-

Thursday, January 31, 2013

Banjir Kaum Saba

Kisah tentang banjir, beberapa kali disebutkan di dalam Alquran. Mulai dari banjir di zaman Nabi Nuh AS, hingga banjir besar yang menimpa kaum Saba. Dalam Alquran disebutkan, banjir dan berbagai musibah yang dialami umat manusia disebabkan oleh ulah tangan-tangan manusia sendiri. Mereka bukan melestarikan, melainkan merusak lingkungan.Salah satunya adalah kisah tentang banjir besar yang dialami kaum Saba. Lihat Alquran surah Saba [34]: 15-17. Dalam ayat tersebut, Allah menceritakan bahwa penyebab utama musibah dan banjir yang dialami kaum Saba itu adalah rusaknya lingkungan akibat pelanggaran yang mereka lakukan.Berawal dari pelanggaran ajaran agama, yang kemudian merembet pada persoalan lain, sehingga merusak lingkungan. Seperti, melanggar peraturan izin mendirikan bangunan (IMB), melakukan...

Wednesday, January 30, 2013

Kejahatan Kemanusiaan

Di dalam Alquran dan hadis terdapat berbagai istilah yang pengertiannya jauh lebih luas dari pengertian yang selama ini dipahami. Misalnya, tijarah (perdagangan) selalu dipahami dengan jual beli atau tukar-menukar komoditas tertentu.Tetapi, di dalam Alquran Surah ash-Shaff [61] ayat 10 dan 11, yang juga dikatakan tijarah atau perdagangan dalam bentuk lain yang akan menyelamatkan dari azab neraka, yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwa.Juga istilah cendekiawan, selama ini selalu dipahami orang yang memiliki berbagai ilmu pengetahuan secara mendalam. Tetapi, di dalam hadis riwayat Abu Dawud, yang dikatakan cendekiawan itu adalah orang yang dengan ilmunya berusaha melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.Karena itu, walaupun seseorang...

Tuesday, January 29, 2013

Musibah Banjir

Musibah  banjir yang melanda  seluruh wilayah Kota Jakarta dan Tangerang membuat panik semua warga.  Sepertinya musibah banjir di negeri ini selama kurun waktu lima tahunan, adalah  musibah yang teramat parah.Kondisi ini pada dasarnya tidak luput dari prilaku manusia. Jika kita mau  membuka kembali Alquran, tampak jelas bahwa bencana alam dan krisis lingkungan akibat dari ulah merusak sebagian dari umat manusia.Dalam sebuah ayat Allah berfirman, ”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar” (QS Ar-Rum[30]:41).Ayat ini secara eksplisit menegaskan bahwa kerusakan di muka bumi disebabkan ulah tangan manusia....

Monday, January 28, 2013

Hakikat Tawakal

Suatu hari, seorang lelaki Badui datang ke masjid menunggangi kuda. Sesampainya di Masjid, ia menghadap Rasulullah SAW tanpa mengikat kudanya. Ketika ditanyakan hal itu kepadanya, lelaki itu berkata, "Aku sudah bertawakal kepada Allah." Atas hal ini, Rasulullah SAW pun berkata, "Ikatlah kudamu, kemudian bertawakallah kepada Allah." (HR Tirmidzi).Pesan penting ini disampaikan Rasulullah SAW untuk membuka pemahaman kita akan makna penting dari tawakal. Tawakal yang seharusnya mendasari segala aktivitas orang-orang beriman dan menjadi landasan bagi mereka yang senantiasa berserah diri kepada Allah SWT.Inilah salah satu ajakan Rasulullah SAW kepada umatnya untuk bertawakal hanya kepada pencipta kehidupan ini. "... dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal." (QS Ibrahim:...

Sunday, January 27, 2013

Pohon yang Baik

Allah SWT. mengajarkan kepada kita salah satu metode pembelajaran dalam al-Qur’an yakni perumpamaan (amtsaal). Suatu masalah akan lebih mudah dipahami jika diumpamakan, apalagi menyangkut perkara yang metafisik.   Dalam umpama terkandung kearifan dan renungan, seseorang tidak secara langsung merasa menjadi objek, namun perlahan menyadari arah dan maksud pesan  tersebut. Perumpamaan dimaksudkan agar kita mengambil i’tibar (hikmah) dari suatu peristiwa. (QS. 29:43,17:89). Dalam al-Quran, Allah SWT. memberikan banyak perumpamaan.  Menjadikan nyamuk sebagai umpama (QS.2:26) yang berkaitan dengan kelemahan berhala (QS.22:73). Kebenaran seperti air dan logam murni, kebatilan laksana buih air dan tahi logam (QS.13:17). Cahaya Allah ibarat lobang yang tidak tembus (misykat) di...

Saturday, January 26, 2013

Meneladani Insan Kamil

Kesempurnaan adalah sebuah keniscayaan yang sejatinya hanya ada dalam zat Tuhan, Allah SWT.Jika seluruh alam semesta lengkap dengan isinya tunduk pada Sang Maha Pencipta, maka bagaimana posisi manusia—dalam perannya sebagai khalifah fil ardh—yang enggan tunduk pada-Nya?Sempurna, dalam perspektif ketuhanan, memang tak terbatas. Kamil (baca: sempurna) hanya dianugerahkan-Nya pada insan yang pantas menerima sebab keluruhan budi pekertinya, yakni baginda Rasulullah SAW (QS Al-Ahzab: 21).Insan kamil sendiri diartikan sebagai manusia nan sempurna. Adapun yang dimaksudkan dengan sempurna adalah sempurna dalam ibadah dan penghidupannya. Dan seseorang dapat dianggap sempurna jika ia memiliki kriteria tertentu. Kriteria tersebut dimiliki oleh manusia-manusia biasa yang mau berusaha untuk menjadi ‘luar...

Friday, January 25, 2013

Tiga Misi Risalah Kenabian

Rasulullah SAW menjalankan misi kenabian selama 23 tahun, 10 tahun di Makkah dan 13 tahun di Madinah. Misi tersebut dijalankan Rasulullah dengan sukses disertai rida Allah SWT, sehingga pada penutup wahyu-Nya, Allah SWT berfirman: "Pada hari ini Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu." (QS. Al-Maidah: 3).Dr Muhammad Basam Al-Zein Dalam  karyanya "Muhammad Rasulullah" membagi misi kenabian Muhammad SAW dalam tiga bagian. Pertama, pembacaan ayat-ayat Alquran. Pembacaan di sini berarti bahwa Allah SWT mengajarkan pembacaan dan makna Alquran kepada Muhammad melalui Jibril AS lengkap dengan pengucapan makhraj huruf, tajwid, urutan dan sistem aturan di dalamnya (QS. Ar-Rahman: 1-2).Kemudian pengajaran di sini juga berarti...

Thursday, January 24, 2013

Berbaik Sangka

Rasulullah SAW selalu mencontohkan kepada para sahabatnya untuk berbaik sangka terhadap semua orang. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah mengutus Umar untuk menarik zakat, tetapi Ibnu Jamil, Khalid bin Walid, dan Abbas paman Rasulullah tidak menyerahkan (zakat).Sehingga beliau bersabda, "Tidak ada sesuatu yang membuat Ibnu Jamil enggan untuk menyerahkan zakat, kecuali karena dia fakir, kemudian Allah menjadikannya kaya." "Adapun Khalid, sesungguhnya kalian telah berbuat zalim terhadapnya (karena) ia menginfakkan baju besi dan peralatan perangnya di jalan Allah. Adapun Abbas, aku telah mengambil zakatnya dua tahun yang lalu." (HR Bukhari dan Muslim).Rasul SAW senantiasa memperingatkan umat Islam agar menjauhi prasangka buruk. "Jauhilah prasangka karena sesungguhnya prasangka...

Wednesday, January 23, 2013

Bahaya Harta Haram

Dari Jabir bin Abdillah RA, ia berkata, “Telah diriwayatkan kepada kami bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Wahai Kaab bin Ujroh, aku mohonkan perlindungan untukmu kepada Allah dari kepemimpinan orang-orang bodoh.’ Kaab bertanya, ‘Apakah itu, wa hai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Setelahku akan ada para penguasa di mana siapa yang ikut mereka dan membenarkan ucapannya serta mendukung kezalimannya maka mereka bukanlah golonganku dan aku tidak termasuk golongannya dan mereka tidak akan masuk dalam telagaku’.”“Dan barang siapa yang tidak mau ikut mereka, tidak membenarkan ucapannya dan tidak mendukung kezalimannya, maka mereka termasuk golonganku dan aku termasuk golongannya serta mereka akan masuk dalam telagaku.”“Wahai Kaab bin Ujroh, shalat adalah taqarrub, puasa adalah benteng, sedekah menghapuskan...

Tuesday, January 22, 2013

Luasnya Rahmat Allah

Harus kita akui bahwa ibadah, amal saleh, dan bentuk-bentuk ketaatan lainnya kepada Allah SWT, masih lebih sedikit bila dibandingkan dengan aneka kemaksiatan dan dosa yang kita lakukan pada-Nya.Sebaliknya, dibanding rahmat-Nya yang sampai kepada kita atau murka- Nya, yang justru deras mengguyur kita adalah rahmat-Nya. Padahal, yang meluncur kencang adalah kemaksiatan dan dosa kita. Seakan murka-Nya tersembunyi di balik kasih sayang atau rahmat Allah.Benarlah demikian adanya. Setiap hari kita menabung dosa, tapi justru dibalas oleh rahmat-Nya. Bukankah kita masih diperkenankan hidup. Udara dunia masih bisa kita hirup. Bahkan, berbagai fasilitas kehidupan pun masih dipenuhi.Alam masih relatif bersahabat dengan kita bila dibandingkan dengan umat-umat terdahulu yang langsung diazab dan direspons...

Monday, January 21, 2013

Manajemen Emosi

Dalam sebuah peperangan, Ali bin Abi Thalib—Karramallahu wajhah—terlibat duel dengan salah satu jawara kaum musyrik. Ia berhasil menjatuhkan lawannya. Ketika Ali hendak membunuhnya, sang musuh meludahi Ali dan mengenai wajahnya. Atas hal itu, Ali mengurungkan niatnya dan berlalu meninggalkannya.Orang musyrik itu pun memandang aneh sikap Ali. “Hendak ke manakah engkau?” ujarnya. Ali menjawab, “Mulanya, aku berperang karena Allah, namun ketika engkau melakukan apa yang telah engkau lakukan terhadapku (meludahiku), aku khawatir membunuhmu hanya sebagai balas dendam dan pelampiasan kemarahanku. Jadi, aku membebaskanmu karena Allah.”Orang itu pun berkata, “Semestinya kelakuanku lebih memancing kemarahanmu hingga engkau segera membunuhku. Jika agama yang kalian anut sangat toleran, maka sudah pasti...

Sunday, January 20, 2013

Pentingnya Sikap Istiqamah

Kecerdasan akal merupakan karunia Allah dan modal untuk meraih tujuan dan cita-cita.  Namun, modal tersebut belum cukup sebab kecerdasan akal harus dilengkapi dengan kecerdasan spiritual dan emosional. Betapa banyak sahabat di bangku sekolah dasar hingga kuliah yang hebat kemampuan akalnya, namun ketika terjun di masyarakat dilampaui peranan dan kesuksesannya oleh sahabat-sahabat lain yang pada masa pendidikan biasa-biasa saja.Akal memerlukan pemeliharaan ketajaman dan kecerdasannya. Pemeliharaan tersebut dilakukan oleh jiwa dengan cara menjaga semangat, ketekunan, keteguhan dan komitmen atau di dalam bahasa agama dengan sikap istiqamah. Jika akal istiqamah dengan tujuannya, maka istiqamahlah seluruh anggota badannya, sebaliknya jika akal bengkok maka hilanglah fokus pada tujuan yang...

Saturday, January 19, 2013

Kejujuran Mahkota Kehidupan

"Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati." (QS Ghafir: 19). "Sesungguhnya Rabb-mu benar-benar mengawasi." (QS al-Fajr: 14).Suatu hari, Khalifah Umar bin Khattab berjalan melintasi padang rumput. Dia terpesona melihat kambing-kambing yang gemuk dan sehat. Dia kemudian menemui sang penggembala dan berniat untuk membelinya. Namun, budak itu menolak, dengan alasan kambing itu punya majikannya. Khalifah Umar berkata lagi, "Bilang saja kepada majikanmu bahwa kambing itu dimakan serigala." Namun, apa kata si bocah gembala? "Kalau begitu, di mana Allah?" Akhirnya, Umar membebaskan budak tersebut dan menyerahkan seluruh kambing itu kepadanya.Pada waktu lainnya, ketika musim paceklik, Khalifah Umar berjalan berkeliling Kota Madinah. Sebelumnya, dia mewanti-wanti...

Friday, January 18, 2013

Semangat Bekerja Keras

Tahun baru 2013 baru saja kita jalani. Di tahun ini, semangat bekerja keras dan berusaha harus kita terus tingkatkan. Setiap umat Islam, menjaga semangat dalam bekerja dan berusaha merupakan anjuran Rasulullah SAW yang harus terus dijaga dan dipupuk.Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah pernah bersabda, “Tiada makanan yang baik bagi Anak Adam kecuali yang ia dapat dari tangannya sendiri. Sungguh, Nabi Daud AS makan dari hasil tangannya sendiri.”Dalam hadits lain yang diriwayatkan Baihaqi, Rasulullah pernah bersabda “Sesungguhnya, sebaik-baik mata pencaharian adalah seorang berwirausaha.”Islam sebagai agama Allah yang sempurna memberikan petunjuk kepada manusia tentang bidang usaha yang halal dan cara berusaha. Keagungan Islam tidak hanya memerintahkan manusia bekerja...

Thursday, January 17, 2013

Keutamaan Bertobat

Ada seorang tukang kayu yang amat mencintai seorang budak wanita milik tetangganya. Suatu hari pemilik budak itu mengutusnya ke suatu desa untuk sebuah keperluan. Si tukang kayu itu pun membuntutinya.Di tengah perjalanan pria itu merayunya. Wanita itu berkata, “Janganlah lakukan hal itu. Memang aku sangat mencintaimu, tetapi aku sangat takut kepada Allah.”Mendengar itu, pria itu tersentak dan sadar bahwa apa yang akan diperbuatnya itu adalah dosa, lantas pria itu menyahut, “Engkau takut kepada Allah SWT, sedangkan aku sendiri tidak takut kepada-Nya?”Kemudian, ia kembali ke kampungnya dan bertobat. Di tengah terik matahari yang sangat panas, pria itu mengalami kehausan yang hampir saja mencekik lehernya.Tidak lama kemudian, datang seorang nabi dari Bani Israil dan bertanya tentang keadaannya....

Wednesday, January 16, 2013

Nasihat Bisu

Bahasa apa yang paling indah untuk mengingatkan ujung perjalanan? Bisikan seperti apa yang paling menggugah untuk menyadarkan betapa hidup hanyalah suatu penantian?Sambil menanti jemputan, kita pun merenda waktu dengan asyik bercanda. Padahal, tanpa mengetuk pintu, utusan langit pasti datang menjemput tanpa menyapa. Malaikat maut pemutus kelezatan siap merenggut.Wahai para penempuh jalan, kitab seperti apa yang akan kau jadikan petunjuk, sedangkan setiap ayat Alquran adalah cahaya penerang kebahagiaan. Nasihat seperti apa lagi yang engkau butuhkan, sedangkan Rasulullah bersabda, "Nasihati dirimu dengan dua hal. Nasihat yang berbicara yaitu Alquran dan nasihat yang bisu yaitu kematian."Dengarkan dan simaklah dengan rasa haru, betapa Sayidina Ali memberikan fatwanya yang sangat indah.Ia berkata,...

Tuesday, January 15, 2013

Kebaikan Bulan Shafar

Shafar adalah bulan baik dan mulia, sebagaimana sebelas bulan lainnya yang telah ditetapkan Allah SWT dalam hitungan satu tahun. Kebaikan bulan tersebut menurut Dr Taisir Rajab Al Tamimi terletak pada eksistensi bulan tersebut sebagai bulan Allah yang diperbolahkan bagi manusia untuk melakukan perbuatan apa saja dengan catatan kebaikan dan takwa.Adapun anggapan yang memandang bulan shafar sebagai bulan kesialan dan tidak menguntungkan yang mengakibatkan sekelompok orang tidak berani melakukan akad nikah dan bepergian di bulan Shafar, merupakan pandangan tanpa dasar kuat yang tidak lain merupakan sisa-sisa kepercayaan kaum Jahiliyah. Mereka jika hendak bepergian memiliki kebiasaan melemparkan burung ke udara dan mempercayainya bahwa jika burung tersebut terbang ke arah kanan maka mereka jadi...

Monday, January 14, 2013

Hukum Tarik-Menarik

Baru-baru ini, seorang rekan hadir dalam sebuah pelatihan motivasi. Dan sebagaimana umumnya, peserta diberikan motivasi bahwa kita bisa mendapatkan, mencapai, dan menjadi apa saja yang diinginkan. Syaratnya harus tahu pasti apa yang kita mau, kemudian secara konsisten memvisualisasikan atau menuliskan keinginan tersebut dan membacanya berulang-ulang.Konsep motivasi ini sudah sangat umum dan diyakini oleh masyarakat dari beragam agama dan kepercayaan. Salah satu yang terkenal adalah the law of attraction atau hukum tarik-menarik. Bahwa, pikiran kita yang dominan akan menarik keadaan yang sejenis dengan pikiran tersebut ke dalam kehidupan kita. Sebagian teman membenarkannya berdasarkan kesesuaian dengan hadis Qudsi yang diriwayatkan Bukhari. "Aku bersama prasangka hamba-Ku."Namun, benarkah...

Sunday, January 13, 2013

Menahan Syahwat Korupsi

Dunia dan nafsu memang seumpama bayang-bayang, keduanya merupakan kerabat dekat. Saking dekatnya, perselingkuhan mereka dapat melahirkan beragam enigma kehidupan masyarakat kita saat ini. Mulai dari persoalan dunia hiburan yang lebih senang mengeksploitasi keindahan tubuh wanita, sejumlah konflik dalam pemilukada yang tak jarang memicu konflik, hingga apa yang saat ini dikenal sebagai corruption by greed, atau korupsi yang dilakukan karena adanya sifat keserakahan untuk bisa hidup bermewah-mewahan di kalangan artis maupun pejabat.Tak salah, jika kemudian nafsu sering diibaratkan dengan air laut, yang apabila diminum tidak menghilangkan dahaga tetapi hanya akan menambah haus. Jadi, manusia tidak akan puas memperturutkan hawa nafsunya. Sedangkan dunia tak ubahnya laksana fatamorgana.Allah SWT...

Saturday, January 12, 2013

Yang Terbaik

Sahabatku, tidak ada satu pun kejadian yang menimpa kita tak ada tujuannya (there is no coincident in life). Keterbatasan pengetahuanlah yang menyebabkan manusia buta akan makna dalam setiap peristiwa. Hanya mereka yang berpikir dan terus meningkatkan ketawakalan karena mengimaninya, akan mendapatkan jawaban atas setiap pertanyaan dan merasakan kebahagiaan di balik kesusahan.Memang, tak semua dari kita yang menyadarinya. Atau bahkan melakukan perenungan batin atas setiap kejadian yang menimpa. Padahal, perenungan dan berpikir adalah tugas mulia yang hendaknya manusia banyak melakukannya. Kenapa? Karena setelah itu, jiwa ini akan dibimbing-Nya untuk menemukan jawaban. Dan, iman pun semakin dikuatkan.Pernah suatu ketika, dalam perjalanan pulang dari Bangladesh, awal Desember 2012 lalu, kami...

Friday, January 11, 2013

Mengubah Nasib

Dalam beberapa pidato yang menggetarkan hati jutaan pendengarnya, Presiden Soekarno beberapa kali menyelipkan petikan ayat suci Alquran. Dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) awal 1960-an, umpamanya, orator ulung itu mengutip penggalan surah ar-Ra’d [13]: 11… “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada mereka sendiri…”Maksud Bung Karno kala itu menggemakan semangat bangsa Indonesia lewat forum internasional untuk mengubah keadaan (nasib) menjadi lebih baik di masa depan. Presiden pertama RI itu tidak keliru, karena kata “qowmin” dalam teks aslinya—seperti dikutip Muhammad Abduh dalam Risalatut Taukhid—menyangkut nasib suatu kaum (masyarakat dan bangsa), bukan nasib seseorang.Entah karena latah atau biar tampak beragama dengan...

Thursday, January 10, 2013

Siapakah Tuhanmu?

"Siapakah Tuhanmu?" Jika ditanyakan kepada semua orang, termasuk diri kita sendiri, jawabannya suka meyakinkan, Allah adalah Tuhanku, tak ada yang lain. Terkadang agar lebih meyakinkan, pakai tanda seru, biar jelas dan tegas.Padahal, dalam realitasnya kita tak sepenuhnya demikian. Kita sering salah menempatkan posisi Tuhan. Karena itu, semuanya perlu pembuktian.Sekarang, cobalah hal yang sederhana. Silakan ibu-ibu pergi ke pasar seperti biasa belanja harian tanpa membawa uang. Untuk bapak-bapak, silakan pergi ke rumah makan dan makanlah disana, tanpa membawa uang. Gimana, bisa?Biasanya suka pada tertawa. "Emangnya ke pasar, muter doang? Lah, nggak bawa uang, mau belanja pakai apa?" Yang bapak-bapak juga menjawab sambil tertawa kecil, sebab dianggapnya pertanyaan ini ada-ada saja. "Ngutang...

Wednesday, January 09, 2013

Usia dan Dosa

Fudhail bin Iyadh merupakan salah seorang sufi yang hidup semasa dengan Khalifah Harun al-Rasyid. Suatu hari, ia berjumpa seorang kakek tua yang sedang bersandar di tongkatnya. Fudhail bertanya, “Berapa usia tuan?” Sang kakek menjawab, “Enam puluh tahun.”Fudhail bertanya lagi, “Apakah usia 60 tahun tuan gunakan untuk  ketaatan kepada Allah? Tuan hampir sampai,” (menemui ajal),” ujarnya.Mendengar hal itu, sang kakek itu menangis tersedu-sedu. Ia berkata, “Aku galau. Umurku terbuang percuma. Aku banyak melakukan dosa. Aku pun tak tahu, apa yang akan Allah perbuat untukku.”Mendengar ungkapan tulus itu, Fudhail menawarkan solusi. “Mau aku beri tahu jalan keluarnya? Pergunakan waktu tersisa untuk kebaikan, niscaya Allah SWT mengampuni kesalahan yang telah lalu,” kata Fudhail.Dialog ini sangat...

Tuesday, January 08, 2013

Optimistis dengan Iman

Pada suatu hari, Ibrahim bin Adham, anak raja, yang beralih menjadi sufi ini, bertemu seorang yang sedang gelisah (galau). Untuk menghibur dan dengan maksud membantu orang itu keluar dari keputusasaan dan kegalauan, Ibrahim menyampaikan tiga pertanyaan kepadanya.Pertama, “Apakah sesuatu yang tidak dikehendaki Allah bisa terjadi di alam ini?” Jawabnya, “Tidak.” Kedua, “Apakah rezeki yang ditetapkan Allah kepadamu bisa berkurang?” Jawabnya, “Tidak.” Ketiga, apakah umur yang ditentukan Allah kepadamu bisa berkurang?” Jawabnya, “Tidak”! Lantas, mengapa engkau larut dalam kesedihan dan kegalauan,” sanggah Ibrahim.Dialog ini menarik dan menyampaikan pesan berharga. Pertama, soal perlunya perhatian dan kepedulian kita kepada orang lain. Perhatian, juga tegur sapa, sangat penting, karena manusia...

Monday, January 07, 2013

Zikir Akhir Tahun

Istilah zikir berasal dari bahasa Arab, dzakara-yadzkuru-dzikr. Artinya menyucikan dan memuji (Allah); ingat, mengingat, peringatan; menutur; menyebut; dan melafalkan. Di dalam Alquran--yang juga disebut Adz-Dzikra--kita dapat menjumpai kata itu dalam berbagai bentuknya lebih dari 280 kali dengan beragam makna. Zikir secara istilah berarti mengingat dan menyebut Allah. Seseorang yang mengingat Allah maka lisannya terus menyebut Allah. Dan, hatinya juga terus mengingat Allah. Mengingat gerak hati sedangkan menyebut gerak lisan. Karena itu, zikir bisa dilakukan dengan hati (mengingat), bisa pula dengan lisan (mengucap). Perpaduan keduanya akan mengantarkan pada makna khusyuk. Zikir sebenarnya merupakan inti dari doa yang kita panjatkan sehari-hari. Bahkan, amaliah yang selalu kita tautkan...

Sunday, January 06, 2013

Amanah Terbesar

Dalam Alquran, banyak sekali ayat yang membicarakan amanah dalam berbagai konteksnya. Misalnya, amanah sebagai tugas-tugas keagamaan (33:72), larangan mengkhianati amanah (8:27), memelihara amanah (23:8, 70:32), menyampaikan amanah kepada yang berhak (4:58), dan lainnya.Rasulullah saw juga mengingatkan dengan tegas akan pertanggungjawaban atas segala amanah yang Allah titipkan. Amanah berkaitan dengan kepemimpinan, dan kepemimpinan tidak lepas dari setiap manusia, apa pun kedudukannya. Nabi saw bersabda, ''Setiap orang adalah pemimpin, imam (pejabat apa saja dan dalam tingkatan apa pun), suami, istri, dan pembantu rumah tangga pun merupakan pemimpin yang akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. (Hadits Riwayat Bukhari).Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah menjelaskan, amanah...

Takut kepada Allah

Dari al-Qasim bin Muhammad, ia berkata, “Kami pernah bepergian bersama Abdullah Ibnu Mubarak. Selama dalam perjalanan, sering kali terbetik dalam hatiku, lalu aku berkata dalam hati, ‘Kelebihan apakah yang dimiliki orang ini dari kami sehingga ia terkenal di tengah masyarakat seluas ini? Kalau ia shalat, kami juga shalat. Kalau ia berpuasa, kami juga berpuasa. Kalau ia berperang, kami juga berperang. Dan kalau ia menunaikan haji, kami juga menunaikan haji?’”“Maka pada suatu malam, ketika kami berjalan-jalan di Kota Syam, tiba-tiba lampu padam. Seseorang dari kami berdiri, lalu mengambil lampu, atau keluar untuk mencari penerangan. Tak lama kemudian, ia pun datang membawa lampu. Saat itu, saya melihat wajah Ibnu Mubarak dan janggutnya basah dengan air mata.” Saya pun berkata dalam hati, ‘Karena...

Saturday, January 05, 2013

Zahra dan Ayah yang Lalai

Akbar adalah seorang yang supersibuk dengan urusan kantornya. Saking sibuknya, ia terkadang lupa memberikan waktu sejenak buat keluarga. Berkali-kali putri semata wayangnya, Zahra, ingin bermanja dengan ayahnya, tetapi sering tidak terlaksana. Padahal, gadis berusia lima tahun itu sudah sangat kangen dengan ayahnya. Sang ibu pun harus memberi pengertian kepada Zahra tentang kesibukan ayahnya itu.Suatu sore, di tengah kesibukan Akbar mengurusi berkas-berkas kantor, Zahra mendekatinya, seraya memohon untuk dibacakan cerita bergambar. “Maaf Zahra, ayah sedang sibuk. Dibacakan sama ibu saja, ya?” ujar Akbar.Akan tetapi, Zahra tetap meminta sang ayah untuk membacakannya. Berkali-kali ia memohon dan mengharap ayahnya mau meluangkan waktu untuknya. “Ayah kan sibuk dan jarang punya waktu buat Zahra....

Friday, January 04, 2013

Satu Hari Satu Ayat

Andai saja lembaran Alquran itu uang Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu yang tergeletak, maka pasti banyak orang yang berebut mengambilnya. Padahal, Alquran itu bukan uang, tapi ia lebih daripada uang, dan takkan ternilai dengan uang. Karena itu, dekatilah Alquran, baca, dan pahami isinya. Apalagi kalau ditambah dengan menghafalnya, niscaya rezekinya akan berbeda. Dan pasti akan tambah berbeda bila mau mengamalkan isi Alquran yang mulia itu. Baik mengamalkannya melalui keseharian maupun dengan cara membaca dan mempelajarinya setiap hari, dan juga dipergunakan dalam setiap shalat. Subhanallah. Sekarang, coba ambil kertas dan pulpen. Tuliskanlah keadaan sahabat-sahabat semuanya sekarang ini dengan apa adanya, tanpa menambah atau menguranginya. Intinya semua yang dialami sekarang ini dan di masa lalu...

Page 1 of 802123Next