-

Saturday, April 30, 2011

Wanita Itu Terseret Arus hingga 100 M

k20-11 Warga sempat kesulitan saat mengevakuasi pelaku upaya bunuh diri dari bibir Sungai Ngampel, Kediri ke atas tanggul sungai, Sabtu (30/4/2011). KEDIRI, KOMPAS — Seorang wanita tidak dikenal mencoba bunuh diri dengan terjun ke Sungai Ngampel, Jalan Gatot Subroto, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (30/4/2011) sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung, nyawanya masih dapat diselamatkan oleh warga sekitar.Wanita nekat itu ciri-cirinya usia sekitar 35 tahun, tinggi sekitar 155 sentimeter, tubuh kurus, kulit kuning langsat. Saat kejadian dia mengenakan pakaian terusan warna cokelat terang motif bunga.Wanita itu melompat dari jembatan yang menghubungkan Kota Kediri-Nganjuk setinggi 10 meter dari permukaan air. Pelaku langsung terbawa arus sungai dan terseret hingga 100 meter dari tempat dia melompat.Warga yang mengetahui aksi nekat tersebut sempat kesulitan menolong karena sungai yang membujur dari barat ke timur itu mempunyai kedalaman antara dua meter dan dua setengah meter. Warga baru berhasil menolong setelah pelaku tersangkut bebatuan besar di tengah sungai yang berhulu di Gunung Wilis dan berhilir di Sungai Brantas itu.Warga kemudian mengangkatnya ke bibir sungai sambil menunggu petugas kepolisian. Setelah polisi datang, dengan dibantu warga kemudian melakukan evakuasi. Karena tingginya bibir sungai dengan tanggul sungai, proses evakuasi yang dilakukan secara manual sedikit kesulitan.Pelaku yang masih sadar namun dalam kondisi lemah tersebut kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran, Jalan Wahid Hasyim, Kota Kediri, guna dilakukan pemeriksaan medis."Kepala bagian belakang dan mulutnya terluka. Dia terus merintih kesakitan," ujar Riyadi (50), seorang saksi mata, ketika dimintai konfirmasi di lokasi kejadian.Masrukin (40), seorang saksi mata yang lain, menuturkan, sebelum kejadian, pelaku datang sendirian dari arah utara dengan berjalan kaki. Saat berjalan itu, pelaku terus menundukkan kepala."Pas lewat jembatan itu dia langsung melompat," ujar Masrukin.Pria yang tinggal tepat di samping utara jembatan tersebut menambahkan, wanita tersebut bukanlah warga Ngampel. Dirinya mengaku baru melihatnya kali ini. "Tidak pernah lihat orang ini," ujar pria yang membuka usaha bengkel jok kendaraan ini.Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan terkait kondisi kesehatan pelaku. "Nanti saja, ya, kami masih lakukan pemeriksaan," ujar Bety, dokter jaga Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Gambiran.Kepala Subbagian Humas Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Surono, mengatakan, pihaknya belum mendapatkan keterangan terkait identitas pelaku. Pihaknya hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut."Masih dilakukan penyelidikan oleh petugas, belum diketahui identitas maupun motifnya," ujar Ajun Komisaris Surono.

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

-

Post a Comment