-

Saturday, September 03, 2011

Polisi Siaga di Lima Lokasi Wisata

Sedikitnya 5 lokasi wisata yang kini mulai mengalami peningkatan pengunjung mulai terlihat. Polisi sudah memperkirakan sebelumnya, lonjakan pengunjung tersebut hingga bersiaga guna memberi kenyamanan bagi masyarakat yang tengah menikmati liburan Lebaran.

Kelima lokasi wisata tersebut antara lain, Taman Lalu Lintas di Jalan Belitung, Kebun Binatang di Jalan Tamansari, Karang Setra di Jalan Sukajadi, Dago Pakar di Jalan Dago Atas, serta Trans Studio Bandung di Jalan Gatot Subroto (di lokasi Bandung Super Mall/BSM).

"Salah satunya yang cukup membludak, pengunjung kebun binatang yang sampai Kamis (1/9, RED) malam masih ramai pengunjungnya. Dari data yang masuk mencapai 36 ribu pengunjung. Kami memang sudah mengantisipasi dan berjaga di lokasi-lokasi wisata seperti itu," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Kemasyarakatan (Kasubaghumas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung Komisaris Polisi (Kompol) Endang Sri Wahyu Utami saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (2/9).

Polrestabes Bandung selama Operasi Ketupat Lodaya 2011 sudah menempatkan 33 pos pengamanan (pos pam) dan pos pelayanan (pos yan) di sejumlah titik di Kota Bandung. Termasuk dari ke-33 Pos tersebut adalah 1 Pos Pam di BSM dan 1 Pos Yan di Kebon Binatang.

Sedangkan, untuk pengamanan lokasi wisata Karang Setra, lokasi tersebut tak begitu jauh dengan Mapolsek Sukajadi. Lokasi wisata Taman Lalu Lintas lokasinya tak begitu jauh dengan Pos Pam Bandung Indah Plaza (BIP) maupun Mapolrestabes Bandung.

Begitu pun halnya polisi bersiaga tidak terlalu jauh dengan lokasi wisata Dago Pakar. Dari lokasi itu, Pos Pam didirikan di Simpang Dago.

"Polisi selama 16 hari, sejak 23 Agustus lalu hingga 7 September nanti bersiaga di Pos Pam dan Pos Yan. Mengutamakan tindakan preemtif dan pencegahan. Semua itu dilakukan biar kamtibmas di kota bandung kondusif. Masyarakat atau siapa pun bisa segera melapor ke polisi terdekat bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Endang. (dic)

Friday, September 02, 2011

Pesan Akhir Ramadhan

Pesan Akhir Ramadhan

Oleh : P Imron Nurtsani Lc

 

Bergulirnya waktu tak terasa telah menghantarkan kita di pengujung bulan suci Ramadhan. Tamu agung itu kini akan berpamitan meninggalkan kita dengan sejuta pelajaran dan kebaikan sebagai hadiah terbaik bagi kita semua. Deraian air mata kerinduan karena perpisahan dengan tamu agung ini dirasakan oleh umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana para sahabat meneteskan air mata kesedihan karena takut tidak bisa bertemu kembali dengannya.

            
Andai Ramadhan bisa berpesan pada kita, maka inilah yang mungkin akan disampaikannya:

Pesan pertama: setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (puasa) karena aku akan datang kembali menghampirimu selama 6 hari di bulan Syawal itu tiada lain agar aku dan kamu senantiasa dekat, aku akan lebih dekat lagi ketika kau melaksanakan puasa Senin dan Kamis, atau puasa ayyâmul baidh (tanggal 13,14, dan 15 setiap bulan qamariyah), puasa Arafah, puasa Asyura, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan puasa Daud (sehari berpuasa sehari berbuka). Itu semua tiada lain agar kau selalu mengingatku, sehingga aku pasti menunggumu di pintu ar Rayyân.

Pesan kedua: setelah aku pergi, jangan kau biarkan kitab suci Alquran bersampulkan debu, buatlah jadwal agar kamu bisa tetap membacanya seperti sediakala ketika aku ada bersamamu.

Ketahuilah bahwa Alquran itu salah satu gizi hatimu, dan Alquran merupakan salah satu yang dapat memberimu syafaat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Puasa dan Alquran itu akan memberikan syafa’at kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Alquran akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Maka Allah SWT memperkenankan keduanya memberikan syafa’at.” (HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani).

Pesan ketiga: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan shalat malam walaupun kamu sanggup hanya melakukan beberapa rakaat saja, sungguh shalat malam mampu mendekatkanmu dengan Raja-ku.

Pesan keempat: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah kamu lakukan di saat aku ada di sisimu, ketahuilah bahwasanya Raja-ku senantiasa mencintai satu amalan kebaikan yang dilakukan tanpa henti walaupun itu sedikit. Sebagaimana sebuah hadis dari ’Aisyah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” (HR Muslim).

Pesan kelima: saat aku pergi, duhai kasihku Muslimah jangan kau lepaskan kembali jilbabmu, karena di situ kehormatan dan kemuliaanmu terjaga, jangan kau memakainya karena aku, tapi pakailah ia karena Raja ku.

Pesan terakhir: Kun Rabbâniyyan walâ takun Ramadhâniyyan, jadilah kau insan yang senantiasa beribadah kepada Allah, jangan kau beribadah hanya dibulan Ramadhan saja, karena sungguh Allah itu Tuhan di seluruh waktu.

Wallahu A’lam

Penulis adalah sahabat Republika online di Kairo, Mesir.

 


sumber : www.republika.co.id

Arus Balik di Terminal Cicaheum Masih Sepi

Bandung - Memasuki arus balik ini, Terminal Cicaheum masih sepi dari pemudik yang datang dari kampung halaman. Diprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu (3/9/2011). Hal tersebut disampaikan Kepala Terminal Cicaheum Jujun Juanda kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2011).

"Hingga hari ini kedatangan penumpang atau pemudik ke Cicaheum masih sepi. Kemungkinan karena masa liburan bagi karyawan dan anak sekolah belum berakhir," jelas Jujun.

Ia menuturkan, pada hari ini jumlah bus dan kedatangan penumpang terpantau seimbang antara jumlah bus dan penumpang yang pergi.

Berdasarkan catatan Jujun, dalam sehari tercatat sekitar 5.300 penumpang yang tiba dari 348 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sedangkan diberangkatkan jumlahnya sekitar 5.800 penumpang yang diangkut 265 unit bus.

"Diprediksi lonjakan penumpang arus balik lebaran tahun ini terjadi besok dan Minggu," singkat Jujun.

(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Arus Balik di Nagreg Mulai Menggeliat

Bandung - Hari ini (2/9/2011) hingga pukul 14.30 WIB, kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg sebanyak 36.829. Meski mengalami peningkatan 100 persen dibandingkan kemarin, Kamis (1/9/2011), kepadatan arus balik belum terlihat. Diprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu dan Minggu.

"Peningkatannya belum signifikan, ya mungkin nanti di atas pukul 4 sore baru terlihat peningkatan," ujar Eric Alam Prabowo, Tim Analisis dan Pengumpulan Data Dishub Kabupaten Bandung saat dihubungi detikbandung melalui telepon.

Untuk puncak arus balik sendiri diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu. Sementara tahun lalu jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg saat puncak arus balik sebanyak 102.803 kendaraan.

Menurut Eric, kondisi arus lalu lintas dari kedua belah arah lancar.

(ern/ern)


sumber : bandung.detik.com

Lebaran, Jam Kunjungan di Rutan Kebonwaru Diperpanjang

Bandung - Rumah tahanan (Rutan) Kebonwaru memberikan waktu spesial bagi keluarga yang berniat berkunjung silaturahmi lebaran 2011 terhadap napi dan tahanan. Jam kunjungan di rutan tersebut diperpanjang.

"Waktu kunjungan khusus lebaran ini diperpanjang. Mulai jam delapan pagi hingga empat sore. Biasanya waktu kunjungan itu hanya diberlakukan hingga jam 12 siang," ujar Karutan Kebonwaru Wahid Husein saat dihubungi wartawan via telepoan, Jumat (2/9/2011).

Diperpanjang waktu kunjungan ini, sambung Wahid, berlaku sejak hari pertama lebaran hingga Sabtu (3/9/2011). Namun demikian, bila hingga Senin masih banyak yang berkunjung, pihak rutan siap memberikan toleransi.

"Pengunjung itu kan banyak juga dari luar kota. Di momen hari raya Idul Fitri ini, sudah semestinya kami memberikan kesempatan lebih kepada keluarga napi dan tahanan di tempat ini," paparnya.

Keluarga yang mengunjungi nantinya bisa mengobrol dan bersilaturahmi di area yang sudah disediakan. Pihak rutan melihat situasi untuk batas waktu pertemuan itu. Kalau di hari biasa, jam besuk diberlakukan 15 menit.

"Kami manusiawi saja. Batas waktu untuk bertemu tidak kami atur untuk lebaran ini. Tapi lihat kondisi dan situasi, kalau ternyata banyak pengunjung, maka perlu dipercepat agar tidak antre," ucap Wahid.

Sejak hari pertama lebaran, tutur Wahid, rata-rata 200 napi dan tahanan dikunjungi keluarga serta kerabat. Satu keluarga bisa lebih dari dua orang. Para pengunjung diatur sebelum masuk ke dalam rutan dengan cara dibagikan nomor anteran oleh petugas. Di halaman rutan tersedia satu tenda dan deretan kursi lipta yang difungsikan untuk tempat tunggu pengunjung.

Saat ini total napi dan tahanan yang menghuni di Rutan Kebonwaru jumlahnya 1.032 orang.


(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Kebon Binatang Bandung Siapkan 45 Hewan Baru

Targetkan 40 Ribu pada Hari Pertama Lebaran
TAMANSARI,(GM)-
Kebon Binatang Bandung siap menerima lonjakan pengunjung pada musim libur Lebaran 1432 H. Pengunjung diperkirakan mencapai 30-40 ribu orang per hari. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, sejumlah fasilitas telah dipersiapkan.

"Bahkan, kami sudah membuat pintu khusus untuk keluar pengunjung yang mengarah langsung ke Jln. Tamansari Bandung," ungkap Ketua Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), Dadang Danumihardja yang ditemui di ruang kerjanya, Jln. Tamansari Bandung, Kamis (25/8).

Dikatakan Dadang, sejumlah fasilitas ini sengaja disiapkan, seperti food courd, toilet, tempat sampah, arena bermain, sarana informasi, dan sebagainya. Menurut Dadang, penyediaan sarana dan fasilitas ini sesuai dengan permintaan dan keluhan masyarakat.

"Masyarakat banyak mengeluhkan kurangnya sarana dan fasilitas bagi pengunjung," tandasnya.

Pintu khusus keluar disediakan agar tidak terjadi crowded antara pengunjung yang masuk dan keluar. Dadang menyatakan, masyarakat sering mengeluhkan lalu lintas pengunjung, karena tidak ada pintu khusus keluar.

Hewan baru
Untuk menarik minat pengunjung, Kebon Binatang Bandung mendapat sekitar 45 hewan baru, barupa harimau sumatra, singa, rusa tutul, rusa bawean, kijang, sejumlah burung, muka-muka, dan hewan lainnya. Kebanyakan hewan baru tersebut merupakan hasil pengembangbiakan atau proses breeding pihak kebun binatang serta sumbangan dari masyarakat.

"Musim kemarau merupakan musim yang baik untuk pengembangbiakan hewan, karena pada musim hujan hewan banyak yang sakit," papar Dadang .

Dadang mengatakan, tiket masuk ke Kebon Binatang Bandung ditetapkan Rp 20 ribu/orang untuk sekali masuk. Menurutnya, harga tiket masuk ini masih terbilang murah. (B.81)**

SIM Keliling Hadir di MIM Jalan Soekarno Hatta

Bandung - Mobil pelayanan SIM Keliling Polrestabes Bandung, Kamis (15/9/2011), berada di Metro Indah Mal (MIM), Jalan Soekarno Hatta. Bagi Anda pemilik KTP Bandung bisa memperpanjang masa berlaku SIM A dan SIM C.

Untuk mempercepat proses, siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotocopy. Selain itu, tunjukkan masa berlaku SIM yang sudah habis masa berlakunya.

Layanan SIM keliling ini hanya akan melayani warga ber-KTP Bandung dan yang SIM-nya dikeluarkan Polrestabes Bandung. SIM keliling akan mulai beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

(bbn/bbn)


sumber : bandung.detik.com

2012, Seni Calung Masuk Kurikulum

sumber : (GALAMEDIA)

Thursday, September 01, 2011

Liburan Lebaran, Nonton Si Bolang Live Show di Trans Studio

Bandung - Libur lebaran waktunya Anda untuk memanjakan si kecil dengan mengajak ke tempat wisata. Tidak ada salahnya, libur kali ini Anda mengajak sang buah hati ke Trans Studio Bandung untuk melihat live show Si Bolang yang menceritakan tentang kekayaan dan keanekaragaman Indonesia.

"Kebetulan ada live show Si Bolang sekarang. Itu baru di Trans Studio, khusus untuk anak-anak. Penonton juga bisa ikut jadi pemain di live show ini," ujar Direktur Operasional Trans Studio Bandung Claudia Ingkiriwang kepada detikbandung, Kamis (1/8/2011).

Live show Si Bolang bisa dinikmati dua kali dalam sehari, yakni pukul 15.30 WIB dan 17.30 WIB. Selain live show Si Bolang, Anda juga bisa menikmati live show Kabayan dan Legenda Putra Mahkota.

Wahana lain yang bisa dikunjungi bersama anak-anak Anda yakni Pulau Liliput dan Sky Pirates. "Wahana tersebut bisa untuk anak 1 tahun. Bahkan 6 bulan sudah bisa naik didampingi orang tuanya," terang Claudia.

Selama libur lebaran ini Trans Studio Bandung dipadati pengunjung, mulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore hari. "Kalau mau santai-santai bisa datang ke sini pagi sekali atau sore. Karena sore itu kebanyakan yang bawa anak-anak kecil sudah pulang," saran Claudia.

Wahana-wahana lain yang bisa dinikmati di Trans Studio Bandung antara lain:

Yamaha Racing Coaster. Bersiap pacu adrenalin dengan launch coaster tercepat di dunia. Dengan kecepatan 120 km per jam dalam 3.5 detik pertama ke ketinggian 50 meter. Wahana ini baru ada 3 di dunia, 2 di antaranya di Amerika Serikat dan 1 lagi hanya ada di sini.

- Trans Car Racing. Track balap sepanjang 1 kilometer dengan kecepatan maksimum 40 km per jam. Pengunjung akan merasakan pengalaman mengendarai mobil yang sesungguhnya.

- Jelajah. Petualangan menyusuri sungai lalu masuk ke pedalaman hutan Afrika bertemu binatang buas dan suku pedalaman kemudian jatuh dari air terjun dari ketinggian 13 meter

- Giant Swing. Ayunan pendulum raksasa pertama di Indonesia. Di Wahana ini anda akan ditantang berada di ketinggian 18 meter diputar, diayun secara menegangkan

- Vertigo. Kincir raksasa pertama di dalam ruangan yang berputar 360 derajat di ketinggian.

- Negeri Raksasa. Siap-siap jatuh dari atas puncak menara setinggi 20 meter.

- Dunia Lain. Rumah hantu dengan berbagai hantu yang melegenda di Bandung.

- Kong Climb. Mendaki dinding dan curi permata yang dijaga di puncak tebing. Hati–hati dengan kingkong yang marah!

- Trans City Theatre. Menyaksikan pertunjukkan setara Brodway.

- Si Bolang Adventure. Petualangan berkeliling seluruh propinsi Indonesia bersama si Bolang.

Selamat berlibur!

(ayu/avi)


sumber : bandung.detik.com

9 Kecelakaan Terjadi Selama Arus Mudik 2011 di Tol Purbaleunyi

Bandung - Selama arus mudik Lebaran 2011 di Tol Purbaleunyi, terjadi 9 kali kecelakaan dimana 1 orang meninggal. Penyebab terjadinya kecelakaan tersebut didominasi akibat human eror. Dibandingkan dengan masa arus mudik tahun 2010 lalu, angka kecelakaan di jalan tol tersebut diklaim mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan Humas Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Iwan Mulyawan saat dihubungi detikbandung via telepon selularnya, Kamis (1/9/2011).

"Dari H-7 hingga lebaran, ada 9 kali kecelakaan. Tujuh kali di tol Cipularang, dua kecelakaan di tol Padaleunyi," kata Iwan.

Dari 9 kali kecelakaan tersebut, 1 orang meninggal dunia, 6 luka berat dan 16 orang luka ringan. Faktor kecelakaan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian sopir atau human eror.

"Kebanyakan kecelakaan terjadi karena sopir kelelahan atau mengantuk sehingga kurang awas," tuturnya.

Pada 2010 lalu, selama arus mudik terjadi 11 kecelakaan. Namun Iwan mengaku tak hapal, berapa orang korbannya. Namun ia mengklaim aangka kecelakaan di jalan tol khususnya di Purbaleunyi mengalami penurunan baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

"Karena kita selalu meningkatkan kondisi jalan dan rambu lalu lintas agar kendaraan bisa dengan aman dan nyaman dilewati," katanya.


(tya/avi)


sumber : bandung.detik.com

Ciwidey Jadi Pilihan Berwisata Saat Lebaran

SOREANG, (PRLM).- Warga masyarakat pada H+1 Lebaran pada Rabu (1/9) memadati tempat-tempat wisata terutama di Kec. Rancabali dan Ciwidey. Akibatnya Jln. Raya Ciwidey-Rancabali mengalami kemacetan parah selepas Masjid Besar Ciwidey.
Dari pantauan “PRLM” warga masyarakat termasuk dari luar kota seperti Jakarta sudah memadati ruas Jln. Kopo Sayati sejak pukul 8.00 WIB. Kondisi Jln. Kopo Sayati menuju ke Soreang relatif lengang dibandingkan dengan hari-hari biasanya yang kerap macet.
Namun, laju kendaraan mulai tersendat ketika memasuki Kota Ciwidey akibat banyaknya kendaraan yang ingin menuju ke tempat-tempat wisata di Kec. Rancabali. Bahkan, tak sedikit warga yang menaiki kendaraan bak terbuka dengan ditutupi atap plastik , padahal kendaraan bak terbuka tidak diperbolehkan mengangkut manusia.
Menurut penggerak pariwista di Kec. Rancabali, Asep Kurnia, tempat-tempat wisata yang masih menjadi incaran warga untuk menghabiskan masa liburannya seperti pemandian air panas Ciwalini dan Cimanggu, Rancaupas, Kawah Putih, dan Situ Patengan.
“Warga juga tertarik dengan pertanian stroberi, oleh-oleh khas seperti makanan olahan dari stroberi, maupun wisata kuliner lainnya,” katanya. (A-71/A-88)***

Pesan Akhir Ramadhan

Pesan Akhir Ramadhan
Oleh : P Imron Nurtsani Lc



Bergulirnya waktu tak terasa telah menghantarkan kita di pengujung bulan suci Ramadhan. Tamu agung itu kini akan berpamitan meninggalkan kita dengan sejuta pelajaran dan kebaikan sebagai hadiah terbaik bagi kita semua. Deraian air mata kerinduan karena perpisahan dengan tamu agung ini dirasakan oleh umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana para sahabat meneteskan air mata kesedihan karena takut tidak bisa bertemu kembali dengannya.

          
Andai Ramadhan bisa berpesan pada kita, maka inilah yang mungkin akan disampaikannya:

Pesan pertama: setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (puasa) karena aku akan datang kembali menghampirimu selama 6 hari di bulan Syawal itu tiada lain agar aku dan kamu senantiasa dekat, aku akan lebih dekat lagi ketika kau melaksanakan puasa Senin dan Kamis, atau puasa ayyâmul baidh (tanggal 13,14, dan 15 setiap bulan qamariyah), puasa Arafah, puasa Asyura, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan puasa Daud (sehari berpuasa sehari berbuka). Itu semua tiada lain agar kau selalu mengingatku, sehingga aku pasti menunggumu di pintu ar Rayyân.

Pesan kedua: setelah aku pergi, jangan kau biarkan kitab suci Alquran bersampulkan debu, buatlah jadwal agar kamu bisa tetap membacanya seperti sediakala ketika aku ada bersamamu.

Ketahuilah bahwa Alquran itu salah satu gizi hatimu, dan Alquran merupakan salah satu yang dapat memberimu syafaat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Puasa dan Alquran itu akan memberikan syafa’at kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Alquran akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Maka Allah SWT memperkenankan keduanya memberikan syafa’at.” (HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani).

Pesan ketiga: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan shalat malam walaupun kamu sanggup hanya melakukan beberapa rakaat saja, sungguh shalat malam mampu mendekatkanmu dengan Raja-ku.

Pesan keempat: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah kamu lakukan di saat aku ada di sisimu, ketahuilah bahwasanya Raja-ku senantiasa mencintai satu amalan kebaikan yang dilakukan tanpa henti walaupun itu sedikit. Sebagaimana sebuah hadis dari ’Aisyah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” (HR Muslim).

Pesan kelima: saat aku pergi, duhai kasihku Muslimah jangan kau lepaskan kembali jilbabmu, karena di situ kehormatan dan kemuliaanmu terjaga, jangan kau memakainya karena aku, tapi pakailah ia karena Raja ku.

Pesan terakhir: Kun Rabbâniyyan walâ takun Ramadhâniyyan, jadilah kau insan yang senantiasa beribadah kepada Allah, jangan kau beribadah hanya dibulan Ramadhan saja, karena sungguh Allah itu Tuhan di seluruh waktu.

Wallahu A’lam

Penulis adalah sahabat Republika online di Kairo, Mesir.


sumber : www.republika.co.id

Arus Balik di Terminal Cicaheum Masih Sepi

Bandung - Memasuki arus balik ini, Terminal Cicaheum masih sepi dari pemudik yang datang dari kampung halaman. Diprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu (3/9/2011). Hal tersebut disampaikan Kepala Terminal Cicaheum Jujun Juanda kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2011).

"Hingga hari ini kedatangan penumpang atau pemudik ke Cicaheum masih sepi. Kemungkinan karena masa liburan bagi karyawan dan anak sekolah belum berakhir," jelas Jujun.

Ia menuturkan, pada hari ini jumlah bus dan kedatangan penumpang terpantau seimbang antara jumlah bus dan penumpang yang pergi.

Berdasarkan catatan Jujun, dalam sehari tercatat sekitar 5.300 penumpang yang tiba dari 348 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sedangkan diberangkatkan jumlahnya sekitar 5.800 penumpang yang diangkut 265 unit bus.

"Diprediksi lonjakan penumpang arus balik lebaran tahun ini terjadi besok dan Minggu," singkat Jujun.

(bbn/ern)


sumber : bandung.detik.com

Kawasan Belanja dan Rekreasi di Bandung Bakal Macet

Bandung - Memasuki hari kedua Lebaran, kawasan pusat perbelanjaan, kuliner dan rekreasi di Bandung dipastikan akan diserbu pengunjung. Jalan-jalan yang berada di sekitar kawasan tersebut pun akan mengalami kepadatan dan kemacetan akibat banyaknya pengunjung.

Warga yang tak akan plesir pun diimbau menghindari jaan-jalan di sekitar area keramaian tersebut jika tidak ingin terjebak kemacetan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Prijo Soebiandono saat dihubungi detikbandung via telepon selularnya, Kamis (1/9/2011).

"Kawasan wisata, mal, FO dan wisata kuliner akan diserbu pengunjung hari ini. Kemacetan pasti terjadi," ujar Prijo.

Ia pun menyebutkan kawasan yang akan mengalami kemacetan mulai siang ini diantaranya kawasan FO di Jalan Setiabudi dan Jalan LRE Martadinata, Kebon Binatang Jalan Tamansari, Karang Setra Jalan Sukajadi, Taman Lalulintas Jalan Belitung, Trans Studio Jalan Gatot Subroto dan kawasan pusat-pusat perbelanjaan lainnya.

"Kalau bisa, warga yang tidak bertujuan untuk jalan-jalan sebaiknya menghindar dan mencari jalan alternatif lain kalau tidak mau terjebak macet," katanya.

Prijo mengatakan, kebanyakan pelancong yang akan plesir ke berbagai lokasi wisata di Bandung kebanyakan adalah warga luar Kota Bandung. "Kebanyakan yang datang adalah warga luar Bandung yang mau plesir. Warga Bandung sendiri kebanyakan masih mudik," katanya.

(tya/avi)


sumber : bandung.detik.com