-

Wednesday, June 01, 2011

Polisi Jaga 21 Gereja Besar di Bandung

Bandung - Polisi siap mengamankan gereja saat berlangsungnya perayaan Hari Kenaikan Isa Almasih di Kota Bandung. Sekitar 21 gereja besar bakal dijaga aparat kepolisian dari jajaran Polrestabes Bandung.

"Ada 21 gereja besar yang memang jemaatnya banyak. Itu menjadi prioritas pengamanan dan penjagaan dari pihak kepolisian," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (1/6/2011).

Endang menjelaskan, gereja-gereja yang tersebar di Kota Bandung jumlahnya tercatat sekitar 200 lebih. Semua gereja itu juga tidak luput dari pengamanan polisi.

"Sebanyak 1.075 personel dari Polrestabes Bandung dan Polsek di wilayah masing-masing dikerahkan untuk pengamanan besok," papar Endang.

Ia menambahkan, Tim Gegana Polda Jabar bakal diperbantukan apabila memang dibutuhkan untuk menyisir serta mendeteksi benda-benda mencurigakan di sekitar area gereja.

(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Cemburu ke Istri, Adik Ipar Diperkosa

GUNUNGKIDUL, - Lantaran dendam dengan istri karena dianggap melakukan perselingkuhan dengan pria lain, Yanto Nugroho (30), warga Karanglor, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, tega mencabuli adik iparnya sendiri, RR (16), Rabu (01/06/2011).Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang tidur pulas di kamarnya, tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan tindakan tidak senonoh.Korban seketika memberontak dan berteriak minta tolong, namun tak ada tetangga yang mendengar. Akhirnya korban hanya bisa menangis pasrah karena diancam dan tak berdaya melawan pelaku.Orang tua korban yang tak terima dengan perlakuan pelaku akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul melaporkan Yanto yang kini masih menjalani pemeriksaan penyidik mengaku, bahwa tindakannya tersebut dilakukan lantaran cemburu dengan Suratmi, istrinya."Saya dendam pak. Istri saya pernah selingkuh dengan pria lain," akunya kepada penyidik.
sumber : www.kompas.com

Antisipasi Kabur ke Bandung, Polrestabes Tutup Ruang Gerak Pelaku

Bandung - Antisipasi pelaku penembakan yang menewaskan anggota polisi di Bekasi Rabu dini hari (1/6/2011), Polrestabes Bandung sudah menutup rapat ruang gerak pelaku. Seluruh polisi di setiap wilayah akan berjaga-jaga.

"Kami tetap antisipasi, enggak ada ruang gerak bagi pelaku bila kabur ke Bandung," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami.

Endang menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (1/6/2011). "Seluruh pelosok di Kota Bandung kita jaga dan antisipasi," singkat Endang.

Pada Rabu (1/6) sekitar pukul 03.00 WIB, anggota Unit Ranmor Polres Bekasi, Aipda Sugiyantoro tewas tertembak saat melakukan kring reserse di lokasi bersama 5 anggota lainnya. Sugiantoro tewas setelah peluru mengenai tepat di bawah matanya dan menembus ke kepala.

Peristiwa bermula ketika korban dan teman-temannya tengah mengintai sebuah mobil Toyota Innova di depan Toko Ongko Mulyo di lokasi. Anggota mencium kecurigaan karena posisi mobil tersebut diparkir dengan posisi membelakangi toko.

Korban bersama Brigadir Nuh kemudian mendekati sasaran. Namun, ketika mendekati target, tiba-tiba pelaku memberondong anggota dari balik mobil tersebut. Usai memberondong anggota, para pelaku lalu melarikan diri.

(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Permainan Tradisional Kian Ditinggalkan

Kompas/Rony Ariyanto Nugroho Ilustrasi KENDAL - Permainan tradisional anak-anak saat ini jarang dimainkan, bahkan sudah mulai ditinggalkan.Anak-anak zaman sekarang cenderung lebih memilih permainan modern, seperti play station. Padahal dalam permainan tradisional tersimpan makna persatuan dan kebersamaan.Beberapa permainan tradisional yang kini sudah mulai ditinggalkan anak-anak antara lain yaitu gobak sodor, tarik tambang, dan balapan terompak. Permainan itu kini sudah sangat jarang dimainkan.Perkembangan teknologi yang pesat, juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan permainan sederhana tersebut tak lagi menjadi permainan favorit anak zaman sekarang. Selain itu, mulai berkurangnya lahan bermain untuk anak-anak juga merupakan salah satu alasan anak-anak mulai meninggalkannya.Gobak sodor misalnya, permainan yang biasanya dimainkan saat bulan purnama itu sudah mulai dilupakan. Dalam permainan tersebut dibutuhkan strategi para anak untuk memenangkan permainan. Anak-anak harus bisa masuk dan kembali keluar di sebuah garis petak-petak, tanpa tertangkap oleh penjaga.Sang penjaga bertugas menangkap setiap lawan yang berusaha melintas di wilayah petak yang dijaganya, dengan tetap berada pada garis yang sudah ditentukan.Permainan balapan terompak atau yang lebih populer dengan sebutan sandal bakiak. Permainan itu biasanya dimainkan rata-rata oleh tiga anak pada setiap bakiak, masih sering kita jumpai saat perayaan hari ulang tahun negara kita yaitu setiap tanggal 17 Agustus.Dalam permainan tersebut dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan anak-anak saat memainkannya. Jika salah satu tidak kompak melangkahkan kakinya, sudah dipastikan mereka akan terjatuh saat berjalan.Untuk melestarikan permainan tradisional anak itu, Pemerintah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) Kendal, setiap minggu, selama sebulan, menggelar lomba permainan tradisional anak tersebut.Menurut ketua panitia lomba, Nunuk Sarah Zenubia, Rabu (1/6/2011), diharapkan melalui perlombaan permainan anak tradisional yang diselenggarakan di sepanjang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kali Reyeng Kelurahan Kebondalem tersebut, anak-anak bisa kembali menyukai dan memainkannya sebagai permainan favorit mengalahkan play station atau permainan canggih lainnya.Menurut dia, permainan anak-anak zaman sekarang lebih bersifat individu. Ia memberikan contoh seperti play station dan permainan komputer lainnya. Sementara permainan tradisional bisa menjadikan anak lebih kreatif dan bekerja sama untuk menang."Permainan modern yang serba komputer tersebut lebih bersifat individualistis, tapi untuk permainan tradisional ini bisa mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama dan lebih kreatif untuk memperoleh suatu kemenangan," kata Nunuk.Ia menambahkan, Kalireyeng ini tempat terbuka hijau untuk anak-anak, sehingga anak-anak dapat bermain permainan tradisional. "Di sini juga kami lengkapi panggung dan perpustakaan," katanya.
sumber : www.kompas.com

Polisi Belum Temukan Praktik Perjokian SNMPTN di Bandung

Bandung - Pelaksanaan ujian tertulis SNMPTN 2011 Panlok Bandung hingga hari kedua berlangsung aman. Polisi belum menemukan praktik perjokian.

Hal tersebut diungkapkan Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/6/2011).

"Hingga hari ini, kami belum menemukan adanya pelaku joki SNMPTN. Kami tetap berkoordinasi dengan panitia SNMPTN untuk mengantisipasi praktik perjokian," ujar Endang.

Menurut Endang, aparat kepolisan turut menjaga dan mengamankan di sekitar lokasi atau tempat ujian SNMPT Bandung dilaksanakan.

"Diimbau para peserta untuk tidak percaya dengan tawaran orang yang mengaku bisa meloloskan ujian," tutup Endang.

SNMPTN telah digelar sejak Selasa (31/5/2011) dan berakhir hari ini (1/6/2011).


(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Jelang Libur Panjang, Tiket KA Ludes

K16-11 Para penumpang KA sedang rebutan akan naik ke KA Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur. Jelang lbur panjang, tiket KA Kelas eksekutif sudah ludes, Rabu (1/6/2011). MALANG, - Jelang libur panjang akhir pekan ini, tiket Kereta Api (KA) di Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur hingga 5 Juni nanti, sudah ludes terjual.

Lonjakan penumpang, maupun harga tiket untuk kelas eksekutif, naik hingga 40 persen. Menurut Kepala Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur, Ali Afandi, Rabu (1/6/2011) tiket ludes untuk kelas eksekutif sudah sejak 2 hari lalu. Namun, untuk kelas ekonomi, tiket masih tersedia hingga 3 Juni nanti. 

Mengantisipasi lonjakan penumpang untuk KA Mataramaja, jurusan Malang-Jakarta, jika hari biasa hanya menggunakan 6 gerbong, saat ini akan ditambah satu gerbong lagi. Sedangkan untuk Malabar, jurusan Malang-Bandung Raya, juga akan ditambah satu gerbong.  Biasanya, KA Malabar hanya menggunakan 7 gerbong.

Sementara itu, harga tiket KA Gajayana dari Rp 310, kini menjadi Rp 350 ribu. KA Malabar, kelas ekonomi tetap Rp 51 ribu. Untuk kelas bisnis KA Malabar, dari 160 ribu menjadi Rp 185 ribu. Untuk KA Malabar kelas eksekutif dari Rp 260 ribu menjadi Rp 285 ribu.

"Yang jelas harga tiket KA eksekutif dan bisnis, naik sekiitar 40 persen. Untuk KA Matarmaja kelas ekonomi, tetap tak ada kenaikan, yakni tetap Rp 51 ribu," katanya, saat ditemui di kantornya.

Selain itu, pihak stasiun juga menyediakan tiket untuk penumpang berdiri. Namun, harga tiketnya tetap sama dengan tiket penumpang yang mendapatkan jatah kursi. "Kalau tempat duduk sudah penuh, kami juga menyediakan tiket berdiri. Tapi harganya tetap sama dengan yang duduk," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan di atas KA, Ali mengimbau kepada penumpang, agar tidak membeli makanan dan minuman sembarangan, apalagi makanan dan minuman yang dijual oleh orang tak dikenal. "Itu untuk antisipasi adanya kasus pembiusan di atas KA," katanya.

Pihak Kaop 8 Surabaya, jelas Ali, sudah menambah personel keamanan selama di atas KA. "Mulai dari personel keamanan dan security, sudah ditambah 10 orang. Itu terdiri dari TNI, dan pihak keamanan KA sendiri," katanya.

Apa ada penambahan tiket mengingat membludaknya penumpang? Ali menjawab, "Masih mau melihat situasi yang terjadi nantinya. Kalau membutuhkan harus ditambah, kita akan berusaha menambah. tapi yang jelas, tiket KA kelas eksekutif sudah ludes terjual," katanya.
sumber : www.kompas.com

Diterima Asda II, Pedagang Pasar Andir Curhat

Bandung - Massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Pedagang Pasar Andir Lantai I, akhirnya bertemu dengan perwakilan Pemkot Bandung untuk menyampaikan aspirasinya. Sekitar pukul 10.20 WIB, sekitar 20 orang perwakilan massa diterima Asisten Daerah II Bidang Perekonomian, Ubad Bachtiar, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (1/6/2011).

Lebih dari satu jam, pertemuan perwakilan pedagang dan perwakilan Pemkot Bandung belum selesai. Namun, pertemuan itu tidak dihadiri perwakilan PT Aman Prima Jaya (APJ) selaku pengembang Pasar Andir.

"Harusnya di sini ada perwakilan PT APJ, tapi tidak hadir. Mereka harusnya menjelaskan dan memberi argumen kenapa sampai sekarang Pasar Andir tidak kunjung direkonstruksi," kata Ubad.

Dadang, perwakilan pedagang, mengatakan harusnya PT APJ melakukan rekonstruksi pada Mei. Namun, hingga hari ini, sama sekali tidak ada rekonstruksi yang dilakukan.

"18 Februari lalu, di hadapan Wakil Wali Kota Bandung, PT APJ menyanggupi akan memulai pembangunan kembali mulai bulan Mei. Tapi sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan dilakukan rekonstruksi tersebut," ungkap Dadang.

Fajri, pedagang lainnya, juga mengungkapkan kekecewaannya pada PT APJ. "PT APJ telah melecehkan Pemkot Bandung sendiri karena tidak mengingkari janji, bahkan membohongi kami," tegasnya.

Fajri berharap, Pemkot Bandung segera mengambil solusi agar rekonstruksi lantai I Pasar Andir segera berjalan.

Sebelumnya, massa sempat berunjukrasa di depan Gedung DPRD Kota Bandung. Tidak ditemui anggota dewan, massa melanjutkan aksinya di depan Ruang Tengah Balai Kota Bandung.


(ors/ern)


sumber : bandung.detik.com

Pengertian Upstream SNR, Downstream SNR Speedy

Upstream SNR, Downstream SNR

Selaku pelanggan Spedol ane agak heran juga, setelah mengalami problem dan bisa kembali normal saya menemukan walaupun upstream speed dan downstream speed tidak bermasalah tetapi lambatnya minta ampun, apa masalahnya ..???
Skrinsut modem cepedol
Setelah tanya-tanya kik google ternyata ade penyebab laen selain upstream speed dan downstream speed, yaitu Upstream SNR dan Downstream SNR, makluk apalagi..????
- S N R    : Signal to Noise Ratio : Rasio Antara kekuatan Sinyal dengan Gangguan (noise)
- Downstream SNR   : Menampilkan Nilai kekuatan sinyal pada modem kabel kita dibanding dengan gangguan(noise) pada line tersebut (sinyal/noise), semakin besar Gangguan maka nilai SNR semakin kecil sebagai akibat koneksi akan mengalami banyak hambatan, Nilai standarnya adalah 30, jika dibawah nilai tersebut hemmmm… udah pasti lemot dsb dsb dehhhh 
- Upstream SNR : Pengertian sederhananya adalah banyaknya sinyal yang sampai pada ujung kabel modem kita dibandingkan dengan tingkat kebisingan yang ada, Nilai yang baik adalah diatas 29, seperti juga Downstream SNR semakin besar noise semakin kecil nilai Upstream SNR

Manajer Persib Berharap Kongres Selesai Sebelum 25 Juni

Bandung - Manajer Persib Umuh Muchtar berharap Kongres PSSI selesai sebelum 25 Juni. Hal itu menyusul hasil pertemuan Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar melakukan pertemuan dengan petinggi FIFA di Swiss, Senin (30/5/2011). Dari hasil pertemuan itu, Kongres PSSI harus dijadwal ulang dan pelaksanaannya digelar sebelum 30 Juni.

"Saya berharap sebelum 30 Juni, bahkan kalau bisa sebelum 25 Juni Kongres PSSI harus sudah selesai," ujar Umuh kepada wartawan usai menghadiri diskusi seputar PSSI bersama wartawan di Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar, Jalan Bekatonik, Selasa (31/5/2011) petang.

Dijelaskan Umuh, jika masih ada masalah untuk menggelar Kongres, hal itu bisa diselesaikan dari sekarang.

"Kalau masih bisa dirundingkan, rundingkan. Jangan sampai nanti waktunya (Kongres PSSI) mepet seperti kemarin," jelasnya.

Umuh mengatakan, dalam Kongres nanti diharapkan tidak ada lagi pihak yang merasai dicederai. "Apapun hasil Kongres, semua harus legowo, gunakan hati nurani, dan jangan ada kebohongan," tuturnya.

Umuh menambahkan, sebagai Manajer Persib dan anggota Kelompok 78 (K78), dirinya bersyukur Indonesia tidak disanksi FIFA pasca Kongres yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.


(ors/ors)


sumber : bandung.detik.com

Mbah Gimo, 2 Kali Luput dari Terjangan Longsor

k7-11 Mbah Gimo sedang membersihkan rumahnya di kampung Lempongsari Semarang yang tertimpa material longsor dari tebing setinggi 15 meter, Selasa (31/5/2011) SEMARANG, - "Tun... longsor Tun... metuo soko omah.... (Tun...longsor Tun....cepat keluar dari rumah!)," teriak Martini (45), warga Jalan Lempongsari IX, RT 06 RW I, Kelurahan Bendungan, Semarang. Martini berteriak mengingatkan tetangganya Sasmiatun. Tak lama kemudian, "Brakkkkkkkk!" lumpur dan bongkahan tanah menghajar atap dan dinding papan bagian dapur. Dua ekor itik mati seketika karena tak sempat diselamatkan pemiliknya. Begitulah detik-detik terjadinya tanah longsor, Selasa (31/5/2011) kemarin. Tebing yang longsor dan menimpa rumah Mbah Gimo (85) dan Sasmiatun (35) tersebut memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Sementara, panjang longsoran mencapai sekitar 20 meter.Menurut Indarpeni, salah satu tetangga Mbah Gimo, tanah longsor terjadi dua kali. Saat longsor pertama, Mbah Gimo sang pemilik rumah yang tertimpa longsoran sedang memotong kayu bakar di dapur. "Tapi karena diteriaki tetangganya, Mbah Gimo langsung lari. Hanya dalam beberapa detik, material longsoran sudah menimbun tempat Mbah Gimo memotong kayu," kata Indarpeni. Material yang menimbulkan kerusakan parah justru longsoran yang kedua. Kata Indarpeni, selain volumenya lebih besar, kecepatan luncurannya juga lebih tinggi. Menurut Sasmiatun, anak Mbah Gimo, pascalongsoran kedua seluruh ruangan di dalam rumah Mbah Gimo dan Sasmiatun dipenuhi air dan lumpur. "Tak ada yang berani menolong, karena saat itu hujan sangat deras dan longsor susulan bisa terjadi kapan saja," kata Sasmiatun. Hasil pemeriksaan Badan Penanggulangan Bencana Kota Semarang, hingga Rabu dini hari (1/6/2011) kondisi tebing yang longsor tersebut masih dinyatakan berbahaya. Apalagi di atas tebing terdapat rumah kosong dengan retakan pada pondasi, sehingga sewaktu-waktu bisa terjadi longsor susulan. Di tepi tebing, masih terdapat pohon berukuran besar yang akarnya sudah menggantung dan rawan tumbang. Rubiati (56), istri Mbah Gimo menuturkan, dua rumah yang rusak akibat tertimpa longsoran tebing tersebut dihuni 6 orang. Selain Mbah Gimo yang sudah berusia lanjut, terdapat anak kecil berusia 8 tahun, yakni Septi, cucu dari Mbah Gimo. "Kalau mau ngungsi, ngungsi ke mana? Sebenarnya takut juga, namun kami tetap akan tinggal di sini. Nanti kami akan tidur di teras depan yang masih agak bersih dan jauh dari lokasi longsoran," kata Sasmiatun. Sementara itu, warga yang berdekatan malam ini menggelar ronda malam untuk mengantisipasi jika terjadi longsor susulan.
sumber : www.kompas.com

Akhlakul Karimah...Oh Indahnya

Akhlakul Karimah...Oh Indahnya

Oleh Dr Abdul Mannan


Akhlakul karimah merupakan manivestasi keimanan dan keislaman paripurna seorang Muslim. Akhlakul karimah dalam pengertian luasnya ialah perilaku, perangai, ataupun adab yang didasarkan pada nilai-nilai wahyu sebagaimana dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW. Akhlakul karimah terbukti efektif dalam menuntaskan suatu permasalahan serumit apa pun.

Sebagai bukti, ketika Muhammad masih belum menerima wahyu, beliau mampu memberikan solusi atas sengketa para pemuka Quraisy yang berebut ingin mengangkat hajar aswad saat pemugaran Ka'bah telah usai. Masing-masing pemuka suku bersikeras dan merasa dirinya paling berhak untuk mengangkat hajar aswad. Pertentangan itu nyaris meletuskan peperangan.

Menghadapi situasi tersebut, beliau meminta sorban, kemudian hajar aswad diletakkan di atas sorban tersebut. Lalu, masing-masing pemuka Qurasisy memegang ujung sorban dan bersama-sama mengangkatnya. Kekisruhan pun mulai reda dan akhirnya sirna karena semua pihak merasa tidak dirugikan.

Bahkan, jauh ketika masa menjelang remaja, Muhammad SAW dicintai masyarakatnya karena kejujurannya. Ternyata masyarakat yang tidak mengenal adab pun ketika itu masih memiliki nurani dengan memberikan gelar al-amin (tepercaya) kepada putra Abdullah itu. Ini bukti bahwa sampai kapan pun akhlakul karimah akan selalu dicintai umat manusia.

Dalam sejarah kehidupan manusia, masalah, konflik, beda pendapat, senantiasa akan hadir. Oleh karena itu, Islam membawa ajaran yang mewajibkan seluruh umatnya memiliki akhlakul karimah. Mengutamakan toleransi dari pada konfrontasi, kasih sayang dari padasifat garang, simpati daripada benci.

Dalam konteks sederhana, orang berakhlak ialah orang yang sportif dalam bahasa olahraga. Apabila salah, ia katakan salah dan apabila benar maka ia pun siap mengungkapkan sesuai fakta yang terjadi. Menang tidak menjadikannya sombong, kalah pun tak membuatnya menjadi pendengki.

Bahkan, yang lebih menarik ialah, ia akan berani mengakui kesalahannya. Bukan malah memutarbalikkan fakta hanya karena gengsi kalau dirinya mengakui suatu kesalahan yang telah diperbuatnya. Maka, tidaklah heran jika Nabi SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak."

Akhlak akan dimiliki oleh siapa saja yang secara sungguh-sungguh memahami, meyakini, dan mengamalkan ajaran Islam. Dan, siapa saja yang berhasil menjadikan akhlakul karimah sebagai karakter dalam dirinya tentu ia akan menjadi orang yang paling beruntung, baik di dunia maupun di akhirat.

Orang berakhlak tidak memerlukan pencitraan apalagi memaksakan kehendak. Baginya, kepentingan bersama jauh lebih penting daripada kepentingan pribadi dan golongannya.

Betapa indahnya jika semua elemen bangsa memiliki karakter akhlakul karimah. Saling memahami, mengutamakan toleransi dalam berbeda pendapat, saling menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan dan bergerak demi keutuhan bangsa dan negara.

Perlu diingat bahwa kecanggihan teknologi, sistem, dan regulasi apa pun, tidak akan memberi manfaat maksimal jika pribadi-pribadi bangsa ini tidak memiliki akhlakul karimah.


sumber : www.republika.co.id

Begini Gaya Khotbah Imam 'Nge-Pop' yang Sasar Anak Muda Muslim AS

Begini Gaya Khotbah Imam 'Nge-Pop' yang Sasar Anak Muda  Muslim AS

REPUBLIKA, LOS ANGELES - Jangan bayangkan dia mengenakan gamis, memelihara cambang panjang, dan berkopiah. Alih-alih berpidato dengan suara lantang mengkritik mereka yang tak berperilaku Islami, imam tinggi berambut pirang ini memulai khotbahnya dengan menceritakan kemenangan klub basket Los Angeles Lakers malam sebelumnya, disambung keterlibatan gengnya saat remaja, sebuah opera sabun TV, baru diakhiri dengan cerita tentang Hari Kiamat.

Suhaib Webb, nama imam itu, juga tak canggung menggunakan bahasa gaul anak muda Amerika. Saat ia
memergoki seorang jamaahnya mengantuk di belakang, secara berkelakar dia berbisik di mikrofon, "Tenang...tidak ada lembur malam ini, Bro."

Beginilah khotbah khas gaya Webb, ulama muda karismatik kelahiran Oklahoma yang masuk Islam beberapa tahun lalu. Jamaahnya berkembang di kalangan Muslim Amerika, terutama kaum muda. Ceramahnya bertabur referensi budaya pop, sebanyak dia menyitir ayat Alquran atau Hadis.

Untuk gayanya ini, ia punya alasan. "Jamaah saya umumnya adalah mualaf atau generasi muda yang lahir dan besar di AS. Apakah kita akan mencapai mereka dengan pesan Arab atau dengan pesan Pakistan? Bukankah akan lebih mudah menjangkau mereka dengan pesan gaya Amerika bukan?" katanya balik bertanya.

Webb, 38 tahun, berasal dari Santa Clara, California. Dia adalah seorang sarjana dan pendidik. Aktif di LSM nirlaba American Muslim Society, ia kini juga menjangkau jamaah yang lebih luas melalui dakwah online di situs pribadinya, Masjid Virtual.

Webb disebut Los Angeles Times sebagai salah satu tokoh muda yang berada di garis depan gerakan untuk menciptakan 'Islam gaya Amerika'; sejalan dengan Alquran dan sunah tapi juga  mencerminkan adat dan budaya Amerika.


Dikenal dengan gaya santai, ia telah membantu mempromosikan ide bahwa Islam terbuka untuk sebuah interpretasi Amerika modern. Kadang-kadang, pendekatannya dianggap kalangan garis keras sebagai 'tampaknya hampir asusila'.

Dalam konferensi Muslim di Long Beach, California, tahun lalu, ia menyarankan bahwa masjid juga merangkul kalangan gay. Setelah itu, ia didatangi oleh seorang imam lokal yang menuduh dia "racun". "Saya katakan kepadanya, 'Terus terang, Anda akan menjadi tidak relevan dalam 10 tahun,'" kata Webb.

Dia fasih dalam bahasa Arab, Quran, dan belajar selama enam tahun di salah satu lembaga terkemuka di dunia Islam, Al-Azhar University di Mesir. Di sanalah ia menyadari, tak semua gaya pendekatan ala Timur Tengah cocok diterapkan di masyarakatnya. "Contohnya saja, berkhotbah dengan lebih banyak menggunakan bahasa Arab,  tidak mampu berkomunikasi dengan jemaat non-Arab, dan tidak terhubung dengan mudah dengan anak muda," katanya.

Muslim AS, katanya, berharap para pemimpin agama mereka  memainkan peran yang lebih luas, lebih
pastoral, kata Hossam Aljabri, direktur eksekutif Masyarakat Muslim Amerika, sebuah kelompok keagamaan dan pendidikan nasional. "Masyarakat menginginkan imam yang bisa datang dan pergi di luar memimpin doa dan membaca Quran. Mereka ingin para imam mengisi peranan sosial konseling dan berurusan dengan tetangga."

Webb mengamini. Prinsip dasar iman tidak akan berubah, katanya, tapi banyak hukum yang  dapat ditafsirkan secara berbeda dalam berbagai komunitas. Tidak seperti beberapa imam, ia tidak keberatan dengan musik dan berkeyakinan Muslim juga boleh merayakan hari libur nasional seperti Hari Ibu dan Thanksgiving.

Namun, mengingat keragaman etnis Muslim AS, menemukan sebuah konsensus untuk Islam Amerika tunggal sangat sulit. Beberapa mendukung reformasi, lainnya menentang perubahan.

Lepas dari itu semua, Webb diterima banyak kalangan, baik dalam Islam maupun di luar Islam. "Dia imam yang paling gampang didekati di AS," kata Nour Mattar, pendiri stasiun radio Muslim pertama di AS. "Dan dia
tidak membosankan untuk didengarkan (ceramahnya, red)."


sumber : www.republika.co.id

Tak Rela Isa Dibilang Nabi dalam Islam, Uskup Australia Minta Iklan Billboard Dicabut

Tak Rela Isa Dibilang Nabi dalam Islam, Uskup Australia Minta Iklan Billboard Dicabut

REPUBLIKA, SYDNEY - Seorang uskup Katolik mengecam billboard Islam yang dianggap kontroversial karena "terlalu provokatif dan ofensif". Ia meminta iklan yang dipajang di lokasi strategis di Sydney untuk ditumbangkan.

Billboard itu bertulis "Yesus: seorang nabi Islam" didirikan akhir pekan lalu di Darlinghurst, Rozelle, dan Rosehill. Adalah MyPeace, sebuah LSM Muslim, yang telah membayar spot itu untuk iklan mereka. Iklan ini ditujukan untuk  mendorong orang Kristen dan Muslim untuk menemukan landasan bersama dengan meningkatkan kesadaran bahwa Islam percaya juga pada Yesus Kristus.

Tetapi Uskup Julian Porteous, dari Keuskupan Agung Sydney, mengatakan orang Kristen percaya bahwa Yesus "lebih dari seorang nabi". "Dia adalah Anak Allah. Dia adalah Tuhan yang diakui dan Juru Selamat umat manusia," ujarnya, Senin. Di Australia, katanya dengan warisan Kristen yang kental, sebuah billboard yang membawa pernyataan "Yesus Seorang nabi" adalah provokatif dan menyinggung perasaan orang Kristen.  

Uskup Porteous, yang berkomentar sehari setelah billboard di Darlinghurst dirusak, mengatakan bahwa penting bagi agama untuk tidak memusuhi agama lain dengan "pernyataan provokatif". "Demi menjaga harmoni sosial dan saling menghormati antara agama-agama utama dunia billboard ini harus ditarik, bersama dengan orang lain yang membawa pesan langsung menyinggung Kristen," katanya.

Tapi MyPeace yang diwakili Diaa Mohamed mengatakan   ia telah menerima "umpan balik sangat positif dari orang Kristen, ateis, dan Muslim Australia". Dia mengatakan iklan itu merupakan bagian pertama dari tiga seri iklan, yang antarav lain memajang slogan-slogan seperti "Holy Quran: bukti akhir" dan "Muhammad: rahmat bagi umat manusia" - pada bus antarkota.


sumber : www.republika.co.id

Gembong Curanmor Didor!

Ilustrasi PROBOLINGGO, — Kepolisian Resor Kota Probolinggo menggulung komplotan curanmor antarkota. Asmat Suci (39), warga Plososari, Grati, Pasuruan, adalah salah satu gembong curanmor yang ikut ditangkap. Tak mudah menangkap gembong maling yang satu ini. Selain terkenal licin, polisi juga membutuhkan waktu tiga hari untuk menangkapnya.Beberapa waktu lalu, saat hendak ditangkap polisi, Asmat kabur ke areal perkebunan tebu di Plososari. Asmat kabur ketika akan ditangkap polisi kedua kalinya. Namun langkah seribunya terhenti akibat timah panas yang bersarang di kaki kanannya. "Karena tersangka Asmat berusaha kabur, kakinya terpaksa ditembak," ujar Kapolresta AKBP Tulus Ikhlas Pamoji, Selasa (31/5/2011) siang.Kapolresta menambahkan, nama Asmat memang beken dalam dunia curanmor. Ia sempat menjadi target operasi dan DPO. Wilayah kerjanya meliputi Pasuruan Kota dan Kabupaten, Probolinggo Kota dan Kabupaten. Malang melintangnya Asmat dalam curanmor itu membuat polisi gregetan.Di Kota Probolinggo, Asmat pernah melancarkan aksinya di perumahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan tahun 2010. Awal mula berhasil ditangkapnya Asmat ialah ketika polisi berhasil mengembangkan informasi dari tersangka bernama Tali yang juga berasal dari Pasuruan.Selain Asmat, pelaku lain yang berhasil dibekuk adalah Supriyadi (39) warga Triwung, Kota Probolinggo. Pelaku ini memang bukan mata rantai Asmat. Supriyadi mempunyai jaringan sendiri dalam dunia curanmor. Ia mengambil motor dengan cara masuk rumah. Motor yang berhasil diamankan adalah Honda Grand.Ada juga pelaku ranmor asal Tiris, Kabupaten Probolinggo, yakni Munadi (47). TKP-nya di daerah Kareng Lor, Kecamatan Kedupok. Perburuan polisi dalam mengungkap komplotan curanmor juga sampai ke daerah Denpasar, Bali. Sedikitnya dua pelaku ditangkap di daerah tersebut, yakni ABD (26) dan Ed (26) warga Pohsangit Tengah, Wonomerto. Kemudian SB (20) warga Wringin Anom, Kuripan. "Semuanya berjumlah tujuh orang. Masing-masing mempunyai jaringan sendiri," pungkas Kapolresta.
sumber : www.kompas.com