-

Monday, September 30, 2013

Bertakwa dengan Harta

Di dalam Alquran Allah SWT berfirman, “Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka, yaitu orang yang mengeluarkan hartanya (di jalan Allah) untuk menyucikan jiwanya. Dan ia tidak mengharapkan balasan untuk kebaikannya, selain menghendaki wajah Tuhannya yang Mahatinggi. Dan pasti ia kelak mendapat keridhaan.” (QS al-Lail [92]: 17-21).Ayat tersebut menjelaskan tentang sikap Abu Bakar yang sangat spektakuler dalam memanivestasikan keimanan dan ketakwaannya melalui harta yang dimilikinya. Sebagai seorang sahabat Nabi SAW yang dikaruniai nikmat harta, dia tidak pernah segan untuk mengeluarkan harta demi kejayaan umat Islam.Ibn Abi Hatim meriwayatkan dari Urwah bahwa Abu Bakar memerdekakan tujuh orang budak yang disiksa oleh pemiliknya karena beriman kepada Allah.Al-Hakim meriwayatkan...

Sunday, September 29, 2013

Bekal Ibadah Haji

Di dalam Alquran Surat Al-Baqarah: 197 “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (kata-kata kotor), berbuat fasik (zalim kepada yang lain) dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal”. Ayat ini secara tegas menyatakan persiapan yang harus dimiliki oleh setiap jamaah calon haji, di samping hal-hal yang bersifat fisik material, termasuk uang dan barang-barang lainnya, juga hal-hal yang bersifat spiritual dan rohaniah yang menguatkan akhlak dan perilaku yang baik, serta menjauhkan dari perilaku...

Saturday, September 28, 2013

Memaknai Musibah

Hari berganti hari, masa berganti masa detik berganti detik. Hidup adalah sebuah ketidak pastian, namun perpindahan adalah suatu hal yang pasti. Cobaan datang mendera bertubi tubi, entah itu nikmat atau musibah. Semua adalah sepaket ujian yang telah Allah siapkan untuk kita sebagai fitrah kita manusia. Bila dianalogikan layaknya sebuah baja. Agar menjadi baja yang bagus dan bernilai pun harus ditempa dan di panaskan berkali kali agar menjadi besi yang amat berharga dan bernilai jual. Begitu pula kita, manusia, perlu di uji berkali kali agar mental menjadi lebih  kuat dan derajat kita semakin meningkat di sisi Allah SWT. Mukmin yang kuat, tak akan terpental hanya karena pukulan badai hidup yang menyerangnya. Ia akan segera bangkit dari keterpurukan nya dan belajar untuk memperbaiki dan...

Friday, September 27, 2013

Mabrur Pascahaji

Musim haji sudah tiba. Syawal, Dzul Qaidah, dan Dzul Hijjah adalah bulan-bulan haji. Umat Islam yang kini tengah menunaikan rukun Islam kelima ini tentu sudah bersiap diri, baik fisik, finansial, maupun mental spiritual. Para tamu Allah  (dhuyuf ar-Rahman) itu tentu juga berniat dan berharap memperoleh haji mabrur, yang balasannya tidak lain adalah surga (HR Muslim).    Jamaah haji Indonesia termasuk yang terbesar di dunia, dan boleh jadi yang paling banyak membelajakan hartanya di Tanah Suci. Para alumni Tanah Suci itu sering digugat: "Mengapa jumlah jamaah haji yang terus meningkat setiap tahun, bahkan ngantri bertahun-tahun, tidak berbanding lurus dengan penurunan angka korupsi atau perbaikan integritas dan akhlak  umat Islam?" "Apa bukti kemabruran haji mereka?...

Thursday, September 26, 2013

Cara Rasulullah SAW Memuliakan Istrinya

Siapa tidak mendamba pasangan setia dan selalu mesra? Siapa pula tidak jengah hidup dengan pasangan yang durhaka lagi gampang marah? Faktanya, menjadi pasangan setia dan mesra sungguh tidak mudah.Alangkah baik kita menjadikan rumah tangga Rasulullah sebagai teladan utama. Inilah potret rumah tangga yang diliput berkah dan bertabur cinta. Panutan umat sejagat ini adalah sosok suami yang pandai mengistimewakan istri.Beliau biasa memanggil Aisyah dengan sebutan Humaira, yang kemerah-merahan pipinya. Kadang juga Aisy, yang dalam budaya Arab, pemenggalan huruf terakhir dari nama itu menunjukan panggilan manja sebagai tanda sayang. Tidak ada wanita yang tidak tersanjung dipanggil demikian oleh suaminya.Di tengah kesibukan mengurus umat, Rasulullah juga mampu menjaga keintiman bersama istri. Perhatikan...

Wednesday, September 25, 2013

Spirit Haji Menuju Kebahagiaan Sejati

Labaik Allahumma Labaik. Panggilan haji kembali tiba. Jamaah haji Indonesia sudah mulai diberangkatkan menuju tanah suci Makkah serta menjadi tetamu Allah SWT.  Momen haji adalah momen yang mampu memberikan inspirasi bagi kemajuan kemanusiaan. Proses ini ditandai dengan jutaan manusia berbondong-bondong ke baitul Ka’bah, simbol pemersatu umat Islam. Dalam ritual haji, manusia diperlakukan secara sama dan adil, tanpa melihat ras, suku dan latarbelakang dunia lainnya. Harkat dan martabat mereka sebagai manusia adalah sama. Hak dan kewajiban mereka sebagai hamba juga sama. Tujuan dan arah perjuangan hidup mereka hakikatnya juga sama, yaitu berusaha meraih kebahagiaan yang sejati abadi. Itulah sesungguhnya yang menjadi hikmah dan tujuan utama di syariatkannya ibadah haji. Dalam bahasa...

Monday, September 23, 2013

Merasakan Kehadiran-Nya

Salah satu nilai spiritual yang utama dari ritualitas  ibadah haji  adalah merasakan kehadiran Allah. Dalam menjalankan setiap rangkaian manasik haji, mulai dari memakai pakaian ihram hingga tahallul, para tamu Allah (dhuyûf al-Rahmân) itu senantiasa dididik untuk mengingat dan merasakan kehadiran-Nya. Semakin mendekatkan diri kepada-Nya, getaran sinyal kehadirannya itu makin kuat dan memandu hati untuk selalu berada di jalan-Nya yang benar dan lurus (as-shirath al-mustaqim). Merasakan kehadiran Allah berarti kita  selalu berusaha bersama-Nya di manapun dan kapanpun. Dia selalu hadir dan berperan dalam kehidupan kita. Kita selalu diawasi, dijaga, dimonitor, dan direkam oleh-Nya. Merasakan kehadiran-Nya juga bermakna bahwa kita harus mengikuti syari'at-Nya jika ingin memperoleh...

Pandai Berkaca

“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Dan sertailah keburukan dengan kebaikan niscaya akan menutupinya. Dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang yang terpuji”. (HR. At-Tirmidzi dari Mu’az bin Jabal ra.) Dalam Matan Arba’in Imam an-Nawawi, (Hadits ke-35) mengutip nasehat Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa ketakwaan itu bersumber dan bermuara di dalam hati seseorang. Maka jangan hasad, tipu menipu, benci membeci, jauh menjauhi, menzhalimi dan menghina.  Setiap muslim itu bersaudara, sehingga haram darah, harta dan kehormatannya. (HR.Muslim). Jangan sombong, karena Allah tak suka kepada kesombongan walau hanya sebiji sawi. (HR. Muslim). Allah SWT. tidak melihat seseorang dari tampilan  jasmaniyah dan rupa, tapi dari  hati dan amal perbuatan. (HR. Muslim)....

Sunday, September 22, 2013

Air Mata di Pusara Ibu

Saya pernah membaca buku berjudul Dam'ah 'ala Qabri Ummi (Air Mata di Pusara Ibu) yang ditulis Prof Shalih Al Ayid. Penulis buku ini sejak kecil ditinggal wafat ayahnya dan dibesarkan ibunya. Perjuangan ibu dan pengorbanan untuk anak-anaknya sangat berkesan di hati anak. Ketika ibunya wafat, ia benar-benar sedih. Maka, beliau menulis buku tersebut untuk mengenang dan mengungkapkan perasaan sedihnya, mengingatkan besarnya jasa ibu, dan menghibur dirinya agar sabar, ikhlas, pasrah, dan tawakal kepada Allah SWT. Prof Al Ayid berkata dalam buku itu, “Sesungguhnya doa ibu tidak mungkin meleset. Ibuku-semoga Allah merahmatinya-selalu ridha terhadap anak-anaknya dan sangat mencintai mereka. Ibuku selalu berdoa memohon kebaikan untuk anak-anaknya di setiap waktu. Berdoa dengan hati yang bersih tanpa...

Saturday, September 21, 2013

Krisis Lingkungan

''Telah tampak kerusakan (lingkungan) di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, sehingga Allah menumpahkan kepada mereka sebagian dari akibat yang mereka lakukan, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).'' (Q. S. 21: 41). Krisis lingkungan yang kini sedang melanda dunia, seperti kebakaran hutan, kebanjiran, gunung meletus, dan lain sebagainya, bukanlah semata persoalan teknis atau ekonomis, tetapi lebih merupakan refleksi krisis spiritual yang paling dalam dari perjalanan hidup umat manusia. Ini, antara lain disebabkan terjadinya dominasi humanisme atas naturalisme pada beberapa dekade terakhir ini. Dominasi humanisme itu lalu berakibat pada kemutlakan hukum dan hak-hak manusia secara absolut bagi manusia, sehingga alam dan lingkungan diperkosa atas nama hak-hak...

Friday, September 20, 2013

Pendakian Spiritual

Seorang Sufi termashur dengan konsep Mahabbah (cinta Ilahi), Rabi'ah al-'Adawiyah (713-801 M) pernah bermunajat dalam keheningan malam. “Ya Allah, jika aku mengabdi kepada-Mu karena takut neraka, maka campakkanlah aku ke dalamnya. Jika aku mengabdi kepada-Mu karena mengharapkan surga, maka jauhkan aku darinya. Tetapi, jika aku mengabdi kepada-Mu semata-mata karena mencintai-Mu, maka janganlah sembunyikan kecantikan-Mu yang kekal itu dariku.” Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meraih kenikmatan ibadah kepada Allah SWT, baik ibadah ritual (mahdhah), seperti shalat, puasa, zakat, baca Alquran, zikir, iktikaf, maupun ibadah sosial (mu'amalah), seperti sedekah, berbagi, dan membiayai pendidikan yatim. Namun harus diakui, betapa sulitnya merasakan nikmatinya beribadah dan beramal...

Perilaku Mushallin

Mushallin (orang yang suka mengerjakan shalat) seharusnya adalah orang-orang yang tunduk dan patuh pada ketentuan Allah SWT dan rasul-Nya dalam seluruh aspek hidup dan kehidupannya. Orang yang jujur, amanah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Orang yang mampu mencegah dirinya dari perbuatan fakhsyaa dan munkar (keji dan jahat). Serta orang yang memiliki kecintaan dan kepedulian yang tinggi kepada orang-orang yang lemah, seperti fakir, miskin, dan anak-anak yatim. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS Al-Ankabut (29): 45 “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya...

Thursday, September 19, 2013

Mengendalikan Hawa Nafsu

Dalam bahasa Indonesia, hawa nafsu bermakna keinginan atau dorongan hati yang kuat untuk melakukan perkara yang tidak baik, seperti syahwat dan sejenisnya. Makna ini mirip dengan asal kata pembentukannya dalam bahasa Arab karena hawa adalah keinginan dan nafs adalah jiwa. Sesungguhnya manusia diciptakan dengan potensi keinginan yang baik (takwa) dan keinginan buruk (nafsu atau fujur). Kedua keinginan tersebut menunjukkan sifat keseimbangan (at-tawazun) dan kemanusiaan (al-basyariah) dalam diri manusia. Oleh karena itu, nafsu adalah fitrah manusia, sebagaimana takwa juga adalah fitrah. Hal ini yang ditegaskan dalam Alquran, yang artinya, "Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya." (QS asy-Syams: 7-8)....

Wednesday, September 18, 2013

Mengapa Harus Lari?

Khalifah Umar bin Khattab memiliki postur tinggi besar dan berwibawa. Suatu ketika berjalan melewati anak-anak yang sedang bermain di jalan. Melihat kedatangan Khalifah Umar mereka lari ketakutan kecuali Abdullah bin Zubair yang tetap berdiri tanpa takut sedikitpun, bahkan ia menatap wajah Umar. Umar Bin Khattab melihat anak ini berbeda dengan teman seusianya dan mengagumi sikapnya, lalu bertanya: “ Mengapa engkau tidak lari bersama teman-temanmu?” Abdullah bin Zubair kecil tanpa segan menjawab dengan lantang: “Wahai Amirul Mu’minin, aku tidak melakukan kejahatan apa pun mengapa harus lari? Jalan ini tidak sempit, mengapa aku harus menyingkir memberi jalan untukmu?” Luar biasa ketegaran dan keberanian anak ini. Ia putra tokoh Islam Zubair bin Awwam dan Asma yang telah membentuk karakter...

Tuesday, September 17, 2013

Manajemen Waktu

Sebelum menemui ajalnya, khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq RA. pernah memanggil Umar ibn al-Khaththab RA lalu menyampaikan wasiat kepadanya.  “Wahai Umar, Allah itu mempunyai hak (diibadahi) pada siang hari yang Dia tidak menerimanya di malam hari. Sebaliknya, Allah Swt juga mempunyai hak (diibadahi) pada malam hari yang Dia tidak mau menerima di siang hari. Ibadah sunnah itu tidak diterima sebelum ibadah wajib itu dilaksanakan.” Wasiat Abu Bakar tersebut menyadarkan Umar bahwa rotasi waktu itu penuh nilai dan harus dimaknai sedemikian rupa,  sehingga manusia tidak merugi dalam hidupnya. Umar  melihat pesan Abu Bakar tersebut sebagai isyarat pentingnya manajemen waktu dalam memimpin umat. Menurut Yusuf al-Qaradhawi, pesan Abu Bakar tersebut mengandung arti bahwa sebagai calon...

Monday, September 16, 2013

Pentingnya Disiplin

Di antara ajaran mulia yang sangat ditekankan dalam Islam adalah disiplin. Disiplin merupakan salah satu pintu meraih kesuksesan. Kepakaran dalam bidang ilmu pengetahuan tidak akan memiliki makna signifikan tanpa disertai sikap disiplin. Sering kita jumpai orang berilmu tinggi tetapi tidak mampu berbuat banyak dengan ilmunya, karena kurang disiplin. Sebaliknya, banyak orang yang tingkat ilmunya biasa-biasa saja tetapi justru mencapai kesuksesan luar biasa, karena sangat disiplin dalam hidupnya. Tidak ada lembaga pendidikan yang tidak mengajarkan disiplin kepada anak didiknya. Demikian pula organisasi atau institusi apapun, lebih-lebih militer, pasti sangat menekankan disiplin kepada setiap pihak yang terlibat di dalamnya. Semua...

Sunday, September 15, 2013

Insya Allah Ada Jalan

Ketika kau tak sanggup melangkahHilang arah dalam kesendirianTiada mentari bagai malam yang kelamTiada tempat untuk berlabuhBertahan terus berharap Allah selalu di simu”. “Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah ada jalan”.  (syair lagu Maher Zain)Rasa yakin akan dekatnya pertolongan Allah tidaklah mudah. Sering masalah yang ada ditanggapi dengan jiwa yang frustrasi. Tak ada harapan. Seolah-olah dirinya adalah orang yang paling malang dalam kehidupan. Bagai syair lagu Hamdan ATT “Aku merasa orang termiskin di dunia//Yang penuh derita bermandikan air mata”.  Ketika sakit , dia merasakan seolah olah tak ada orang lain yang lebih menderita selain dirinya. Ketika usaha jatuh dan dililit hutang, ia pun mengeluh betapa pedih kehidupan ini. Ketika berurusan dengan masalah hukum, Allah didakwa...

Saturday, September 14, 2013

Kalkulator Usia Kehamilan

codate = new Date(); // conception date daymsecs = 60*60*24*1000; c=28; // Default cycle function due_date() { // Get input values var d = parseInt(document.getElementById('day').value); var m = parseInt(document.getElementById('month').value); var y = parseInt(document.getElementById('year').value); c = parseInt(document.getElementById('cycle').value); // Get the start of the ovulation var starto = new Date(); starto.setFullYear(y); starto.setMonth(m-1); starto.setDate(d); starto.setTime(starto.getTime() + ((c * daymsecs) - daymsecs*14)); codate.setTime(starto.getTime()); // Report the results document.getElementById('conception').value = formatted_date(starto); var duedate = new Date(); duedate.setTime(starto.getTime() + daymsecs*266); ...

Page 1 of 802123Next