain mulut kamu dari bergunjing, memfitnah, mengolok dan menyakiti hati orang lain, maka semua pahala puasa kamu jadi sia-sia di bulan ini. Rasulullah bersabda: Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga. (HR Ahmad)
Jangan nodai Ramadhan
Banyak banget yang bilang kalo bulan Ramadhan itu adalah bulan suci jadi kita kudu menghormati. Mereka yang biasanya suka pake baju kurang kain, jadi alim berbaju panjang pas Ramadhan. Kamu yang biasanya hot kalo pacaran jadi agak kaleman. Pun mereka yang biasanya suka korupsi jadi brenti sementara. Wah, itu namanya pembodohan. Sebab, yang namanya umbar aurat, pacarannya hot atau nggak, korupsi biar dikit or banyak, sekali haram tetap haram. Nggak peduli di bulan Ramadhan or di bulan lain.
Jadilah bulan Ramadhan ini menjadi ajang ganti kulit bagi mereka yang nggak punya pendirian. Kerudung jadi rajin nempel di kepala yang biasanya suka berpakaian tidak pantas. Apalagi didukung oleh artis pujaan yang mencontohkan demikian. Bukannya su'udzon , tapi fakta hehe.
Bahkan beberapa stasiun radio menyiapkan sebuah acara bertajuk �Ramadhan khusyuk asmara syahdu'. Walah! Dari judulnya aja kamu pasti sudah bisa ngebayangin jalannya acara. Kamu-kamu yang notabene masih remaja berebut telepon ke stasiun radio itu untuk berbagi cerita tentang bagaimana kamu menjalani ibadah di bulan Ramadhan tapi aktivitas pacaran kamu juga semakin hot. Misal, ketika tarawih janjian berangkat bareng dengan pacar, atau ketika ikutan kuliah shubuh bareng mama eh, ternyata malah dapat gebetan baru.
Belum lagi para ibu-ibu kita yang juga biasanya jadi suka sok sibuk menyambut Ramadhan. Persediaan makanan yang jadi berlimpah, ditumpuk di rumah hingga masak makanan yang seakan menjadi �wajib' menjelang Ramadhan untuk dibagikan ke para tetangga. Tak ada yang salah sih, tapi jangan lupa Ramadhan bukan hanya sekadar itu.
Jadikan Ramadhan-mu berarti
Sungguh sobat, kamu bakal nyesel seumur-umur kalo Ramadhan tahun ini nggak dimanfaatin sebaik-baiknya. Belum tentu kamu masih bisa bersua lagi dengan Ramadhan tahun berikutnya. Biar kamu nggak salah langkah, ini ada tips-tips sederhana buat kamu:
Pertama, niatkan ibadahmu karena Allah semata. Yang semula punya niat puasa supaya nyenengin ortu, buang pikiran itu sejauh-sejauhnya. Karena kamu nggak bakal dapat nilai apa pun di sisi Allah kecuali lapar dan haus aja. Rugi banget dong. Lagipula kalo niat puasamu karena apa-apa selain untuk Allah, kamu bakal mudah tergoda. Pulang sekolah di siang bolong ketemu abang jual es, udah kepikiran aja untuk mengabatalin. (hayo�ngaku. Sori bukan nuduh). Belum lagi waktu tarawih. Kalo niat kamu gak murni untuk meraih ridho Allah, kamu bakal males berangkat ke masjid kalo si doi nggak ada. Udah capek jalan jauh-jauh ke masjid eh, tanpa pahala pula.
Kedua, perbanyak tilawah Quran. Selain pahala yang berlipat-lipat ganda di bulan suci ini, banyak baca al-Quran bikin hati dan pikiran kamu tentram. Nggak melulu nungguin waktu berbuka yang terasa lama. Apalagi melulu ke doi karena jadwal apel terhadang sholat tarawih. Udah deh�niatkan sejak Ramadhan ini adalah ajang kamu mengendalikan hawa nafsu dan syahwatmu. Pacaran mah cuma ajang mancing-mancing kamu mendekati zina. Naudzubillah .
Ketiga, perbanyak sodaqoh dan amal sholih lain. Uang jajanmu yang praktis utuh karena puasa, bisa kamu gunakan untuk memberi sedekah kepada orang yang lebih membutuhkan. Bukannya berkurang, harta yang kamu belanjakan di jalan Allah ini bakal kamu petik hasilnya yang berlipat-lipat kali di akhirat kelak. Uang seribu yang cuma buat segelas es, bisa jadi satu kolam es di surga kelak untuk kamu minum sepuasnya. Insya Allah.
Keempat, tinggalkan dusta dan berbuat buruk. Diriwayatkan dari Abu Hurayrah r.a.: Rasulullah bersabda: �Barangsiapa tidak meninggalkan dusta dan berbuat buruk pada Ramadhan, Allah tidak butuh kepada usahanya meninggalkan makan dan minum.� (HR Bukhari) . Apa sih yang buruk itu? Semua hal yang nggak dibolehin sama syara' (hukum Allah) maka itu adalah buruk. Mulai dari berbohong, korupsi, pamer aurat, hingga aktivitas mendekati zina alias pacaran adalah nggak boleh. Hehe, ke sini lagi dah. Semua hal buruk itu nggak boleh dilakukan di bulan Ramadhan. Eits�bukan berarti yang nggak boleh di bulan Ramadhan, berarti di bulan lainnya jadi boleh loh. Ati-ati dengan jebakan ini.
Kelima, ini yang pasti, tingkatkan pemahamanmu tentang Islam. Amal tanpa ilmu buta dan ilmu tanpa amal sia-sia. Jangan mau jadi remaja muslim yang bodoh. Ilmu Islam sedemikian luasnya, kamu tinggal pilih. Otomatis kamu bakal pilih belajar Islam yang bisa buat kamu jadi remaja oke dong. Ibadah bagus, wawasan luas, amal segudang. Jangan mau jadi tipe Si Boy. Sholat oke maksiat jalan terus. Intinya, kita harus punya iman, ilmu, dan amal. Tingkatin yuk!
Finally
Udah seabreg tips yang bisa kamu amalkan untuk Ramadhan kali ini. Sejuta contoh hal buruk yang nggak patut kamu tiru. Bilapun masih ada hal-hal yang bikin kamu nggak nyaman menjalankan ibadah Ramadhan, itu bukan salah kamu. Ketika kamu berangkat dan pulang sekolah masih nemuin warung dan kedai makanan buka serta orang-orang yang dengan cueknya makan minum di sana, anggap itu ujian. Ketika kamu istirahat pingin baca buku di perpus sekolah masih aja ada yang mojok berdua, atau di pojok taman ada temen kamu yang merokok, teman kamu menggunjing, mengolok, dan semua hal yang bikin nggak khusyuk Ramadhan-mu, itu semua bukan salah kamu.
SEKULER. Yah semua fenomena yang terjadi adalah produk sekularisme ketika agama dipisahkan dari kehidupan dan dianggap cuma ngurusin sholat, puasa dan zakat doang. Kamu nggak perlu merasa tertekan karena takut mengotori ibadah di bulan Ramadhan. Sebaliknya, kamu kudu peduli dan sayang sama mereka. Kamu kudu ngingetin. Apalagi kalo kamu kebetulan punya kedudukan jadi ketua Rohis or OSIS misalnya. Dengan jabatanmu ini kamu punya hak dan wajib mengingatkan teman-temanmu yang salah jalan dan belum tercerahkan. Atau dengan serendah-rendahnya iman, kamu wajib mengingkari dalam hatimu dengan perbuatan mereka yang jelas-jelas dilarang oleh Islam.
Finally
Ramadhan telah datang. Jangan mau hanya mendapat lapar dan dahaga saja. Raihlah ampunan Allah yang seluas langit dan bumi itu. Selamat menjalankan ibadah Ramadhan, sobat. Selamat berjuang di bulan Ramadhan ini untuk mendapat predikat muttaqin , orang yang bertakwa. Sambut Ramadhan, jemput ampunan.

Monday, July 13, 2009

Kepada Anak Garam

di petak-petak tanah per-tambak-an
warna putih menjadi sebendung salju
menjadi musim beku.
nafasmu yang nanar seperti mengembara di himalaya
yang penuh dengan udara lembut
menyimpan kesederhanaan.
dengan menghitung peluh mentari
yang jatuh di persenggamaan purba
dan semedi garam-garam,
barangkali kau mampu terlepas
dari cemas dan ketakutan.
siklus air
adalah nyanyian sunyi tak henti-henti
pada tanah berbau amis.
baling-baling berhenti perlahan
memecah angin laut
menjadi selaksa arah mata angin.
lalu aku melihat matamu [...]

Tentang Penambak Garam dan Petani Tembakau

bilamana penambak garam itu mengeluh,
nyanyian sunyi batu-batu
rimbun memenuhi geladak-geladak pertambakan
berpadu pekat dengan keakraban matahari.
merapuhkan jari-jemari baling-baling raksasa
adalah mengenal keparkasaan mereka
membimbing angin pada air menyeberangi
tanah-tanah pedih
ke dalam asin lautan.
tak pernah pensiun
tak kenal ngungun.
madura adalah saksi sempurna
setiap tetes peluh mereka.
saat menjilati air laut
dan selalu mandi api-api matahari.
wahai, saksikanlah seorang tua itu;
menderes garam demi garam
hingga tumpukan putih menggunung [...]

Bila Malam Itu Malaikat

Matahari baru saja tenggelam di antara deru nafasku yang tersenggal-senggal. Aku sengaja berlari meninggalkan kepekatan yang memburuku. Begitu juga teman-temanku yang ada dalam pasukan ini. Magrib ini kami harus menemukan tempat persinggahan untuk sekedar berbuka puasa dan beristirahat untuk tidur. Hutan belantara yang baru saja aku lalui, bukan saja berbahaya karena binatang buasnya. Tapi [...]

Sajak-sajak Moh. Ghufron Cholid

KUTEMUKAN ALLAH

Kutemukan Allah dalam sujudku
Lantas aku tahu
Aku hanya kayu
Tak tahu kapan jadi abu

Al-Amien, 2008

Sajak-sajak Lutfi Andi Zulkarnain

PAGAR KAYU 
pagar kayu mengetuk hatiku dalam dalam
kubuka pintu, dan kupersilahkan masuk setelah mencuri
sedikit pandang dari resah wajahnya
ia bercerita sambil menyeruput segelas teduh hangat
“seorang pencuri memperhatikan isi hatimu berhari
hari. sudah kuusir tapi tak juga mau pergi.”
bisa kulihat tangannya yang semakin gemetar, dadanya
yang serasa terbakar
aku tersenyum dan menepuk pundaknya
“sudahlah, tidak usah dipikirkan. ia memang telah
mencuri sebagian hatiku [...]

NOVEL : Balada Si Roy(10)


Roy sedang nangkring di seberang sekolah. Dia mbolos sampai jam istirahat pertama nanti. Ada Corona biru berplat B berhenti.

JEDA : Ha-ha-ha, "Tak Gendong" Mbah Surip


Sejak bulan Mei 2009 lagu "Tak Gendong" seperti menerobos dalam hamparan lagu mendayu-dayu yang umumnya dikumandangkan para anak band.

Tak Tahu Sarijadi Sebagai RTH, Perumnas Minta Ganti Rugi


Perumnas Regional IV Jabar mengaku tidak tahu kawasan Sarijadi yang rencananya dibangun Rusunami, merupakan ruang terbuka hijau (RTH). Jika tidak boleh dibangun, Perumnas minta ganti rugi.