-

Thursday, April 28, 2011

Analyst Meeting Q1/2011 bank bjb


Bandung - Pada hari Rabu tanggal 27 April 2011 bank bjb menyelenggarakan acara Analyst Meeting Q1/2011 dalam rangka publikasi kinerja kuartal I tahun 2011 yang bertempat di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut dari bank bjb yaitu Tatang Sumarna (Direktur Konsumer), Entis Kushendar (Direktur Komersial) dan Toto Susanto (pemimpin Divisi Corporate Secretary).


Kegiatan analyst meeting bank bjb Q1 2011 dihadiri oleh para analyst dari berbagai sekuritas, diantaranya Bret Ginesky (CLSA), Raymond Kosasih (Deutsche Verdhana), Ishfan Helmi (Waterfront Securities) dan banyak analyst sekuritas lainnya.

Didalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa bank bjb mencatat kenaikan laba sebelum pajak 25,39% year on year di kuartal pertama tahun 2011 menjadi Rp 351,49 miliar dari laba bersih posisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp. 280,31 miliar. Adapun perkembangan usaha bank bjb pada kuartal I tahun 2011 dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya antara
lain:

- Kenaikan aset sebesar 30,27%, atau naik sebesar Rp 10,84 triliun dari Rp. 35,82 triliun pada kuartal I / 2010
- Kenaikan Dana pihak ketiga sebesar 21,55% atau naik sebesar Rp 6 triliun dari Rp. 27,86 triliun pada kuartal I/2010
- Kenaikan kredit yang disalurkan sebesar 24,49% atau naik sebesar Rp 4,85 triliun dari Rp. 19,81 triliun pada kuartal I/2010.

Adapun laporan keuangan yang dipublikasikan tersebut telah menerapkan PSAK 50 – 55 sebagaimana diatur oleh Bank Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan ekspansi kredit khususnya kredit Mikro, bank bjb menggunakan strategi bekerja sama dengan Direct Sales Agency (DSA) dalam rangka akselerasi dan pengelolaan kredit mikronya. Kerjasama ini meliputi penyediaan tenaga marketer, processor serta collector. Walau demikian dalam rangka menjaga kualitas kredit proses screening akhir dan pemutusan kredit dilaksanakan oleh bank bjb.

Beberapa kegiatan perusahaan yang telah dilakukan sejak awal tahun sampai Maret 2011 antara lain seperti:

Pembukaan jaringan kantor baru:
- 6 Kantor Cabang
- 38 Kantor Cabang Pembantu
- 4 Kantor Kas
- 5 Payment Point
- 6 Unit Layanan kas
- dan 14 ATM

sehingga total jaringan kantor menjadi sebanyak 716 jaringan yang terdiri:
- 51 Kantor Cabang
- 172 Kantor Cabang Pembantu
- 45 Kantor Kas
- 45 Payment Point
- 7 Unit Layanan Kas
- Dan 396 ATM yang tersebar di Jawa Barat, Banten, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan, Batam, Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Timur dan Riau.

Agresifnya pengembangan jaringan kantor bank bjb didukung daya saing produk yang kompetitif serta layanan prima.

- Penandatangan Perjanjian Kerjasama Samsat Online di 3 Provinsi (Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta)
- Kredit Sindikasi bank bjb dengan PT Mandala Finance, Tbk
- RUPS Tahun Buku 2010
- Penandatanganan Komitmen Bersama Program Pengendalian Gratifikasi dan Perluasan LHKPN di Lingkungan bank bjb
- Penandatanganan Kredit bank bjb dengan Adira Finance
- Aliansi bank bjb dengan REI dan APERSI Jawa Barat, Banten dan DKI

(adv/adv)


sumber : bandung.detik.com

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

-

Post a Comment