-
Showing posts with label GUYONAN. Show all posts
Showing posts with label GUYONAN. Show all posts

Friday, June 22, 2012

Kaulinan Barudak Baheula (PERMAINAN ANAK)

Permainan anak-anak tempo doeloe, yang disebut kaulinan barudak urang lembur, boleh dikata tidak dikenal lagi oleh anak-anak Bandung zaman sekarang. Anak-anak sekarang hamper semuanya sudah terbius oleh permainan elektronik, yang pada umumnya dimainkan di dalam rumah. Kemajuan teknologi permainan anak-anak dan komputer serta berkurangnya lahan terbuka telah mengubah pola bermain anak-anak di Kota Bandung.
Permainan anak-anak tempo doeloe yang kaya akan unsur imajinasi, kerjasama, dan pertemanan berpotensi untuk membentuk kepedulian sosial, kepekaan sosial, dan kecerdasan bagi sang anak menjelang usia dewasa

Jajangkungan
Permainan Jajangkungan dimainkan dengan sepasang tongkat atau galah, yang terbuat dari kayu atau bamboo. Tumpuan untuk pijakan kaki dibuat pada ketinggian 30 – 60 cm dari ujung bawah tongkat. Beberapa pemain dapat serentak memainkannya bersama-sama.Permainan ini biasa digabungkan dengan jenis permainan lain, seperti adu lari atau sepak bola.
Ada kalanya, penilaian hanya pada adu ketahanan berjalan di atas jajangkungan sambil saling menendang kaki jajangkungan lawan bermain. Pemain yang tejatuh dinyatakan kalah.







Paciwit - ciwit Lutung


Permainan ini dilakukan oleh 3 – 4 orang anak, baik anak perempuan maupun lelaki. Setiap pemain berusaha saling mendahului mencubit (nyiwit) punggung tangan diurutan teratas sambil melantunkan kawih : Paciwit-ciwit lutung…,
Si Lutung pindah ka tungtung, Paciwit-ciwit Lutung…,
Si Lutung pindah ka tungtung.
Pada umumnya, tidak ada pihak yang dinyatakan menang atau kalah. Jadi, jenis permainan ini semata-mata dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan mengisi waktu pada malam terang bulan.


Gatrik
Permainan dimainkan oleh dua orang atau dua regu yang beranggotakan beberapa orang. Alat yang dimainkan adalah tongkat pemukul terbuat dari kayu dan potongan kayu sepanjang seperempat tongkat pemukul, yang biasa disebut "anak gatrik”. Anak gatrik diletakan dilubang miring dan sempit dengan setengah panjangnya menyembul di permukaan tanah. Ujung anak gatrik dipukul dengan tongkat pemukul. Anak gatrik kembali dipukul sejauh-jauhnya ketika terlontar ke udara. Bila anak gatrik tertangkap lawan, permainan dinyatakan kalah. Bila tidak tertangkap, jarang antara lubang dan tempat jatuhnya dihitung untuk menentukan pemenangnya.

Perepet Jengkol
Permainan ini dilakukan oleh 3 – 4 anak perempuan atau lelaki. Pemain berdiri saling membelakangi, berpegangan tangan, dan salah satu kaki saling berkaitan di arah belakang. Dengan berdiri dengan sebelah kaki, pemain harus menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh, sambil bergerak berputar kea rah kiri atau kanan menurut aba-aba si dalang , yang bertepuk tangan sambil melantunkan kawih : Perepet jengkol jajahean.., Kadempet Kohkol jejereten..
Tidak ada pihak yang dinyatakan menang atau kalah dalam permainan ini. Jadi, jenis permainan ini hanya dimainkan untuk bersenang-senang pada saat terang bulan.
  
Oray-orayan
Permainan ini dimainkan beberapa anak perempuan maupun lelaki di lapangan terbuka. Para pemain saling memegang ujung baju bagian belakang teman di depannya untuk membentuk barisan panjang. Pemain terdepan berusaha menangkap pemain yang paling belakang yang akan menghindar, sehingga barisan bergerak meliuk-liuk seperti ular, tetapi barisan itu tidak boleh terputus. Sambil bermain, pemain melantunkan kawih :

Orany-orayan luar leor ka sawah..,
Tong ka sawah parena keur sedeng beukah
Orang-orayan luar leor ka kebon …,
Tong ka kebon aya barudak keur ngangon.

Sondah
Permainan ini pada umumnya dimainkan oleh anak perempuan. Pola gambar berbentuk kotak-kotak berpalang dibuat di tanah. Setiap pemain memegang sepotong pecahan genteng atau batu pipih, yang kemudian dilemparkan ke dalam kotak permainan. Pemain melompat-lompat dari kotak ke kotak berikutnya.
Kotak yang berisi pecahan genting tidak boleh diinjak. Pemain dinyatakan kalah jika menginjak garis kotak atau bagian luar kotak. Pemain pertama disebut mi-hiji, kedua mi-dua, ketiga mi-tilu, dan seterusnya.

Wednesday, November 09, 2011

Gombal Gombalan Mahasiswa

Jurusan Perminyakan: Kalo aku jadi SPBU, pasti tiap hari ada tulisan ‘CINTA HABIS’ soalnya kamu telah memborong semua cintaku.

Jurusan Sistem Informasi: Kayanya laptopku error deh, soalnya tiap mau ngetik deket-deket kamu font yg keluar selalu Times New “Romance”.

Jurusan Teknik Informatika: Ketika virus yang bernama CINTA.exe menyerang hatiku yang membuatku teringat selalu padamu.

Jurusan Teknik Elektro: Aku memang anak elektro, tapi akupun tak mengerti kenapa sentuhanmu bisa menyetrum kalbuku.

Jurusan Geofisika: perlu banyak alat untuk tahu apa isi bumi, tapi tak perlu banyak alat untukmu mengetahui isi hatiku

Jurusan Kedokteran: tanpa membedah isi hatimu pun, aku tahu kamu mencintaiku

Jurusan Teknik Lingkungan: Senyummu bagaikan global warming, yang mampu mencairkan isi hatiku.

Jurusan Seni Rupa: Kau warnai duniaku dengan cinta dan kasih sayang.

Jurusan Seni Musik: aku dan kamu bagaikan nada-nada yang bila berkumpul akan membentuk suatu harmoni

Jurusan Keperawatan: Mencintaimu bagaikan diare, tak dapat ditahan lagi.

Jurusan Ekonomi : Aku tiap hari menulis nomor dan menghitung, namun hanya 1 angka yang aku suka yaitu Dirimu Satu

Jurusan Pertanian : Kau bagaikan Bunga yang selalu harum untuk ku, namun aku lebih suka kau seperti air yang mengaliri menyegarkan dalam Hidup ku

Jurusan Peternakan : Jangan biarkan sendiri, karena bagaimanapun aku gak menggigit tetapi aku akan membawa Terbang seperti burung di Langit kemana kau suka….!!!

Jurusan Kehutanan : Aku mempelajari keAjaiban Tuhan di dalam Hutan dengan berbagai Hal hal yang Indah dan Unik, Namun hanya kehadiranmu di dekat saya yang terINDAH bagiku mengisi kesepianku…..!!

jurusan pajak : aku tak biasa mengisi SPT , aku hanya terbiasa mengisi Hatimu

Jurusan Sosiologi: kalo Karl Marx bilang kita berjuang utk sampai di kelas Scientific Communism, kalo menurutku aku berjuang utk sampai di hati kamu

Jurusan hukum 1 : Hukum memang abstrak, tapi cintaku padamu 100% nyata..
Jurusan hukum 2 : Aku senang, karena mencintaimu gk d larang dalam KUHP.

mahasiswa Dkv gan : Indahnya sentuhan vektor dalam seni digital imaging tidak seindah dan semanis senyum wajah narsis mu yang ku tangkap dalam finder dalam mata kuliah photography ku

jurusan komp.akun : aku dapat membuat program untuk mengatur laporan keuangan, tapi aku tak dapat membuat program untuk dapat mengukur laporan cintaku padamu~

jurusan hukum : aku terbiasa menghukum orang yang bersalah, tapi aku akan selalu menjadi pihak pembelamu~

jurusan fotografi : tak ada foto yang lebih indah selain dirimu~

jurusan koki : semua makanan akan terasa lebih nikmat saat ada bumbu cinta darimu~

jurusan psikologi : semenjak bertemu denganmu perilaku aku selalu berubah-ubah..sehingga menciptakan begitu bnyak emosi2 yg aku rasakan..kadang senang, gelisah, cemas, cemburu buta, apakah ini yg dinamakan cinta?

Teknik telekomunikasi : Tanpa memakai antena pun kamu udah tahu kok signal cinta yang aku kirim ke hatimu….

Jurusan Arsitek : aku tak salah mencintaimu,karena aku sudah menghapal Denah-denah menuju hatimu

Jurusan DKV : cinta ku kepadamu sebesar kertas A2 dan mungkin cintaku setebal Tinta Cina.

Jurusan TEKNIK SIPIL : "Sekokoh-kokohnya Pondasi Tiang Pancang, lebih kokoh cintaku padamu"

farmasi: kau bagaikan air sedangkan aq naoh, bila kehadiranmu membuat terjadi ledakan besar dalam hatiku

Jurusan Teknik Kelautan: Cintaku padamu bagai deburan energi ombak yang menghantam breakwater,,

Jurusan Ekonomi : Setiap aku mengerjakan Neraca keuangan pasti ada yang salah dan tidak seimbang, tapi saat membuat Neraca Cinta kulihat ada keseimbangan diantara kita..

jurusan akuntansi keuangan auditing : setiap hari kuselalu memeriksa kesalahan pencatatan laporan keuangan tetapi mengapa aku tak menemukan kesalahan pada dirimu yg membuatku jatuh cinta

akuntansi pajak : setiap hari ku mengurus pajak untuk beratus orang namun mengapa aku tak dapat menghitung pajak yang dtagih orang lain ketika jadian dnganmu

jurusan akuntansi:
aku mungkin bisa menyeimbangkan neraca laporan keuangan, tp neraca di otakku ga pernah bisa seimbang, kebanyakan mikirin kamu sih…

teknik geodesi (lagi) : Tak perlu repot repot memakai bantuan satelit landsat,ikonos, geoeye, maupun tracking GPS untuk mengetahui dimana hatiku berada. Hatiku selalu berada di hatimu sayang, layaknya BM orde 0 Bakosurtanal yang selalu terpancang kuat tanpa bergeser sedikitpun

jurusan kedokteran : aku tak takut di bius cintamu, aku hanya takut akan kehilanganmu

jurusan akuntansi : semakin tinggi harga suatu barang, semakin rendah penawarannya….semakin rendah cintamu padaku, semakin tinggi usahaku untuk menggapainya


jurusan akuntansi keuangan : sisi debit dan kredit harus selalu sama jumlahnya agar laporan keuangan balance, begitu juga cinta mu padaku harus tetap sama jumlahnya sehingga laporan keuangan cinta kita tetap balance

jurusan ekonomi: satu-satunya barang yang bisa diproduksi hatiku adalah cinta, didistribusikan langsung ke hati kamu, semoga selamanya cinta aku bisa kamu konsumsi

Teknik Sipil : Mencintaimu dan menjagamu merupakan Suatu Mega Proyek yang tak Lekang wAktu seHingga Harus di manage agar proyek tersebut tidak gagal.

Jurusan Aeronautika : Jika pesawat cintaku sudah take off.. aku takkan RTB [ Return To Base] walau hujan badai menerpa

Jurusan Farmasi : Sejenak aku berpikir untuk berhenti untuk mencari arti cinta sebenarnya, tapi ketika mengingatmu mengaktifkan potensial aksi yang membawa sinyal neuron kesetiap celah sinaps dihatiku. Aku mencintaimu

Jurusan Geologi : Saat hati ini tergoyah oleh guncangan magnetik lempeng bumi, membuatku berfikir sejenak tentang kedahsyatan hatimu yang menggesek hatiku seperti patahan kerak bumi yang menyebabkan tsunami

Jurusan Agama : Kamu menanyakan "Kapan Nikahkan aku ?!" Jawablah "Sekarang", karena orang tua ku adalah Seorang Wali Nikahnya

Jurusan teknik pertambangan : lebih gampang menggali di daerah manapun dimuka bumi daripada menggali dalam hatimu

Jurusan Teknik komputer : kamu itu bagaikan prosesor yang merupakan otak dan pengendali jalannya data cinta di hatiku

Jurusan Interior : ketika interior dihatimu berisi namaku. Aku ga akan mencari desain interior hati lainnya. Karena dihalaman hatiku sudah tertancapkan nama dan hatimu

Jurusan Bisnis: Mengapa Tiap Kali Aku Menulis Laporan Kerugian Selalu Ingat Kamu. Karena Kamu Udah Menguras Isi HATIKU Makanya Aku Nggak Pernah Untung.

Teknik Penerbangan :
1. Berapapun banyaknya pramugari cantik didepanku…, tetap tak bisa mengalihkan perhatianku kepadamu sayang…, karna cuma kamu yang bisa membuat hatiku terbang melayang…
2. Begitu pesawatku landing di pelabuhan hatimu…, rasanya tak ingin ku push-back kan pesawatku lagi tuk menuju pelabuhan lainnya…
3. Saat aku menghitung gaya dorong engine Boeing 737-800 ternyata hasilnya lebih besar gaya dorong hatiku untuk lebih mencintaimu….
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8088152

Wednesday, October 12, 2011

Kumpulan gombal-gombalan (Lucu) 2

Gombal 20:
Mau tidur aku ingat kamu
Bangun tidur pun ingat kamu
Aku ga tau knp begini
Tapi yg aku tahu pasti
Aku cinta kamu
Sampai mati…

Gombal 21:
cowok : Ayahmu tukang kebon yah?
cewek : Nggak, emang kenapa?
cowok : Gapapa, abis kamu wangi bunga sih

Gombal 22:
co : Say… kamu cinta ga sama aku?
ce : Iya aku cinta kamu
co : Seberapa besar cinta kamu?
ce : Ga bisa diungkapin say….terlalu besar….
co : Asal kamu tau aja…. cintaku ke kamu lebih besar dari cinta kamu ke aku… so don’t let me stand alone without u…

Gombal 23:
Waktu berdua ma cewek lo bilang :
“Aku tahu aku nggak akan bisa ngasih kamu kesempatan untuk belanja di mall kayak kebanyakan cewek,
aku tahu mungkin aku nggak akan bisa njemput kamu pake mobil,
aku juga nggak akan bisa juga ngajak jalan-jalan ke tempat romantis yang mahal….
tapi aku yakin aku bisa nyayangi kamu, selama kamu mau, selama waktuku ada.”

Gombal 24:
Nge-gombal di telepon :
kita : Halo putri..
putri : Halo…
kita : Aku baru saja jatuh….
putri : Jatuh? kok bisa? gak papa [dengan panik..dan mungkin kata2 akan bervariasi]
kita : Iya… aku jatuh… tapi aku seneng…. aku jatuh cinta sama kamu…

Gombal 25:
Bertemu kamu adalah takdir,
Menjadi temen kamu adalah pilihanku,
Tapi jatuh cinta ama kamu itu di luar kemampuanku.

Gombal 26:
coba deh praktekin ..
1+1 brp ???
klo cw lo jawab 2
lo bilang : bagi gw itu 1, karena cinta kita nantinya akan melebur jadi 1...

Gombal 27:
co : kamu gag cape?
ce : kenapa?
co : habis lari2 dalam pikiranku…


Gombal 28:
Tatap dia dengan penuh perasaan, trus ketika dia nanya:
Cewe: “Lo kenapa sih?”
Cowo: “Sakit ga sih?”
Cewe: “Sakit kenapa?”
Cowo: “Bidadari kaya lo, jatuh dr langit.. Sakit ga sih?”

Gombal 29:
“Sayang… kamu tau kan aku orangnya suka ngegombal… tapi kali ini aku serius! Kalo emang harus kita berpisah dan kamu pergi jauh, sejuta mil jarak memisahkan kita, walau aku ga punya duit, aku serius! Aku akan berenang mengarungi samudera! Sumpah!”

Gombal 30:
“Say, tadi malem gw dapat telpon dari kayangan katanya mereka kehilangan 1 bidadarinya. Gw gak akan bilang kalo lo ada di sini,,, ”

Gombal 31:
Pas lagi telpon2an :
Cowo : Langit malam ini ga indah yaa…
Cewe : Emang knapa?
Cowo : Karena 2 bintang terindah nya ada di mata kamu….


Gombal 32:
Cowo : Mbak-mbak, maaf ya…
Cewe : Knapa?
Cowo : Minta tolong sebentar jangan bergerak…
Cewe : Emang knapa mas? (Bingung karna ga kenal ama si cowo)
Cowo : Saya perlu bukti, jadi saya foto sebentar pake Handphone saya ya.. (cklik!! sambil ambil foto pake HP)
Cewe : ????? (tambah bingung) Bukti buat apa ya???
Cowo : Ngga….. Kmaren temen saya bilang ga ada tuh yang namanya “Cewek Secantik Bidadari”. Dengan foto ini saya mau tunjukin kalo dia salah….
Cewe: ???????? Oya? (Mukanya merah, klepek klepek tuh) hhehe

Gombal 33:
Gombal zaman kuda gigit besi
co : Neng abang mau ngomong nih neng
ce : Iya bang
co : Andai kate nih ye
ce : Iya bang
co : Andai kate neng itu kembang melati abang nih lebahnya neng
ce : Ah abang bisa aja

Gombal 34:
Gombal paling ampuh ni
“Sayy.. badan kamu kok tambah langsing bgt sih”

Gombal 35:
Co : Hari ini ada yang aneh deh
Ce : Apanya yang aneh?
Co : Soalnya hari ini kamu cantiiiik banget

Gombal 36:
“Kamu wanita tercantk yg pernah aku temui. !!!”


Gombal 37:
Ngeliatin dia…
Pas dia mulai protes…
Sambil garuk2 kpala bilang, “Arghhh km kok cantik bgt sih….”

Gombal 38:
cowo : Say, kamu kaya sendok!
cewe : Hah?
cowo : Iya,Soalnya kamu ngaduk-ngaduk hati ku!

Gombal 39:
Gak ada yang bisa ngegantiin lo di hati gw..

Friday, July 15, 2011

Sisindiran

Takokak daun takekok,budak botak gde bekok,
.
Meuleum manggu eujeung taleus,dicokelan npika jero,
Malem minggu ningang apes,ditoelan knu gelo.

cikaracak ninggang batu lila2 beki legok..
tai cak2 ninggang huntu,lila2 ny dilebokk!,,

Cika cika dina dukuh..
Ekek paeh dina wijen..
Lamun cinta masing puguh..
Moal arek ka nu sejen..

Kembang ros sisi pageur
lucuna kabina bina
abi naros teu diwaleur
hanjeluna kabina bina

salawe dua lima
kabandung rek kakapalan
awewe jaman ayeuna
Geus melendung dirapalan

Rincik rincang rincik rincang
aya roda na tanjakan
sidik pisan sidik pisan
nyai teh bogoh ka akang

Cikaracak ninggang batu
laun-laun jadi legok
tai cakcak ninggang huntu
laun-laun nya dilebok

Cikaracak ninggang batu
laun-laun jadi legok
cai …. ninggang ….
laun-laun jadi orok

Kembang cula kembang tanjung
kembang sagala domdoman
rek sabulan rek sataun
moal weleh diantosan

Aya roda na tanjakan
katinggang ku pangpung jengkol
aya randa gogoakan
katinggang ku hulu botol

Jauh jauh manggul awi
nyiar-nyiar pimerangeun
jauh-jauh neang abdi
nyiar-nyiar pimelangeun

Aya listrik di masigit
caangna ka Pabrik Kina
Aya istri jangkung alit
hanjakal teu di calana

Manuk ciung na pisitan
buah nona aratah keneh
dicium kunu kumisan
si nona kalahka jebleh


jalan-jalan ka cianjur
nijek batu ngajelegur
hanas meuli bajigur
diambuan bau bujur

Pimping cakcak pingping toke
anak beurit momotoran
urang pecak peuting engke
bisi kaburu kotoran

ecet-ecet oet-oet
barudak ngarurek belut
kapelet kuring kapelet
ku randa nu gede hitut

malati kembang malati
dipelakeun dina batu
upami hoyong ka sim abdi
dongkap wae ka buah batu..

Sunday, May 29, 2011

Terjemahan Ngaran-ngaran Jalan Di Kota Bandung


bade berbagi (halaahhh....) ieu tehh contekan mamang bisis papanggih jeung turis asing anu datang ka Bandung...
dangdanan sapopoe alaias pesyen setail mamang nyunda pisannn...tapi bahasa inggris mamang mah kudu leuwih jago ti si tukul arawana lele dumbo wekekekekekekek
mamang oge ieu di ajar ka ibu guru bahasa enggliss nu geulis ibu eceu neneng "santi soekarno putri" ( maksadna si ibu tehh putri sanes putra)

Jl. Merdeka = Free Street
Jl. Purnawarman = Warman is Dead Street
Jl. Cibarengkok = Water Zigzag Street
Jl. Kliningan = The Ringing Bell Street
Jl. Margahayu = Come on Family Street
Jl. Padalarang = Everything is Forbbiden Street
Jl. Sukabumi = Like Earth Street
Jl. Cirebon = Shrimp Water Street
Jl. Gumuruh = Rumble Street
Jl. Cianjur = Water Advice Street
Jl. Cimahi = Enough Water Street
Jl. Lembang = Glue Brother Street
Jl. Dipati Ukur = Measurement Marshall Street
Jl. Baranang siang = Swimming at Noon Street
Jl. Cisitu Baru = New Water There Street.
Jl. Tubagus Dalam = Inner Beauty Street
Jl. Ciumbeuleuit = Kiss the Eel Street
Jl. Sangkuriang = Happy Bayonet Street
Jl. Cimandiri = Independent Water Street
Jl. Cihampelas = Sand Blasting Water Street
Jl. Buah Batu = Fruit Stone Street
Jl. Leuwi Panjang = Long Lake Street
Jl. Cisarua = Same Water StreetJl. Cibeureum = Red Water Street


oleh Bodor Bandung

Thursday, May 26, 2011

Tukang Celep Digantung

Kalan-kalan, kabisa jelema dina ngomong bisa ‘nyalametkeun’ manehna tina masalah, boh na posisi bener boh na posisi salah!

Contona aya dina carita di handap. Carita ieu geus sumebar jaman kuring SMP, teuing saha nu ngarangna. Kabeneran ditulis oge di kumpulan humor Sunda, kenging Kang Taufik Faturohman.
Jaman baheula ieu mah, jeung teuing di nagara mana kajadianana oge.

Aya garong rek ngabongkar imah. Bet ninggang di naas, manehna katinggang kusen jandela, tepi ka maotna. Ahli warisna mangadu ka hakim, sabab ngarasa dirugikeun ku anu boga imah anu rek digarong tea.

Hakim buru-buru manggil anu boga imah.“Ku naon silaing masangkeun kusen teh mani lelewodeh? Tuh tenjo akibatna, garong anu rek asup ka imah maneh tepi ka paeh!”

“Tong ngalepatkeun abdi, Juragan Hakim. Pan miwarangan tukang kayu abdi masangkeun kusen teh,” ceuk anu boga imah.
“Teang tukang kayuna!”

Tukang kayu geus ngajagrag hareupeun hakim.
“Ku naon silaing masangkeun kusen teh mani lelewodeh?”

“Rumaos lepat abdi teh, Juragan Hakim. Harita abdi kagoda ku hiji istri anu nganggo acuk hejo, anu ngalangkung ka payuneun pisan, waktos nuju masangkeun kusen tea,” tembal tukang kayu.

“Teang awewe anu make baju hejo!”Awewe anu dimaksud geus aya di hareupeun hakim.

“Ku naon maneh make baju hejo, tepi ka tukang kayu jadi kaganggu?”

“Anu lepat mah sanes abdi, Juragan Hakim, tapi tukang celep,” tembal si awewe.

“Naha bet nyalahkeun tukang celep?”
“Apan abdi hoyong nyelep eta acuk teh ku warna koneng, tapi naha tukang celep bet nyanyahoanan, jadi warna hejo,” tembalna deui.

“Teang tukang celepna!”Teu hese. Poe eta keneh tukang celep geus dijagragkeun.

“Ku naon silaing bet nyelep ku warna hejo, apan pamenta anu bogana oge hayang ku warna koneng?
”Tukang celep ngabigeu. Manehna teu bisa ngasongkeun alesan.

“Hayoh jawab! Naha bet dicelep ku warna hejo?” hakim morongos.
Ngabigeu keneh wae.

Trok, trok! Hakim ngetrokkeun palu. “Hutang uyah, bayar uyah. Hutang nyawa, bayar nyawa. Logojo, bawa ieu tukang celep ka tihang gantungan!”

Gancangna carita, tukang celep dibawa ka luar ku logojo, rek digantung tepi ka paeh. Sanggeus rada lila, logojo ngurunyung deui, nyampeurkeun hakim.
“Juragan Hakim, teu tiasa digantung tukang celep teh.”
“Naha?” hakim nanya bari nyureng.
“Jalmina jangkung teuing,” tembal logojo.

Hakim kacida ambekna. Pok nyarita, “Ari silaing, naha bet bodo-bodo teuing! Teangan tukang celep anu pendek!”

Carita Burakna Lalakon Nyi Mas Enok jeung mang Ook

oleh Gandul Gantung Awang

(Pantun buhun teu purun)
Carita Burakna Lalakon Nyi Mas Enok jeung mang Ook
-------------------------------------------------

Pun sapun!
Paralun ! Sapun !
Ka sakur anu candewok!
Nu di Legok nu nyangkewok!

Paralun
Sabab kaula eundeuk nyatur
Nyatur pantun nu teu purun
Haneuleum tunda tukang tinun
Hanjuaneun anu ngalegeday !

Paralun
Matak kaula
Ku sabab
Gagambaran dijieun carita
Tapi disilok
Ku anu sarieun
Dipajarkeun mumuja Cilok
Jeung direka dirarobah
Dijarijieun-jieun
Ka nu belengok .... !
Jeung ku sabab
Kaula nyaho
Engke jaga
Baris datang deui Bebengok
Loba menak loba pangkat
Harayang diaraku deui
Tukang tarok tukang Bobok anderok!
Sorooodddooootttt Gaplok!

Bandungan!
Geura Emok!

Ari katelahna Mang Ook!
Imahna di sisi lembur Tutugan Bengkok!
Kakoncara tukang bobok!
Tukang tarok jeung tukang mukakeun…anderok!
Karesepna oge nyonyoo hayam Bangkok!
Tara kapok-kapok!
Sanajan remen dipacok!
Ceuk pamajikanna oge!
Mang Ook teh jelema koplok!
Teu kaur aya mojang denok!
Mang Ook sok hayang tuluy nyantok!
Ari ngaran pamajikana katelahna teh Nyi Enok!

Urang Kocapkeun
Mang Ook keur aneprok
Ari aneprokna bari ngadahar kurupuk dorokdok
Ari daharna cutrak catrok jiga nu ambeuk jasa!
Huntuna kekerot Awakna noroktok
Ambeuk Mang Ook
Ambeukna rosa jasa
Ari ambeukna
Nya ka pamajikana tea Nyi Enok

Sok…!
Ceuk Mang Ook bari ngamang-ngamang pakarang bengkok
Ari pakarangna titinggal si Carok!
Naon, Kang Ook?
Bi Enok pamajikan mang Ook rada ngahaok
Maneh bieu keur naon jeung Si Ucok?
Bieu iraha, kang Ook?
Bi Enok molohok
Bieu, dina handapeun tangkal jambu bangkok!
Oh, apan dititah ku Kang Ook, neangan bangkong korodok!
Moal enya neangan bangkong korodok!
Mani bari silih pacok bari mojok?
Dasar pamajikan bungaok!
Ku aing digaplok maneh teh, Enok!
Sumpah, Kang Ook!
Kuring mah teu silih pacok!
Jeung si Ucok!
Saksina oge hayam Bangkok!
Hayam anu keur kongkorongok!
Si Ucok mah ukur ticatrok!
Kana tungtung erok!
Laju ku kuring dikerok!
Tapi paralun lamun nepi ka silih pacok!

Ari etah, kunaon baju mani laledok?
Apan ngadiukan tikotok!
Tuluy diberesihan ku taneuh ledok!
Ah maneh mah bisaan ngelok, Enok!
ceuk Mang Ook bari nyokot sendok paranti nembok
Tunda!
Emok!

Laju Mang Ook ngaleok
Bari katara beungeutna mani camohok
Teu lungak-longok
Komo ka nyi Enok
Rek ka mana, borokokok?!
Bi Enok nyorowok
Rek narok Si Ucok…!
tembal Mang Ook bari maledog ku batok!
Ari nu dibaledogna?
Nya kana kenteng suhunan imah!
Imahna Haji Mubarok!
Nu boga pabrik kururpuk dorokdok!
Tunda!
Emok!

Urang caritakeun bae
Mang Ook geus anjog
Angkuhna ka hareupeun imah mang Ucok
Di lembur Cisolok
Bari ngamang-ngamang sendok tembok
Mang Ook hahaok
Siga anu keur mabok
Awakna mani noroktok
Meh bae huntuna oge morolok
Ka luar sia teh, Ucok…!
Mang Ook beuki ngahaok
Tapi Mang Ucok tacan kaperegok
Teuing ngokok kumeok memeh dipacok
Sabab Mang Ucok geus kapok
Lamun kudu pahaok-haok jeung Mang Ook.

Eh, Kang Ook!
Tos lami keketrok kana panto rorompok?
Bi Ni’ok, pamajikan mang Ucok
Geus ngajanteng hareupeun Mang Ook
Atuh sakedapan mah Mang Ook
Kalah molohok bari gagaro kana sirahna anu borok
Euh, nyi Ni’ok…Ok..eeeuuuuh…Ok…!
Mang Ook nyaritana semu anu kararagok.
Panonna meh-mehan molotok
Neuteup awak bi Ni’ok anu montok
Mangkaning Bi Ni’ok ukur mamake baju jeung calana anu kacida pondok
Kunaon Kang Ook?
Mangga lebet ka rorompok!
Kaleresan aya kopi ledok buatan Newyork!
ceuk bi Ni’ok.

Teu talangke deui Mang Ook asup ka jero
Bari angger molohok
Neuteup awak bi Ni’ok anu katingalina beuki montok
Tur matak nyolok
Leungeunna mani geus teu kuateun
Hayang kudak-kodok
Ari Mang Ucok…!
Teu kebat Mang Ook nyaritana
Kaburu dipotong ku bi Ni’ok
Nuju mondok!
pokna Ni’ok bari ngasongkeun cikopi anu cenah mah buatan Newyork
Malah teu lila Bi Ni’ok oge mamawa mangkok
Naon eta anu dina mangkok, Nyi Ni’ok ? tanya Mang Ook.
Apan ieu teh kueh pamahanan ti Ceu Enok!
Istrina Kang Ook!
Kamari nu nganteurkeunna oge si Itok!
Cenah, Ceu Enok sukuran pedah boga orok!
Leres eta teh, kang Ook?”
Enya, tapi orokna oge beunang nyieun si Enok jeung Mang Ucok!
Inyana salaki nyi Ni’ok!
Nu leres Kang Ook?
Bi Ni’ok rada ngahaok meh-mehan ticatrok.
Sumpah, sing wani aya anu maok!
Sabab Si Enok mah baheulana!
Bobogohan jeung Mang Ucok!
Ku aing dicabok si Ucok teh, kang Ook !
Bi Ni’ok beuki hahaok.
Malah bari ngaleos ninggalkeun Mang Ook anu molohok
Rek ka mana nyi Ni’ok? mang Ook ngajorowok.
Rek ngontrog Si Borokokok Ucok ka imahna Si Enok…!
Tunda!
Emok!

Kacaturkeun di imahna Bi Enok
Saditinggalkeunna ku mang Ook
Teu pati lila datang mang Ucok
Memang ti saanggalna oge Mang Ucok geus ngintip tina juru tembok
Atuh basa Mang Ook ngoloyod teh, langsung bae Mang Ucok keketrok
Geus indit Si Ook teh, Nok? tanya Mang Ucok.
Cocok, kang Ucok!
Si Ook keur ngontrog ka imah Kang Ucok!
Untung Kang Ucok aya di rorompok Enok!
Paling oge aya bi Ni’ok!
Tapi ketang, apan bi Ni’ok teh kakara boga orok?
Enya, keun bae lah, Nok!
Orokna oge hasil bobogohan Si Ni’ok jeung Si Ook!
Mending ayeuna mah wang mojok!
Nu leres, Kang Ucok?
Sing wani disantok ku Enok mbung ku Entok!
Hayu, ah wang mojok!
Akang teu kuat hayang dikerok ku Enok…!
Dasar Borokokok Ook!
Ku aing ayeuna diontrog ka gogobrogna Si Ni’ok …!
Ceuk Bi Enok bari nyokot bedog pamere ti Aki Asok
Gidig muru ka imahna Bi Ni’ok
Ari Mang Ucok ukur molohok
Bari panonna molotot kana enggon paragi mondok
Manehna jeung Bi Enok


Laju Urang Kocapkeun
Di lembur Ciendog
Di tengah jalan nu legok
Nyi Enok jeung nyi Ni’ok paamprok
Arinyana rek der perang
Perangna rosa jasa
Arinyana silih hahaok
Borobot Bareok borobot gubrag!
Saling Takol Saling cabok
Saling sered, saling gegel Saling kadek, saling nyekek
Sa;ing rawel nu dibunian !
Perang, perang !
Perang sakuriling bungking !
Ceuk Nyi Enok :
Wani?
Ceuk Nyi Ni’ok :
Keneh!
Derrr perang deui!
Ngan perangna henteu lila
Arinyana laju araneprok
Nyi Enok jeung Nyi Ni’ok silih bekok
Ari Bekokna
Bekok lebah bujur bujur nu darempok
Dararempok ?
Eta mah aya sabab na
Sabab loba gawe bari cingongo
Ngored bari cingongo
Ngarejo bari cingongo
Karihna bari cingongo

Teu lila ti harita
Kang Ook jeung Mang Ucok
Datang Ngalongok
Ari duanana kalahka keprok
Ningali Nyi Enok jeung nyi Ni’ok aneprok
Bangun nu candewok
Bari nambulan Tikotok

Pun sapun!

Monday, April 18, 2011

cerita dewasa

cerita dewasa
Seorang preman berwajah garang sedang mengendarai motor Harleynya, ketika melewati seorang gadis cantik bergaun panjang yg sedang berdiri di atas jembatan layang.

Ia menghentikan motornya dan bertanya : “apa yg sedang kamu lakukan ?”
Jawab sang Gadis :”saya ingin bunuh diri”

Mengambil kesempatan ini sang preman berkata :”kalau begitu sebelum kamu melompat, berikan saya ciumanmu yg terakhir”

Sang gadis pun menciumnya. Setelah ciuman berakhir, sang preman dengan wajah berseri-seri berkata: “mengapa kamu ingin bunuh diri ? Ciumanmu begitu panas dan menggairahkan. Pasti banyak lelaki yg akan tergila-gila dengan ciumanmu ini”

Dengan sedih sang gadis menjawab : “saya ingin bunuh diri karena orangtua dan keluarga saya menentang saya berpakaian dan berdandan seperti wanita”

Sunday, April 17, 2011

Tukang Marabok Naek Taksi

3 pemuda marabok nyetop taksi. Ceuk tukang taksi teh na jero hate "marabok wae jelema teh, digawean siah kuaing".
Supir ngahurungkeun mesin terus dipareuman deui.
Supir : Atos dugi den. Mangga tarurun
Pemuda ka 1 turun bari mayar, nu ka 2 sasalaman bari ngomong nuhun.
ari pemuda ka 3 pas turun kalah nyabok. Supir bingung..
Pemuda 3 : Engke deui tong ngebut2 kitu lah bahaya! kalem we nyupirna!

Saturday, April 09, 2011

tiga serangkaY

Boni keur nyetir mobil jeung dua baturan na abdul jeung alek, tilu serangkai ieu teh erek ka kampus.
 ditengah jalan ngadadak si abdul kabeled ki'ih, "cik bon,kasisi heula deukeut kebon awi,teu kuat hayang ngompol"
alek : "walahhh..geus mah kabeurangan make acara ereun sagala"
si abdul teu ngawaro omongan si abdul,langsung weh kaluar mobil,burur2 ki'ih dideukeut kebon awi.
alek :" BURU DUL!! "
abdul:" KE' LEK"
boni : ##*?#? ( bari melong ka kaca sepion ningali kelek babaturanna )
 disadur ti carita na mang dadan ketu hkjhkjhkh

awewe geulis joged diluhur meja

suasaNa wik En geus karasa...menusuk kalBu...( hadeuh....)

jadi emut jaman baheula... mamang diajaKan nga- dugem ka disduT alias diko dangdut di jamaika...( eta... anu deukeut ka pasaR ciroyom..bandung)

aya awewe geulis joged diluhur meja... kusabab rada poeK mamang leumpang teu ningali jalan

jadi weh mamang nubruk jelema hideung sagede buta..

geus sieun dikepret mamang teh... si jelema hideung kumis baPlang eta.. ngomong kieu ka mamang..

" *aduuuh ....  sekong nihhh pertiwi akika.. main tabrak aja .. gilingan deh ahh..!! "

< *aduuuh ... sakit nih ... perut aku .. main tabrak aja ... gila deh ahh >

ceuk mamang teh ka manehna ... " punten atuhhh ... capcusss ahhh "  ( buru-buru weh mamang ngajakan kaluar ti disdut eta.. bakat ku sieun piraku weh awak badag sagede buta, kumis bapalang ... ari pek teh bencong )

wekekekekekekekek

oleh Bodor Bandung

Jeger Dahar

"Aya hiji Jeger keur mabok abus ka warung makan, atuh pelayan teh nepika ngadaregdeg...
Palayan : "Bade tuang naon Den?"
Jeger : "Hayam aya?"
Palayan :"Aya, Den"
Jeger : "Domba aya?"
...Palayan : "Aya Den"
Jeger : "Sapi aya?"
Palayan :"Aya Den"
Jeger : "Titah kaluar kabeh, aing rek dahar!!

Friday, April 01, 2011

Carita tengah poe..(sakadang beurit)

aya sakadang beurit anu sok ngarasa engap dadana, meh teu bisa ngarenghap kusabab sieun ku sakadang ucing. tukang sihir anu ningali sakadang beurit ngarasa karunya, terus dirobah kusihirna eta beurit jadi ucing.
tapi eta berurit anu geus jadi ucing jadi robah sieun ku anjing,
terus tukang sihir ngarobah deui eta ucing jadi anjing.
ayeuna eta anjing jadi sieun ku maung..
geus jadi maung, terus ganti deui kahariwang teh ku tukang moro
nya akhirna eta tukang sihir teh nyerah..
ngajadikeun deui sakadang beurit, dibalikkeun ka mimiti, bari nyarita...

"naon wae anu ku urang dilakukeun pikeun anjeun, moal bisa nulungan
sabab maneh ngabogaan hate sakadang beurit
.."

oleh Boedak Satepak

Jangan Ngambek terlalu lama (CERPEN)

Sebuah salah pengertian yang mengakibatkan kehancuran sebuah rumah tangga. Tatkala nilai akhir sebuah kehidupan sudah terbuka, tetapi segalanya sudah terlambat. malah telah mengkhianati ikrar Cinta yang telah kami buat selama ini.
cerita ini berawal dari kesepakatan saya dan suami untuk membawa nenek untuk tinggal bersama menghabiskan masa tuanya bersama kami, setelah 2 tahun menikah, saya dan suami setuju menjemput nenek di kampung untuk tinggal bersama.
Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yang membesarkan nya dan menyekolahkan dia hingga tamat kuliah.Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yang menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur, menanam bunga dan sebagainya. Suami berdiri di depan kamar yg sangat kaya dgn sinar matahari,tidak sepatah kata pun yg terucap, tiba-tiba saja dia mengangkat saya dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India dan berkata:"Mari,kita jemput nenek di kampung".Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke dadanya yg bidang, ada suatu perasaan nyaman dan aman disana. Aku seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat dan di masukan ke dalam kantongnya.
Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi di atas kepalanya dan diputar-putar sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan.Aku sungguh menikmati saat-saat seperti itu.Kebiasaan nenek di kampung tidak berubah. Aku suka sekali menghias rumah dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek tidak tahan lagi dan berkata kepada suami:"Istri kamu hidup foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga tidak bisa dimakan?" Aku menjelaskan nya kepada nenek:"Ibu, rumah dengan bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman dan suasana hati lebih gembira."Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa:"Ibu, ini kebiasaan orang kota, lambat laun ibu akan terbiasa juga."Nenek tidak protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil membawa bunga,dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Setiap membawa pulang barang belanjaan,dia selalu tanya itu berapa harganya ,ini berapa.Setiap aku jawab, dia selalu berdecak dengan suara keras.Suamiku memencet hidungku sambil berkata:" Putriku, kan kamu bisa berbohong.Jangan katakan harga yang sebenarnya."
Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.Nenek sangat tidak bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan sarapan pagi untuk dia sendiri, di mata nenek seorang anak laki-laki masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah nenek selalu cemberut dan aku sengaja seperti tidak mengetahuinya. Nenek selalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit dan sendok, itulah cara dia protes.
Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku sangat letih, aku tidak ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya; dia suka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa untuk dijual katanya. Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua kumpulan kantong plastik.
Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan tidak menggunakan cairan pencuci, agar supaya dia tidak tersinggung, aku selalu mencucinya sekali lagi pada saat dia sudah idur.Suatu hari, nenek mendapati aku sedang mencuci piring malam harinya, dia segera masuk ke kamar sambil membanting pintu dan menangis.Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidak peduli. Aku menjadi kecewa dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil berkata:"Kenapa tidak kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan piring itu bisa membuatmu mati?"
Aku dan nenek tidak bertegur sapa untuk waktu yg cukup lama, suasana menjadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, tidak tahu harus berpihak pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap pagi dia selalu bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, suatu kebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan lahap, dengan sinar mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku,seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri?
Demi menjaga suasana pagi hari tidak terganggu, aku selalu membeli makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat tidur, suami berkata:"Ludi, apakah kamu merasa masakan ibu tidak enak dan tidak bersih sehingga kamu tidak pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata tanpa menghiraukan air mata yg mengalir di kedua belah pipiku.Dan dia akhirnya berkata:"Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama kami setiap pagi."Aku mengiyakannya dan kembali ke meja makan yg serba canggung itu.Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan dan tiba-tiba ada suatu perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar semua.Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi dan memandangku dengan sinar mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek dan berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam dan terbengong tanpa bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian!.
Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, nenek melihat kami dengan mata merah dan berjalan menjauh..suamiku segera mengejarnya keluar rumah.Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek.Selama 3 hari suamiku t id a k pulang ke rumah dan t id a k juga meneleponku.Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah banyak mengalah, mau bagaimana lagi?
Entah kenapa aku selalu merasa mual dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"LuDi, sebaiknya kamu periksa ke dokter."Hasil pemeriksaan menyatakan aku sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek sebagai orang yg berpengalaman t id a k berpikir sampai sejauh itu?
Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari t id a k bertemu dia berubah drastis, muka kusut kurang t id ur, aku ingin segera berlalu tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. Dia melihat ke arahku tetapi seakan akan t id a k mengenaliku lagi, pandangan matanya penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada dirikusendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat sangat buruk?
Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang mengambil uang dan buku tabungannya. Aku menatapnya dengan dingin tanpa berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu.Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara Cinta dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.
Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya ygmelihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka lebar.
Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah meninggal. Suamiku t id a k pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalamhati:"Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?"Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku t id a k pernah bertegur sapa denganku,jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian.Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai t id a k melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang.
Aku baru mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika akut id a k muntah pagi itu, jika kami t id a k bertengkar, jika............dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku t id a k pernah menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya walaupun ini bukan salahku.
Waktu berlalu dengan sangat lambat.Kami hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah café, melalui keremangan lampu dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga t id a k tahu harus berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jangtungku terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian.Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak..mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka.
Malam itu dia tidak pulang ke rumah. Seakan menjelaskan padaku apa yang telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan Cinta kasih kami juga sepertinya telah berakhir. Dia tid k kembali lagi ke rumah, kadang sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar. Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk menjelaskan semua ini. Tetapi itu t id a k terjadi........., semua berlalubegitu saja.
Aku mulai h id up seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayiini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak bersalah."Suatu hari pulang kerja,aku melihat dia duduk didepan ruang tamu.Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, t id a k perlu tanya aku juga tahu surat apa itu.2 bulan hidup sendiri, aku sudah bisa mengontrol emosi.
Sambil membuka mantel dan topi aku berkata kepadanya:""Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya"".Dia melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis. Mata ini terasa sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar.Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia memperhatikan perutku yg agak membuncit.
Sambil duduk di kursi, aku menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya.""LuDi, kamu hamil?"" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg menglir keluar dengan derasnya. Aku menjawab:""Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah boleh pergi"".Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, airmatanya terasa menembus lengan bajuku.
Tetapi di lubuk hatiku, semua sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan t id a k bisa diambil kembali."Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata:"Maafkan aku, maafkan aku". Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak bisa.
Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan. Cinta diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah akibat kesengajaan darinya.Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan untuk terus hidup.
Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah menyentuh semua makanan pembelian dia, tidak menerima semua hadiah pemberiannya tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani surat itu, semua Cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap tidak berbekas.
Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku t id a k perduli padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan bertanya apa yang sakit.
Dia lalu akan memelukku sambil tertawa terbahak-bahak. Dia lupa........, itu adalah dulu, saat Cintaku masih membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan barang-barang.
Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku itu bukan lagi suatu masalah.
Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit. Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat dingin yg mengalir di dahiku.
Sampai di rumah sakit, aku segera digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi yg menCintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai.
Aku berteriak histeris memanggil namanya.Setelah sadar, dia tersenyum tetapi t id a k bisa membuka matanya...aku pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, tetapi kenyataannya t id a k demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah mukjijat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk.
Aku tidak lagi perduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar nenek lalu menyalakan komputer.Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku masih berpikir dia sedang bersandiwara....
Sebuah surat yg sangat panjang ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami."Anakku, demi dirimu aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah.""
"Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu h id up selama bertahun -tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia sungguh menderita, dia adalah orang yg paling menCintaimu dan adalahorang yg paling ayah Cintai"".Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap d id a lamnya. Dia juga menulis sebuah surat untukku."
"Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg paling bahagia aku rasakan dalam h id up ini. Maafkan salahku, maafkan aku t id a k pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku t id a k mau kesehatan bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku.
Terima kasih atas Cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku t id a k punya kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah tertulis semua tahun pemberian padanya"". "
Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya". Dengan susah payah dia membuka matanya, tersenyum..............anak itu tetap dalam dekapannya, dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah.
Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera di tangan sambil berurai air mata.............
Teman2 terkasih, aku sharing cerita ini kepada kalian, agar kita semua bisa menyimak pesan dari cerita ini.Mungkin saat ini air mata kalian sedang jatuh mengalir atau mata masih sembab sehabis menangis, ingatlah pesan dari cerita ini :"Jika ada sesuatu yg mengganjal di hati diantarakalian yg saling mengasihi, sebaiknya utarakanlah jangan simpan d id a lam hati. Siapa tau apa yg akan terjadi besok? Ada sebuah pertanyaan: Jika kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua halyg telah kita perbuat? atau apa yg telah kita ucapkan? Sebelum segalanya menjadi terlambat, pikirlah matang2 semua yg akan kita lakukan sebelum kita menyesalinya seumur h id up.
Nia Note :
sebuah kejadian yg timbul, hanya karna masing2 pasangan mempertahankan ego nya..
Bingkailah Cinta karna Alloh,, agar setiap bahagia dan duka,, gembira dan luka,,, akan selalu berada pada koridorNya..
Belajar lah untuk mengerti orang yang kelak kita Cintai, bukan meminta untuk selalu dimengerti..
akhirnya.... hanya Cinta yang bermuara pada Alloh lah...yg kelak, akan menjejak di syurgaNya..

Saturday, March 19, 2011

Maling Coco'oan si Aki

Bari nyingsatkeun sampingna sinini gura giru muru ka imah pa RT, nek laporan yen sinini peuting tas kapalingan.

“Ni…ya naon nu kapalingan teh ?” tanya pa RT ka sinini.

“Untung pa RT nu kapalingan teh ngan ukur cocoan siaki,padahal dihandapeun kasur emas batangan aya lima kilona, duit sapuluh gepok, surat surat penting, saham saham jeung deposito anu nilaina miliaran, nini ge ngarasa aneh naha nu dicokot teh ngan ukur cocoan siaki !”.

“Naon nu dimaksud cocoan siaki teh nini ?” pa RT teu ngartieun.

“Kieu geura dongengna, biasana si aki mun hees sok dimana wae goledagna aya di hareupeun hawu, aya dihareupeun goah, kadang kungsi dipakalungan domba, tah harita kaparengan tas nongton pilem bay watch, sigana teu karasa guher we siaki sare dihareupeun tivi, nini ampih kaenggon, kira kira jam tilu peuting di enggon aya nu gigilisiran, ari sugan teh siaki ngajak “heureuy” ku nini teh dianteup we ongkoh tiris deuih mun sorangan mah,kira kira geus satengah jam pagulei,aya nu ngagorowok…wangsaaat…! wangsaaaat..! nini reuwas pas disidikeun sihoreng geuning nu ngagorowok teh si aki, reuwaseun meureun waktu ngalilir panto hareup nyampak muka, nini oge beuki reuwas naha nu ngeukeupan nini ieu saha ? teu antapwarah jelepuk kunini ditajong…jengkang si wangsat teh ngajengkang, pas pisan kana jandela anu sorena poho can diselotkeun, gubrag ngagebut kaluar, terus beretek lumpat… tah kitu pa RT dongengna teh…!”

Jadi nini teh tas..tas…..!”

“Sssst..tong rea beja…bisi kadengeeun ku siaki….gawat !”

WATAK / KARAKTER JELEMA TINA WARNA

Warna kesukaan PINK, ieu jelema anggun, elegan, setia, pkk na kumaha we eta tingali power ranger pink, kabogoh mamang pisan
Warna kesukaan ABU-ABU, ieu jelema hirupna BLUR, teu konsisten, tp selalu menjadi penengah dalam setiap urusan *ciee pahlawan*
Warna kesukaan UNGU, ieu jelema tidak pernah ragu2, selalu optimis, hanya saja...sulit diungkapkan euy karunya :D
Warna kesukaan PUTIH, ieu jelema henteu angkuh, slalu menolong siapapun yg membutuhkan, nepika ucing modol ge diombehan.
Warna kesukaan KUNING, ieu jelema optimistis, selalu menolong yg lemah, periang dan senang bergaul dgn anak kingkong :)
Warna kesukaan HIJAU, ieu jelema kaasup jelema romantis, teguh memegang prinsip, tp beuki kanu ngarana DUIT huhu cacad!!
Warna kesukaan MERAH, ieu jelema kaasup jelema anu berwibawa :"> Tp cenah berwibawa2 oge, sulit untuk jatuh cinta. Watir :(
Warna kesukaan HITAM, ieu jelema kaasup jelema anu lincah. Cocokna jd tukang copet atawa jd ninja di Jepang, kapake pisan!!
Warna kesukaan BIRU, biasa ieu jelema boga sipat pemurung. Jelema teh cicing we tungkul nongtot leho dijuru bari kokodok calana

Friday, December 17, 2010

Kumpulan gombal-gombalan (Lucu)

Gombal 1.
co: mbak, hati2
ce: hati2 knapa mas?
co: hati2 termakan cintaku (azeeekkk)
ce: @#$%^&*!
Gombal 2.
x : sayanggg... aku minta kunci gembok dong...!!!
y : buat apaan si emangnya.??
x : buat buka hati aku, terus aku masukin cinta kamu.... habis itu aku kunci rapet2 biar kamu selalu
Gombal 3.
x : beyb... kmu punya guru fisika gak.
y : ada, emangnya knp...??
x : tanyain dong...
y : tanyain apaan..? PR kamu...??
x : bukannn.! tanyain dia kenapa si kok kutub2 hati aku selalu ngedeketin hati kmu
Gombal 4.
x : saayyaaangg, papah kamu astronot ya..?
y : enggak kok..
x : kalo gitu pasti kakek kamu dong
y : enggak juga kok....
x : tru yang astronot siapa..?
y : enggak ada...
x : tapi kok ada berjuta2 bintang sih di mata kamu...?
Gombal 5.
x : hmm maaf yaa belakangan ini tanganku agak kasar...
y : ahh gapapa kok, emangnya knp??
x : soalnya aku tiap hari jadi kuli
y : yang bener kmu?? dimana?
x : di hati kamu, aku selalu buatin istana cinta buat kita berdua
Gombal 6.
Cowo : Langit malam ini ga indah yaa...
Cewe : Emang knapa?
Cowo : Karena 2 bintang terindah nya ada di mata kamu....
Gombal 7.
Co: yang,aku baru dari dokter mata nih..
Cw: hah?dokter mata?mata kamu knp? ...
Co: iy,td pas dipriksa dokter,ad ssuatu gitu d mata aku..
Cw: hah?apaan itu?
Co: kata dokternya,ternyata di mata aku ada kamuuuu...
Cw: *#@?!*#@?!
Gombal 8.
koncet : neng malam ini abang tidur mau pake kacamata aahh..
village flower : knp bang?
koncet: biar nanti mimpi ketemu eneng ga burem ^^
Gombal 9.
co : mbak, jangan pegangan sama besi kereta..
ce : loh..emang kenapa....?
co : kayaknya besinya kotor tuh..pegangan sama aku aja.. (huu..maunyeee)
Gombal 10.
ce : darling...
co : hmmm... nape?
ce : aku kyknya ga enak badan deh...
co : ga enak badan kenapa?
ce : jantung aku rada sakit gitu...
co : loh, kok bisa?
ce : jantung aku sakit kalo jauh dari kamu
Gombal 11.
Cowok :Mbak, mbak, orang tuanya pengrajin sofa ya..?
Cewek : Hah..!!!? bukan..Emang kenapa..?
Cowok :kok kalo deket sama mbak rasanya nyaman yach.
Gombal 12
co : Eh ce, besok anterin aku beli flashdisk yok?
ce  : Boleh, tapi mau beli dimana?
co : Terserah dimana aja. Flashdisk aku udah penuh ini. Abis, isinya kamu kamu semua. Hahahaha
ce : <(“-_-)

Gombal 12
co: Tadi denger suara petir gitu ga?
ce: Ga ga ga, aku ga denger. Aku udah tahu kelanjutannya, pasti kamu mau bilang suara petir tadi nyambar-nyambar hati akuu ..
co : Hidiih, bukaan ..
ce : Apaan dong?
co : Denger ga tadi?
ce : Iya, iya denger.
co: suara geledek tadi itu bukan petir, tapi hati aku yang berdegup kencang tiap ngeliat kamu. Hahaha 

Gombal 13:
Hmm kamu biasa mandi pake gula yah??
Hah?!enggak koq!!!!apaan sih!!
Enggak soalnya senyum kamu manis sih. kalo ga langsung aja bilang “kamu cantik deh kalo senyum”

Gombal 14:
Jurus Kuku :
cewe : (Kumat manjanya) Mass.. cinta nggak sama aku?
cowo : Wah tentu aku cinta kamu, Dik..
cewe : Cinta mas seberapa besar?
cowo : Kalo cowo² lain mungkin akan bilang ke kekasihnya kalo cintanya setinggi gunung dan sedalam lautan.. tapi aku tidak..
cewe : Trus.. cinta mas seberapa dong??
cowo : Seujung kuku..
cewe : (Kaget dan kesel) Lhoo kok cuma seujung kuku??!!
cowo : Sebentar Dik.. gunung bisa runtuh dan lautan bisa kering, tapi kuku ini, biar dipotong habis juga pasti tumbuh lagi..
seperti cintaku padamu, takkan pernah habis..
cewe : …@#$%^&* (salting tuh cewe)

Gombal 15:
Telah kutancapkan cinta itu kepadamu dalam kisah, hati biru, bunga biru,laut biru bahkan danau dan pepohonan semua membiru, Sayang……engkau telah membuat ruang cinta dalam satu sudut dihatiku, dan sudut itu takkan pernah terisi oleh siapapun.

Gombal 16:
co : Mencintai kamu bagaikan memegang mata pisau yang sangat tajam … semakin aku mencintaimu … semakin banyak darah bercucuran … mencintai mu benar2 membutuhkan pengorbanan ….
Ce : Ihh kamuuuu ..

Gombal 17:
Enakan buat kalo lagi abis berantem…
cewek : “Ngapain lo dateng kesini!?”
cowok : “I’m tired not to be with you…”Trus ini buat gombal aja..
“Cintaku pada mu lebih dari kemarin dan kurang dari hari esok..”

Gombal 18:
Lo tatap dalem2 deh dia, fokusin ke mata dia, trs pas dia nanya kenapa sih ngeliatin trs,
cowok : gpp sih, cma penasaran aja ama km.
cewek : penasaran apaan?
cowok : boleh nanya nga?
cewek : nanya apaan?
cowok : bapak km dulu astronot yah?
cewek : ga tuh, emank knp?
cowok : AKU LIHAT BINTANG DIMATAMU

Gombal 19:
co : Say…
ce : Ya..
co : Thanks ya yang
ce : Thanks kenapa…?
co : Karena kamu sudah hadir dalam hari-hariku…



Lanjutan

  1. HIKAYAT RADEN KIAN SANTANG
  2. Sejarah Prabu Siliwangi
  3. Mengenal Sejarah Aksara Sunda Bag 2
  4. Mengenal Sejarah Aksara Sunda
  5. Carita Siliwangi, Kian Santang Jeung Kembang
  6. Sejarah kesenian batik di Indonesia
  7. Sejarah dan Perubahan-perubahan Mesjid Agung Bandung
  8. Masa Kecil Zaman Gorombolan Bag 3
  9. Menelusuri Sejarah Sunda Belanda
  10. Masa Kecil Zaman Gorombolan Bag 2
  11. Masa Kecil Zaman Gorombolan
  12. IDENTITAS KOTA BANDUNG (LANDMARK)
  13. Sejarah Bandung Lautan Api
  14. Bandung identik dengan etnik Sunda
  15. Mengenal Suhunan Rumah Adat Sunda jawa barat
  16. Sunan Gunung Jati
  17. Sunan Kudus
  18. Sunan Kalijaga
  19. Sunan Muria
  20. Sunan Giri
  21. Sunan Drajat
  22. Sunan Bonang
  23. Sunan Ampel atau Raden Rahmat
  24. Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim
  25. Sunda dan Pajajaran
  26. Bangunan Bersejarah
  27. Sejarah Tokoh Nusantara, H. Hasan Mustopa
  28. History
  29. Wayang Golek
  30. Menguak Sejarah Alam Bandung Purba
  31. Ngaguar Kujang
  32. Sejarah Kota Bandung

Tuesday, November 30, 2010

Guyonan

Si Otong belajar berhitung di kelasnya.
Guru: "Anak-anak...sekarang kita belajar berhitung!".
Otong: "Saya udah bisa bu guru!".
Guru: "Kalo begitu, Coba hitung dari 1 s.d. 10".
Otong (dengan lantang): "1,2,3,4,5,6,7,8,9,10".
Guru: "Wah!!! Ternyata Otong pintar. Skrg hitung lebih dari 10, bisa tidak?".
Otong: "Bisa bu!". Guru: "Coba!".
Otong (semakin lantang): "Jack, Queen, King, As".
Guru: "DASAR MURID GILA POKER..."