-

Thursday, October 30, 2014

Khusyuk

Ada yang tidak biasa pada suatu sore di Madinah ketika Rasulullah SAW dan para sahabat usai melaksanakan shalat Ashar berjamaah. Setelah mengucapkan salam dalam shalatnya, tiba-tiba Rasulullah SAW bangkit melangkahi leher (barisan) para sahabat dengan tergesa-gesa menuju kamar salah seorang istrinya.Semua sahabat tidak mengetahui apa yang terjadi dengan Rasulullah SAW. Sikap Rasulullah SAW yang tergesa-gesa itu membuat para sahabat terkejut dan diliputi rasa takut. Biasanya, bila Rasulullah SAW berjalan usai shalat menuju rumah kamar seorang istrinya, Nabi SAW berjalan pelan-pelan sambil menunduk. Namun, kali ini Rasulullah SAW berjalan dengan tergesa-gesa.Setelah keluar dan melihat para sahabatnya itu terkejut, Rasulullah SAW pun menenangkan para sahabat. Beliau memberitahukan hal ihwal...

Wednesday, October 29, 2014

Sifat Serakah

Alkisah, suatu hari Nabi Isa As dan seorang sahabatnya berjalan di tepi sungai dan mereka memakan tiga potong roti. Satu potong untuk Nabi Isa, satu potong untuk orang itu, sisa satu potong lagi disimpan. Ketika Nabi Isa pergi minum ke sungai dan kembali, sepotong roti yang tersisa sudah tidak ada. Beliau bertanya, “Siapakah yang telah mengambil sepotong roti sisanya?” Sahabatnya itu menjawab, “Aku tidak tahu.” Tiba-tiba mereka melihat rusa dan kedua anaknya. Dipanggillah salah satu dari anak rusa itu, lalu disembelih dan dibakar. Kemudian dimakan berdua, lalu Nabi Isa As menyuruh anak rusa yang telah dimakan itu supaya hidup kembali. Hiduplah ia seizin Allah. Kemudian Nabi Isa bertanya, “Demi Allah, yang memperlihatkan kepadamu bukti kekuasaan-Nya, siapakah yang telah mengambil...

Monday, October 27, 2014

Ketegaran Hajar

Alkisah, pada masa dinasti Firaun ditemukan seorang gadis berkulit hitam. Setelah diidentifikasi secara teliti, dia ternyata seorang putri keturunan raja Maghribi. Sebuah kerajaan kecil di Ethiopia. Kerajaan kecil ini terkenal berani menentang dinasti Firaun yang jauh lebih besar.Suatu ketika dinasti Firaun memerangi orang-orang yang menentangnya. Semua orang yang tertangkap dibunuh secara sadis. Begitu pula Dzul’arsy, ayah gadis berkulit hitam tersebut. Maka, jadilah dia sebatang kara.Dengan begitu, gadis berkulit hitam yang kelak dinamai Hajar itu terpaksa hidup sebagai tawanan dinasti Firaun. Dari hari ke hari pelbagai perlakuan tidak manusiawi kepada para tawanan disaksikannya dan dirasakannnya.Bahkan, sebagian dari tawanan lainnya bernasib lebih buruk dari Hajar. Mereka tidak sedikit...

Friday, October 24, 2014

Takwa Sosial

Alkisah ketika mengajarkan surah al-Ma’uun dan meminta para santri mengulang-ulang surah tersebut, Kiai Ahmad Dahlan ditanya perihal mengapa surat itu saja yang dibaca dan diulang. Mendengar pertanyaan itu, Kiai Dahlan balik bertanya, “Apakah kalian sudah paham surat ini? Apakah kalian sudah mempraktikkannya?” Dahlan lantas meminta murid-muridnya untuk mencari orang paling miskin yang bisa ditemui di masyarakat, kemudian memandikannya dan menyuapinya. Kisah ini mengajarkan bahwa Alquran tidak hanya dibaca untuk penghias kesalehan pribadi, tapi juga dipraktikan dalam amal sosial. Menurut Yusuf al-Qaradhawi, surah al-Ma’un ini berbicara mengenai keharusan adanya kaitan antara amal ritual dan amal sosial dalam beragama. Jika ditelisik lebih jauh, Alquran lebih banyak menekankan ...

Thursday, October 23, 2014

Napas Waktu Subuh

Dalam Alquran Allah SWT sering bersumpah dengan waktu, dari waktu fajar (subuh), dhuha, siang hari, sore, dan senja (ashar), hingga malam hari. Menurut para pakar tafsir, setiap benda atau sesuatu yang dijadikan objek sumpah oleh Allah terkandung di dalamnya dua makna.Pertama, menunjukkan sesuatu itu penting atau terkandung kebaikan di dalamnya. Kedua, ia menjadi tanda atau penunjuk jalan bagi kekuasaan dan kebesaran Allah SWT yang mesti dipahami.Dalam surah at-Takwir, Allah bersumpah dengan waktu subuh. “Dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.” (QS at-Takwir [81]: 18). Sumpah ini menarik. Dalam Alquran tidak ada benda tidak bernyawa dinyatakan “bernapas” (hidup), kecuali waktu subuh. Apa maknanya?Mutawalli Sya’rawi memahami ayat ini sebagai tasybih, yakni analogi kedatangan agama...

Monday, October 20, 2014

Lembur Salawe Hanya Dihuni 25 Kepala Keluarga

CIAMIS, (PRLM).- Dari sekian banyak tempat di Tatar Galuh, ada satu wilayah yang sejak jaman dulu hingga saat ini masih kental dengan tradisinya yakni Lembur Salawe. Terletak di Dusun Tunggarahayu, Desa/Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Sesuai namanya, di wilayah yang lokasinya tidak jauh dari aliran Sungai Citanduy itu hanya dihuni 25 tugu atau kepala keluarga. Lokasi tersebut berada di sisi jalur alternatif Ciamis - Kota Banjar, lewat Kkecamatan Cimaragas. Berjarak sekitar 400 meter dari Situs Sang Hyang Maharaja Cipta Permana Prabudigaluh Slawe. Situs yang juga menyimpan sebanyak 25 petilasan itu cukup asri karena banyak terdapat...

Wednesday, October 15, 2014

Wisata Alam Citumang Tawarkan Sensasi Berbeda

Kini, Objek Wisata Alam Citumang, di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, telah menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi turis. Khususnya bagi mereka yang ingin mencari sensasi tempat wisata berbeda di Pangandaran. Selama ini, pengujung yang datang ke Pangandaran mayoritas hanya menghabiskan waktu di Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, atau Green Canyon. Tetapi, dengan kehadiran Citumang itu menjadi daya tarik tersendiri. Dikatakan Maman Sukirman, selaku Petugas Pengelola Objek Wisata Alam Citumang saat ini pengunjung yang datang ke tempat itu rata-rata dapat mencapai 100 orang pada hari biasa. Tetapi,...

Monday, October 13, 2014

Kesenian Reak Selalu Tampil dengan Keunikan

Atraksi kesenian reak tidak selalu harus ditampilkan dalam bentuk helaran atau pawai lengkap dengan seperangkat alat kesenian berikut pengeras suara. Seperti kesenian pada umumnya reak dengan bengberokan dan kuda lumping juga dapat ditampilkan di atas panggung dengan dikemas serta sentuhan lebih menarik. Hal ini dipertunjukan oleh 12 grup kesenian tradisional reak dari KotaBandung dan sebagian Kabupaten Bandung serta Sumedang, pada pergelaranbertajuk “Gebyar Seni Tradisional Reak Sa-Bandung Timur”, Minggu(12/10) di Lapangan Kampung Jati RT 03 RW 06 Kel. Pasir Biru,keseniaKec. Cibiru Kota Bandung. “Sebenarnya ada sekitar 40 grup reak di...

Thursday, October 09, 2014

Taat Pada Suami

Seorang lelaki datang menghampiri Rasulullah SAW. Sekonyong-konyong, Muadz, nama lelaki itu, menghampiri kaki Baginda Nabi Muhammad dan bersujud di hadapannya. Maka, Rasulullah pun menegur Muadz. “Apa yang kau lakukan ini, wahai Muadz?” Dia lantas menjawab, “Aku mendatangi Syam, aku dapati mereka (penduduknya) sujud kepada uskup mereka. Maka aku berkeinginan dalam hatiku untuk melakukannya kepadamu, wahai Rasulullah.”Rasulullah SAW pun melarang Muadz. “Jangan engkau lakukan hal itu karena sungguh andai aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada selain Allah, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya. Demi Zat...

Page 1 of 802123Next