-

Friday, February 28, 2014

Bertasbihlah

Allah SWT berfirman, “Semua yang berada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dia-lah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS al-Hadid [57] : 1 - 2).Firman lainnya menyebutkan, “Katakanlah: Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang...

Thursday, February 27, 2014

Melembutkan Hati

“Sesungguhnya telah datang kepada kalian seorang Rasul dari kalanganmu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan kalian dan dia sangat menginginkan (keselamatan dan keamanan) bagi kalian serta amat belas kasih lagi penyayang tehadap kaum Mukmin.” (QS At-Taubah:128).Di tengah perilaku kekerasan yang melanda masyarakat, juga masih berlakunya upaya memaksakan kehendak, lunturnya kepedulian sosial, kekerasan dalam rumah tangga, dan dendam yang diperturutkan maka sikap lemah lembut mestinya menjadi pilihan. Termasuk dalam menyikapi berbagai persoalan kehidupan. Becermin dari teladan Nabi Muhammad SAW, mestinya mampu menirunya dalam bersikap dan bertindak. Setidaknya ada tiga perilaku teladan Rasul yang memperlihatkan kelembutan hati. Ketiga sikap itu, yakni rela memaafkan, rendah hati (tawadhu),...

Wednesday, February 26, 2014

Ulama dan Umara

Kebaikan manusia di suatu negeri bergantung pada kesalehan para ulama dan keadilan umara (penguasa). Kerusakan mereka juga bergantung pada kerusakan para ulama dan keculasan umaranya. Pernyataan ini didasari oleh sabda Rasulullah.“Dua golongan manusia, jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika ia rusak, akan rusak seluruh manusia. Mereka adalah para ulama dan umara.” (HR Ibnu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya).Golongan pertama, yakni para ulama. Ulama adalah pewaris para nabi dan penyambung lidah mereka. Seperti dimaklumi, para nabi tidak mewariskan harta benda berupa emas, perak, perniagaan, dan sawah ladang.Mereka semua mewariskan ilmu. Ilmu itulah yang ditransmisikan dari masa ke masa kepada ahli ilmu, yaitu ulama. Ulama yang saleh, yaitu yang ucapannya sesuai dengan perilakunya....

Thursday, February 20, 2014

Berdoa dengan Rasa Cinta

Cinta adalah kekuatan batiniah yang merupakan fitrah esensial yang dianugerahkan Ilahi. Cinta adalah tema sentral di mana segala sesuatu berangkat dan berlabuh pada muara cinta. Apabila seluruh kehidupan dinisbatkan kepada cinta, niscaya damailah dunia.Cinta atau di dalam bahasa Arab disebut dengan hubb adalah inti atau nucleus dari hubungan antara Abid dengan Ma'budnya. Dalam getaran cinta itu ada isy yaitu suasana keterpikatan dan kerinduan yang teramat sangat. Asyik adalah kerinduan sang Perindu yang terus menerus mengharap Sang Ma'syuk (yang dirindukannya) dengan penuh keterpesonaan .Ibarat kemegahan seorang Raja, mahkotanya adalah cinta yang berhiaskan mutiara keikhlasan, intan kesabaran, jamrud kerinduan. Raja yang tidak bermahkota, bagaikan penguasa tanpa wibawa. Itulah sebabnya, bila...

Wednesday, February 19, 2014

Doa Terbaik

Masih segar dalam ingatan kita ada orang-orang yang berani-beraninya menawarkan diri untuk dititipi seabrek permohonan kepada Allah SWT. Permohonan-permohonan tersebut konon dijanjikan akan disampaikan langsung kepada Allah SWT di rumah-Nya.Masyarakat yang berminat menitipkan permohonannya dijanjikan akan diterima dengan tangan terbuka. Sepanjang yang bersangkutan melengkapi persyaratan tertentu yakni bersedia membayarkan sejumlah uang. Alhasil, kurang lebih sama dengan biro jasa pada umumnya. Layaknya biro jasa, layanan baru akan diberikan bila uang sudah dibayarkan.Fenomena aneh tapi nyata tersebut sempat mengemuka di ruang publik. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun tak ketinggalan ikut-ikutan buka suara. Intinya, menyesalkan hal itu terjadi. Sayangnya, komentar hanya sebatas pantas...

Tuesday, February 18, 2014

Islah dan Itmam

Apabila kita mengamati ayat ayat Al Quran dan berbagai hadits tentang tugas para Nabi dan para Rasul,  termasuk Rasulullah SAW, yang harus diteruskan oleh umat dan para pengikutnya, dapat disimpulkan dalam dua tugas utama, yaitu islah dan itmam atau perbaikan dan penyempurnaan. Islah menpunyai pengertian mengoreksi, memperbaiki, dan meluruskan berbagai perilaku yang menyimpang dari ketentuan ajaran Islam, sekaligus menyimpang dari fitrah manusia. Sebab Islam itu adalah agama Fitrah. Islah juga merupakan agama yang selaras dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus sesuai dengan kebutuhannya. Tidak akan pernah terjadi pertentangan antara Islam dengan fitrah manusia. Hal ini secara jelas sebagaimana digambarkan dalam QS Ar Ruum (30) ayat 30.      ...

Monday, February 17, 2014

Hadiah untuk Awwabiin

Alquran tidak hanya memberikan tuntunan ibadah mahdhah, di dalam ribuan lebih ayatnya, kitab suci ini juga memberikan kabar gembira (basyiiran) dan juga peringatan (nadziiran). Salah satu dari kabar gembira itu ialah keni’matan yang tiada bandingannya, yakni surga untuk orang-orang yang ‘kembali’ pada-Nya. Dalam beberapa ayat, Allah menyebut orang-orang kembali (bertobat) dengan awwabiin, misalnya saja yang tertera di Qs Qaaf 32, “Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya),”Tobat erat kaitannya dengan dosa yang diperbuat manusia. Permasalahannya ialah, karena manusia tercipta sebagai hamba-Nya yang lemah dalam menghadapi hawa nafsu, baik yang datang dari dorongan diri sendiri maupun orang...

Sunday, February 16, 2014

Ibadah Sejati

Allah SWT berfirman, “Di antara manusia, ada yang menyembah Allah sekadar ritual (formalitas), bila dia mendapat suatu manfaat (dari ibadahnya), dia merasa puas, namun bila dia ditimpa ujian (fitnah), dia berbalik menjadi kafir. Orang ini merugi di dunia dan akhirat, itulah kerugian yang sangat besar.” (QS al-Haj:11).Ayat ini adalah salah satu dari pesan penting surat al-Haj mengenai hikmah perintah ibadah haji. Tujuan ibadah haji di antaranya adalah membersihkan iman yang bersifat pragmatis dan ibadah ritual simbolis dan formalitas menjadi iman dan ibadah yang hakiki dan sejati.Allah SWT menjelaskan, orang yang beribadah simbolis dan formalitas dalam semua bentuk ibadahnya seperti shalat yang tidak khusyuk, tilawah Alquran tanpa tadabur (merenungkannya) dan menghadirkan hati, atau infak...

Friday, February 14, 2014

Keimanan Bukan Warisan

Peribahasa mengatakan, “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”. Maksudnya, perilaku seorang anak umumnya tidak akan jauh berbeda dari perilaku orang tuanya. Ringkas kata, orang tua yang baik biasanya melahirkan anak yang baik. Demikian pula sebaliknya, anak yang durhaka biasanya lahir dari orang tua yang durhaka pula.Dalam istilah lain, orang tua bisa diibaratkan mata air dan anak laksana aliran sungainya. Maksud dari perumpamaan ini, mata air yang bersih akan mengalirkan air yang jernih. Sementara, mata air yang kotor tentu mengalirkan air yang keruh. Itulah hukum alam alias sunnatullah yang berlaku di jagat raya ini.Dari sejarah kita mendapatkan informasi seputar sosok-sosok orang tua saleh yang juga memiliki anak-anak saleh. Sebut saja, misalnya, Nabi Ibrahim (1997-1822 SM) yang memiliki...

Wednesday, February 12, 2014

Belajar Khusyuk

"Ingatlah mati dalam shalatmu, karena apabila seseorang mengingat mati dalam shalatnya, niscaya ia akan bersusah payah memperbaiki shalatnya. Dan shalatlah seperti shalatnya seseorang yang tidak mengira  akan shalat lagi." (HR. Ibn Majah)      Hadis Nabi Muhammad SAW tersebut menunjukkan penting dan nikmatnya khusyuk dalam shalat dengan cara mengingat mati dan menjadikan shalat yang dilaksanakan itu seolah-olah merupakan shalat terakhirnya. Dengan kata lain, shalat yang berkualitas adalah shalat yang dapat menyadarkan pelakunya bahwa ia tidak lama lagi akan mati dan kini sedang shalat wada' (shalat pamitan, selamat jalan).  Sejalan dengan makna dasarnya, shalat khusyuk berarti shalat yang pelaku berhasil menundukkan hatinya untuk hanya fokus mengingat Allah,...

Manusia, Malaikat dan Kekhalifahan

Kendati tidak memenuhi syarat, Malaikat sepertinya menganggap dirinya lebih pantas menjadi khalifah ketimbang manusia. Begitulah kesan yang dapat kita tangkap dari QS Al-Baqarah (2): 30-33 ini.“Saat Allah SWT berfirman kepada para Malaikat bahwa Dia akan menjadikan Adam sebagai khalifah-Nya di bumi. Spontan para malaikat bertanya kepada-Nya”. “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi dari orang yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah di bumi, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”. “Kemudian Allah SWT mengajarkan nabi Adam AS tentang nama-nama makhluk alam semesta. Lalu Dia berfirman kepada para malaikat: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang menyampaikan...

Tuesday, February 11, 2014

Manajemen Waktu

Islam memaknai waktu tak sekadar deretan angka belaka. Namun, lebih dalam lagi yang ujungnya sampai pada perenungan, siapa yang menciptakan waktu, untuk siapa waktu diciptakan, dan bagaimana mengelola waktu agar tak rugi di dunia dan akhirat?Inilah jawaban untuk semua pertanyaan itu, ''Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk mengabdi kepada-Ku.'' (Ad-Dzaariyat: 56). Dari ayat pendek ini, sudah terjawab tiga pertanyaan di atas dengan lugas.Siapa sang pencipta waktu? Jawabnya adalah Allah SWT. Untuk siapa waktu diciptakan? Untuk jin dan manusia. Dan, bagaimana mengelola waktu? Jawabnya, waktu harus digunakan untuk mengabdi atau beribadah kepada Sang Pencipta waktu, yaitu Allah SWT.Nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada manusia adalah waktu. Karena itu, seharusnya manusia...

Monday, February 10, 2014

Manfaat Sedekah

Sering kali, kita beranggapan sedekah hanya berguna bagi penerima. Jarang disadari sedekah berfaedah juga bagi pelakunya. Secara rohani, sedekah menjadi sarana penyucian diri dari dosa dan sifat kikir. Allah berfirman, ''Ambillah sedekah (zakat) dari sebagian harta mereka. Dengan sedekah, kamu membersihkan dan menyucikan mereka.'' (QS Attaubah [9]: 103). Secara sosial, sedekah memupuk solidaritas dan pemberdayaan harkat ataupun martabat kaum lemah, fakir, miskin, dan yatim (baik dalam pengertian nasab maupun sosial, yaitu mereka yang tidak punya pekerjaan). Kalangan ekonomi tertinggal banyak terbantu, seperti mempercepat pemerataan kesejahteraan yang mampu menekan angka kriminalitas secara signifikan. Sedekah akan berfungsi sebagai neraca keadilan yang menjembatani ketimpangan sosial di tengah...

Page 1 of 802123Next